
Nerin memeluk suaminya sangat erat , getaran pada tubuhnya sedikit berkurang . sungguh sangat sangat nyaman
Erlangga semakin mengembangkan senyumnya saat istrinya memeluk dirinya sangat erat
" udah jangan menangis lagi . " Erlangga mengurai pelukannya , ia mengangkat wajah istrinya dan tersenyum lebar ia berkata
" kamu sangat jelak jika menangis , ingus mu menempel di kemejaku . Jorok . " ledek Erlangga berkata pura pura kesel ia menunjukkan kemejanya yang sedikit basah
Setelah melepaskan tangannya di kedua pipi istrinya tadi .
Nerin kesel , memukul dada Erlangga kuat kuat . Tetapi pria itu malah tertawa cekikikan . Membuat Nerin bertambah jengkel .
Dalam hati Erlangga sangat senang melihat istrinya tak bersedih lagi .
kumandang adzan ashar tiba , Erlangga mengajak istrinya ke musholla di dekat masjid .
" mas kamu duluan aja . " kata Nerin duduk di kursi dekat dengan Ranjang
" sekalian sayang , ada bodyguard yang akan menjaga . " kata Erlangga tegas ia merapikan pakaiannya yang terlihat kusut akibat istrinya yang memeluk erat dirinya
" Baiklah kalo begitu , sekalian beli cemilan ya mas . Aku laper . boleh kah aku nginap disini menemani Rian . " kata Nerin yang di jawab oleh Erlangga anggukan serta gelegan
" Tapi mas ..." kata Nerin lagi , tetap saja Erlangga menggeleng , tentu saja Erlangga tidak memperbolehkan istrinya menginap . Sebab dirinya tidak akan bisa tidur nyenyak.
Nerin manyun ketika permintaannya tidak di perbolehkan oleh suaminya
" lain kali saja sayang . " bisik Erlangga , sontak membuat Nerin tersenyum cerah
__ADS_1
Pada akhirnya Erlangga menyerah , tetapi ia mempunyai cara tersendiri . Dengan mengatakan itu dengan sangat gamblang . Ya mungkin hanya menyenangkan hati Istrinya saja .
Ada Akal bulus yang berada di otaknya saat ini .
Ketika keluar dari ruang Rian , bertepatan beberapa orang yang berada di sana . Erlangga tau betul pasti asisten sekaligus sekretarisnya Deni ia pasti yang melarangnya masuk .
" Den aku ke musholla dulu , kau tunggu di dalam. Temani Rian " kata Erlangga mendapatkan ucapan singkat dari Deni " baik Tuan "
" kau Van . periksa Rian dengan baik .! kapan dia bisa di pindahkan ." Printah Erlangga sangat tegas
" Baik tuan , " Kata Revan juga anggukan mengerti
Di sepanjang melangkahkan kakinya Erlangga tak melepaskan tautan jarinya yang berada di jari istrinya
Hatinya Sungguh bahagia , setelah mendapatkan haknya . Dan bisa membuat istrinya nyaman .
" bolehkah aku meminta sesuatu ," bisik Erlangga , sukses membuat Nerin menghentikan laju langkahnya
" apa itu ," kata Nerin bingung sebisa mungkin bisa mengendalikan dirinya
" aku ingin membuat Beby di sini , aku sangat berharap. Boleh ya ." bisik Erlangga agar ucapannya tidak di dengar banyak orang .
Sontak membuat Nerin melepaskan Tautan jarinya itu , rasanya begitu malu mendengar permintaan suaminya . Ya mungkin belum bisa ia kabulkan . Tetapi ah ...
Nerin melangkah kakinya lebih cepat , lebih tepatnya berlari kecil . membuat Erlangga geli , ia tau betul jika seperti itu pasti malu , bukan menolak . Sebab dari tingkah lakunya sudah bisa terbaca.
Erlangga mengejar istrinya , dengan mengantungkan kakinya lebih panjang .
__ADS_1
Melihat istrinya terjatuh akibat tak sengaja menabrak seseorang , Erlangga menghentikan laju langkahnya . sedikit jauh .
Nerin meringis , pantatnya Terasa ngilu . akibat benturan ke ke lantai untung saja ia tak sampai terlentang. jika ia sudah di pastikan Kepa juga akan terbentur .
" Hay kau !." bentak wanita itu " kenapa harus menabrak saya . pakean saya jadi kotor kan."kata Wanita itu , ia berdiri dengan gaya angkuhnya . mengibas pakean serta tas yang ia bawa . Penampilannya bak putri , sangat glamor .
" maaf kan saya Nona . Sungguh saya tidak sengaja ." Nerin meminta maaf setelah ia berdiri , kemudian ia mendukan kepadanya beberapa kali
Erlangga sangat sangat marah ketika istrinya meminta maaf serta menduk
" harus di kasih pelajaran wanita itu " Batin Erlangga geram
Namun ia juga bisa mengendalikan emosinya , ia merogoh saku celananya. Mengambil ponsel memotret wanita itu . Setelahnya ia mengirim ke sekertaris Aldi dan memerintahkan semua apa yang telah terjadi .
Erlangga melaju , menghampiri istrinya . Ia sengaja tak menyapa istrinya langsung saja mengendong istrinya menuju musholla . Namun sebelum itu ia mengatakan dengan sangat tajam
" You're dealing with the wrong people, miss ( kau berurusan dengan orang yang salah Nona ). " kata Erlangga dengan sangat tegas terdengar sangat menyeramkan .
Wanita itu tegang melihat Pria yang telah mengendong wanita itu . Sorot mata yang sangat tajam juga sangat mengenali sosok , pria itu
" apa tadi tuan muda Erlang . Tuan muda dari Lawrence yang sangat terpopuler dan sangat Kaya itu " batin wanita itu menggeleng rasanya sungguh tidak percaya
Jika begitu ia harus waspada , mungkin saja sesuatu hal buruk akan terjadi .
Trimakasih yang setia mendukung karya author Hinga saat ini , dan tirima kasih juga yang telah memberi kan vote seta dukungan juga hadinya . author hanya bisa mengatakan banyak banyak terimakasih kasih untuk semuanya.
Bersambung
__ADS_1