Suamiku Seorang Presdir

Suamiku Seorang Presdir
Part 86


__ADS_3

Erlangga mengangkat tubuh istrinya dengan sangat santai , Ia mengayunkan kakinya dengan sangat tenang , tak ada rasa malu sedikit pun dari wajah yang tampan itu .


Tatapan mata yang melihat dari para semua orang pun tak ia hiraukan


Nerin menyembunyikan wajahnya di leher suaminya , rasanya begitu malu . " turunkan aku mas , aku malu . "kata Nerin pelan


" Sedikit lagi sampai sayang . " kata Erlangga cuek . setelah sampai pria itu menurunkan tubuh istrinya dengan pelan , Di depan toilet Wanita .


" Bisa jalankan sayang , jika tidak aku akan meminta tolong perawat ." kata Erlangga mengelus kepala Nerin yang terhalang oleh hijab


" bisa mas , tenang saja ." kata Nerin tersenyum lebar. Suaminya itu sangat perhatian


Erlangga memperhatikan, cara berjalan istrinya yang menahan sakit . " kasin sekali kamu yang. selalu mendapatkan perlakuan buruk dari orang orang . Entah sampai kapan kamu bisa melawan . " batin Erlangga jika tidak ada dirinya akan seperti apa nasibnya


Memikirkan itu , Erlangga menghembuskan nafas pelan . Ia melelang pergi menuju toilet pria .


Beberapa saat kemudian ia pun keluar bersamaan dengan sang istri . Erlangga tersenyum melihat istrinya baru keluar dari toilet , ia pun menghampirinya dan berkata


" apa sangat sakit ? jika ia nanti biar dirawat saja ya " kata Erlangga mendapat gelengan dari Nerin .


" tak usah mas , istirahat juga akan sembuh . " tolak Nerin halus , walaupun masih terasa ngilu tetapi tidak harus dirawat juga kan . Berasa sangat manja .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Aldi mengenyit setelah membuka pesan wa masuk dari ponselnya , yang di kirim dari Tuan mudanya itu .

__ADS_1


" mau cari mati wanita ini . " Aldi tersenyum sinis .


Ia langsung mengirim foto wanita tersebut ke bodyguardnya untuk mencari tahu identitasnya .


Aldi kembali fokus ke dokumen yang harus ia teliti sebelum di tanda tangani oleh Tuannya .


tok tok tok


masuk


Sahut Aldi dari dalam tanpa mengalihkan pandangannya .


" emm.. permisi Tuan . Ada Tuan Aldo ingin bertemu Presdir . " kata sekretaris Ani


* Aldo kenapa dia kemari , tumben sekali ." Batin Aldi bingung


" begitu ya , ya sudah saya permisi Tuan ." pamit Ani ia keluar dari Ruangan Sekertaris Aldi


Aldi menutup dokumen itu , dan menumpuknya dengan rapi setelahnya ia mengambil ponselnya yang berada di meja . kemudian ia masukan ke saku celana . Sebelum itu ia sedikit merapikan pakaiannya yang sedikit kusut .


Dia mengayunkan kakinya yang panjang dengan sangat ringan . Satu tangannya masukan ke saku celana , dengan ekspresi wajah datar nan dingin yang melekat padanya .


Sungguh terlihat sangat menawan, tak kalah jauh dari Presdir .


Sampai di lobby ia segera masuk kedalam ruang tunggu , klien . yang mendapati Tuan Aldo yang sedang duduk anteng dengan melipat kakinya sembari bermain ponsel pintarnya . dan di temani seorang pria yang di yakini asistennya .

__ADS_1


" Wah tuan Aldo , bagaimana kabar mu " kata Aldi langsung saja menyapa Aldo dengan sangat ramah ia sedikit membungkuk


Aldo sedikit menyunggingkan bibirnya sedikit terangkat , ia pun menjawab dengan sangat tenang


" aku sangat baik ." Manik mata Aldi mencari seseorang yang ia ingin jumpai , namun tak terlihat .


Aldi yang mengetahui arah pandang Aldo pun berkata " Tuan Presdir sudah pulang , dia ada kepentingan yang sangat mendesak ." kata Aldi yang sudah duduk di salah satu sofa yang bersebrangan dengan Aldo


Aldo mengganguk mengerti dia pun meminta ke asistennya untuk menyerahkan beberapa undangan yang sudah di beri Nama .


" Aku kemari hanya memberikan ini . Jangan lupa datang !


perkataan Aldo seperti memerintah


Aldi mengeluarkan tangannya meraih udangan yang berada di meja itu .


" akan ku usahakan , tapi tidak janji ." Kata Aldi


" oke , kalo begitu aku pergi dulu ." kata Aldo


Ia pun beranjak merapikan jasnya kembali , ayunan langkahnya begitu ringan .


Aldi hanya mengangguk ringan dan mengikuti dari belakang , mengantarkan Aldo ke luar lobby


Trimakasih yang setia mendukung karya author Hinga saat ini , dan tirima kasih juga yang telah memberi kan vote dan hadihnya . author hanya bisa mengatakan banyak banyak terimakasih kasih untuk semuanya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2