
selamat membaca
Tapi saat Erlangga tak menatap Nerin pria itu menampakkan wajah yang menyerampakan terpancar jelas dari kedua bola mata bak seperti elang itu siap menerkam mangsanya
jelas saja kali ini pria itu seakan sedang menahan amarahnya .
kemudian Erlangga menatap wajah Nerin kembali " mau lanjut makan disini atau bungkus saja . hemmm" ??? tanya Erlangga lembut
Namun dalam hati Pria itu sudah menyusun strategi .
" bungkus aja , kita lanjut jalan jalan . aku tiba tiba tak bernapsu makan disini " Nerin berkelanyut manja serta matanya itu melirik sengit ke arah Salsa juga mengembangkan senyum srimik di wajahnya
Nerin bersorak Sorai di dalam hati saat matanya itu tak sengaja melihat Salsa yang sedang meredam amarahnya
" baik lah sayang " Erlangga mengiyakan ucapan Nerin
saat Nerin ingin memanggil Rian Dion berkata sesuatu
" semoga kamu bahagia Ner " ucap Dion terpancar jelas dari wajahnya itu menampakkan ada rasa tak rela
Dion terjebak Cinta satu malam oleh salsa . di saat bertepatan itu Nerin mengetahuinya dan meninggalkan begitu saja tanpa mengucapkan satu kata pun .
mungkin terlalu sakit jadi tentu saja tak bisa mengucapkan kata kata .
Menyesal pun tak ada gunanya . * apa ini yang kamu rasakan waktu itu Ner . sakit benar benar sakit " batin Dion sedih sudut matanya pun berembun jika ia tak bisa menahannya mungkin sudah tumpuh
Sementara Nerin yang mendengar perkataan Dion hanya mengulum senyum lebar dan menganggukkan kepalanya
__ADS_1
Ketiganya pun meninggalkan tempat tersebut memutuskan kembali ke rumah .
.
.
.
.
sementara itu setelah Tuannya pergi Deni turun dari mobilnya dan berjalan degan sangat cool . pandangannya lurus namun sorot matanya itu sangat tajam membuat semua orang yang di lewatinya itu mendadak merinding
" kalian semua tau beliau tadi siapa yang bersama dengan wanita di sampingnya itu !!! " suara bariton Deni mengelegar seperti petir yang menyambar
" ia tau tuan . beliau Tuan muda keluarga Lawrence Jawab salah satu pria yang berada di sana yang tak lain suruhan Deni
" jadi apa yang akan tuan lakukan jika ada orang yang tak sengaja mengusiknya . hapus video serta foto yang kalian tadi ambil . saya hitung sampai tiga . satu , dua , tiga !!! Ujar Deni dengan suara meninggi
Perkataan sekertaris Deni membuat semua orang gemetar ketakutan dan menghampus foto serta Video yang tadi di ambil
begitu pun dengan Salsa ia menggrutu kesal * sial aku terjebak "
" jika satu orang pun yang masih menyimpan video serta fotonya . saya sendiri yang akan memberi pelajaran , ini hanya peringatan kecil untuk kalian semua . jangan slalu merendahkan orang " ujar Deni lugas
setelah Deni memperingati semua orang yang berada di tempat itu kemudian ia menyuruh bodyguard itu untuk mencari tau siapa yang mempunyai kuasa tempat itu
.
__ADS_1
.
.
di perjalanan tepatnya di dalam taksi
Nerin gadis itu duduk anteng tak ada satu kata pun yang keluar dari mulutnya itu . pandangannya mengarah ke samping namun tatapannya kosong terlihat jelas jika ia sedang merasakan kesedihan yang teramat . air mata nya pun sedikit demi sedikit mulai tumpah
sakit memang sakit itu lah yang di rasakan Nerin saat ini . selama ini gadis itu mencoba untuk melupakan kenangan manis itu namun nyatanya ia tak bisa . apa lagi ia bertemu seakan kenangan yang ia coba tutup terbuka lagi
Rian yang melihat kakaknya itu menahan kesal kenapa harus sesedih itu pikirannya * haisss Kakak ini " greget Rian dalam hati rasanya itu ingin memaki kakaknya yang masih larut dalam kesedihan
Rian yang geram akan tingkah Kakaknya yang menangis pun mengambil hpnya dan mengetik sesuatu
" udah lah kak yang lalu biarlah berlalu , buka lah hati kak untuk Abang . hapuslah luka itu berganti kebahagiaan . aku melihat dari sorot mata Abang itu ada rasa cinta yang teramat besar . karena aku tak mungkin selalu bersama mu kakak pesan singkat Rian masukke dalam Hp milik Nerin
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1