
Malam hari
para tamu undangan dan berbagi kalangan telah hadir
Begitu pula dengan Gavin serta para kerabat yang lain
.
.
.
Tepukan punggung yang mengenai Nerin membuat gadis itu sedikit terperanjat
" a... " Jerit Nerin sampai gadis itu memegang dadanya saking kagetnya
Pasalnya gadis itu sedang melamun memikirkan cara agar bisa membujuk sang suami untuk tidak memaksa dirinya
Namun bukan itu saja yang sedang gadis itu pikirkan ada masalah lain , itu yang membuatnya harus menghindari suaminya terlebih dahulu
" kamu ya ... " Nerin kesel atas tingkah lalu Kinan
Kinan hanya nyengir kuda saat Nerin terlihat emosi Kediri nya
" ya maaf , lagian kamu lagi ngapain disini . bukanya kamu itu harusnya dandan yang cantik , tuan Erlang udah bilang kan kamu harus mendampinginya " Crocos Kinan tanpa jeda Kinan juga terlihat menelesik pakaian yang sedang di pakai Nerin
* dasar si ibu bos , kenapa si gak pernah nurut jika di suruh pak bos " dumal Kinan dalam hati
* jika aku yang menjadi kamu pasti baku sangat bahagia " batin Kinan sedikit tersenyum kecut saat dirinya
Namun Nerin di buat bingung sendiri apa yang harus ia jawab
__ADS_1
" em , aku aku pergi dulu ya Kin " Nerin kabur dia tak ingin menjawab semua pertanyaan kinan
" eh ko , Ner ... " Kinan kesel bercampur bingung
sementara Erlangga pria itu sedang menunggu sang istri di ruang ganti pria itu sedang duduk santai sambil memainkan ponselnya
* kamu kemana si sayang " batin Erlangga walau pria itu sedang memandang layar ponselnya tapi di otaknya hanya sang nama sang istri serta wajah yang selalu dia rindukan
Padahal baru beberapa menit gadis itu baru berpamitan
krek ( anggap saja bunyi pintu terbuka )
" lama banget sayang " Erlangga cemburut
" gak sabaran amat sih Mas " ucap Nerin yang langsung duduk di samping Erlangga gadis itu langsung mengambil piring yang ia bawa tadi
" a... buka mulut mu mas " pinta Nerin
hening
" tiap hari aja kaya gini yang " ujar Erlangga setelah semua makan yang sudah masuk kedalam perutnya
" ya , tidak masalah . asalkan.... " Nerin sengaja menahan ucapnya
Erlangga yang bingung ia hanya meneliti wajah sang istri , dari wajah dan matanya ada sesuatu yang sedang di sembunyikan .
Namun Erlangga tak berani bertanya
" lanjutkan sayang , apa yang kamu inginkan ? tanya Erlangga setelah Melihat raut bingung yang di tunjukkan sang istri
" emm... oke . aku tidak bisa mendampingi mu , di acara nanti ..
__ADS_1
" kenapa sayang " nada bicara Erlangga terdengar sangat kecewa
" dengarkan dulu mas ,
" ya, oke oke . cepat katakan ada apa dengan mu "
" ada seseorang yang ingin mencelakai aku , aku mendengar sendiri . akan aku ceritakan nanti setelah acara ini selesai mas. sungguh " Nerin mengucapkan dengan nada lembut untuk meyakinkan sang suami
" apa kamu tidak sedang mencari alasan untuk menghindari ku " ?? tanya Erlangga
" tidak Mas , untuk apa aku menghindari mu . aku memang belum sepenuhnya mencintai mu namu. rasa nyaman ada di dalam hati ku saat bersama mu seperti ini "
" sungguh , Aku tidak percaya " elak Erlangga
" sungguh , aku benar benar mengatakan bersungguh sungguh "
" aku sudah menyiapkan sangat sepesial untuk mu sayang tapi kamu "
" maafkan aku mas , tapi aku tidak mau hal buruk terjadi "
" kamu nanti akan memakai topeng untuk menutupi wajah mu , agar tak di ketahui banyak orang " Erlangga masih bersih kukuh memaksa sang istri untuk menemaninya
" aku tetap tidak bisa mas , aku tidak akan jauh dari pandangan mu , aku akan sedikit lebih dekat dari tempat duduk kamu . tapi aku tetap memakai pakaian ini. oke " Nerin membujuk sang suami yang tak bisa di bujuk
.
.
.
bersambung
__ADS_1