
selamat membaca
Aldi yang baru datang tak sengaja mendengar obrolan Nerin dan Kinan
* yess ,,, berhasil juga rencana ku kali ini " batin Aldi
Aldi pun bergegas menuju ruangan miliknya dan menyusun rencana selanjutnya
.
.
sementara itu pria yang sedang berkutat dengan leptopnya dan beberapa berkas yang menumpuk cukup banyak itu sesekali melirik layar HP itu yang terhubung degan cctv di perusahaan miliknya .
dia mengelum senyum di wajah tampannya. tak kala melihat orang yang selalu di rindukan nampak sangat ceria
Ternyata cukup bersemangat hari ini ia bahkan tak perduli apa yang Deni ucapkan seakan ia hanya seorang diri
" tuan , sebentar lagi miting berlangsung " ujar Deni
sudah sekian kalinya Deni mengatakan itu namun sekaan ucapannya itu nampak tak di hiraukan oleh sang empu
membuat Deni pasrah , dan menunggu beberapa menit sampai akhirnya jam miting berlangsung
karena Deni tak tahan dengan tingkah laku Tuanya pun langsung saja mengatakan sesuatu
" tuan , semua orang sudah menunggu . mari kita mulai " ujar Deni
" baik lah " ujar Erlangga dia pun mematikan HP-nya dan memasukan Ke dalam saku celana
tapi sebelum dia keluar dari ruangan itu dia pun mengintruksi Deni untuk membereskan mejanya
__ADS_1
Walaupun nampaknya jelas dari raut wajahnya yang nampak kelelahan itu namun tak terlihat karena tertutup wajah arogan nan dingin itu
.
.
.
Kedua gadis itu pun sudah mulai fokus dengan pekerjaannya
di sela sela bekerja Kinan mengingat jika Nerin mengatakan jika dia menginginkan lebih memilih bekerja di rumah bosnya
" kamu tega , ninggalin aku Ner ?? Kinan ada rasa tak rela jika berpisah dengannya
Nerin mendengar ucapan Kinan pun menghentikan pekerjaannya itu dan menoleh ke arah Kinan yang tak jauh dari dirinya
" bukan itu maksud ku Kin , hanya saja aku lebih nyaman bekerja disana " ujar Nerin
obrolan itu berhenti tak kala masuk jam makan siang jadi keduanya kembali ketempat penyimpan barang yang ia gunakan untuk bersih bersih dan bergegas ke kantin
" kin ,,, warung sana aja yuk " ujar Nerin di sebelah Kinan
Kinan hanya mengangguk menyutujui ajakan Nerin
Kejadian yang tak terduga nampak jelas di hadapannya
dan membuat Nerin tak bisa mengendalikannya
pada akhirnya gadis itu pun , berlari kencang dan
Brak
__ADS_1
darah mengalir deras di sudut kening Nerin dan beberapa orang pun mulai berkerumun
Kinan yang melihat aksi Nerin yang menyelamatkan bocah berusia kira kira kurang lebih 5 tahun itu pun mendadak mematung
namun detik berikutnya ia pun tersadar apa yang terjadi
" Nerin ..... " triakan itu menggema di jalan raya yang sudah mulai rampai banyak orang orang
Kinan berlari kencang menghampiri Nerin yang sudah tak sadar kan diri
" Ner bangun ,,,, Ner bangun " Kinan terisak tak kala darah yang mengalir dari kening Nerin tak kunjung berhenti
" pak tolong , pak tolong teman saya " Kinan tak bisa menahan kesedihannya itu pun mencoba meminta tolong
pada saat bersamaan seseorang yang di suruh oleh Aldi untuk menjaga sang Nona pun lengah ia baru saja keluar dari toilet jadi Sama sekali tak tau apa yang telah terjadi
dia pun bertanya dengan orang yang berada di kerumunan tersebut
" Nona ada apa ini " ?? tanya bodyguard itu
" Eh ,,,, itu tuan ada seorang gadis tertabrak Mobil . karena menyelamatkan bocah laki-laki itu . tapi sepertinya gadis yang bekerja di perusahaan itu deh " jawab wanita yang berada disana
" ohh, " hanya Jawab itu yang keluar dari mulutnya
Namun dia juga nampak penasaran apa lagi tangisan seorang gadis yang meminta tolong juga terdengar pilu
.
.
.
__ADS_1
.
bersambung