
Selamat membaca
" coba kau katakan lagi sayang . Aku ingin mendengarnya . " kata Erlangga yang sudah kembali duduk di dekat Istrinya . sangat berharap sang istri mengulangi kata-katanya .
" tidak ada kata ulang . " kata Nerin tersenyum tipis di bibirnya , ia sengaja ingin menggoda Suaminya .
" Huff " Erlangga menarik nafas kasar , ia cemberut . Seperti biasa seperti anak kecil yang merajuk .
" ah sudahlah , buka mulut mu . " titah Nerin tak ambil pusing
Erlangga menurut membuka mulutnya membiarkan istrinya itu menyuapi dirinya .
Tok tok tok
" masuk " sahut Nerin mewakili suaminya yang sedang makan .
Gagang pintu kaca itu di dorong dengan pelan , oleh seorang yang masuk .
" Tuan 20 menit lagi , ada miting dadakan " Kata Deni memberi tahukan informasi yang membuat Erlangga menarik nafas kasar
Erlangga mengganguk mengiyakan ucapan Deni .
" kalo begitu saya permisi Tuan . " Deni keluar dari ruang bosnya itu menuju ruang kerjanya
.
.
Manik matanya tak lepas dari pekerjaan , entah sampai kapan ia bisa istirahat .
Rasa cape pun tak ia rasakan, karena memang dia sudah terbiasa .
__ADS_1
Dering telfon dari ponselnya mengalihkan pandangannya , dari berkas yang sedang ia pegang .
Terpangpang jelas dari layar ponselnya itu jika sang mommy yang menghubunginya
Dahinya berkerut , nampaknya ia bingung tidak biasanya mommy itu menghubungi dirinya.
Biasanya hanya mengirim pesan singkat , mengirim beberapa Foto untuk menghilangkan rasa rindu dari perempuan yang telah melahirkan dirinya.
" Ada apa Mommy menelfon ku . " kata Deni ia meraih ponselnya yang berada di samping tangannya
" hello , assalamualaikum .
" waaikumsalam , sayang kapan kamu akan mengunjungi mommy ? Nenek mu terus bertanya kepada . mommy , setidaknya kamu bisa meluangkan waktu mu hanya sebentar . " kata Mommy Tia
Deni menarik nafas pelan sebelum menjawab ucapan mommy nya
" Baiklah besok aku akan pulang . "
Sudah setengah tahun tidak berjumpa dengan sang putra rasanya begitu rindu .
walaupun ia tau jika pekerjaan putranya itu non stop tanpa berhenti .
Deni juga tidak pernah menolak jika Sang Mommy menyuruhnya pulang .
" iya Mom . akan aku katakan . assalamualaikum mom aku masih banyak pekerjaan " kata Deni mengakhiri obrolannya di sambung telfonnya itu . dengan jawaban waaikumsalam dari sebrang sebelum terputus
Deni meneruskan pekerjaannya , yang sedang menanti .
5 menit lagi jam miting tiba , ia harus kembali memberitahukan sang Tuan Muda
.
__ADS_1
.
" eh " Kinan berjingkrak kaget ketika punggungnya di pukul pelan dari seseorang
Kinan berbalik arah memastikan siapa yang telah berani membuat dirinya terkejut.
Tetapi keterkejutannya itu membuatnya tersenyum senang
" A... " Triak Kinan saat mengetahui siapa yang membuatnya terkejut
Kinan menubruk tubuh Nerin sangat sangat erat " duh Ner , aku sangat senang kau bisa menemuiku . Aku kira si bos mengurung mu . Seperti sebelum selumnya . " kata Kinan tanpa jeda
Nerin tersenyum geli melihat tingkah lucu Kinan , ia pun menjawab dengan tenang
" Tidak akan , lagi pula aku kan istrinya . Bukan tahanan "
Nerin mengajak Kinan di pojok gedung kantor di sana ada taman kecil cukup menarik .
Juga terdapat beberapa tanaman bunga yang memang sengaja di tanam disana . Menambah ke indahan .
" ini masih jam kerja Ner , aku tidak enak dengan yang lain . " kata Kinan menolak halus
" baiklah aku mengerti , kalo begitu aku juga membatu mu bekerja . " kata Nerin mengambil alih alat pembersih kaca .
" eh Ner , kamu tidak takut ?? jika Tuan muda memarahi mu ? "
Nerin tak memperdulikan itu Ia mulai mengelap kaca degan tlaten .
Terimakasih yang sudah mampir jangan lupa tinggalkan jejak , agar Author semangat update nya
Bersambung
__ADS_1