
****
7 hari kemudian.
[Tongteng … Tongteng! Selamat, host mendapatkan uang Rp,100.000.000 dari mengupil sebanyak 5000 kali]x7
Pradita membeli rumah baru di kawasan elit pantai Ade Irma, dan dijaga ketat oleh pasukan keamanan tim WD Army yang dimiliki oleh Yosep. Walaupun harus mengeluarkan uang 1 triliun untuk kontrak tahun.
Selama 7 hari terakhir setelah penandatanganan kontrak dengan Raimu Group, kehidupan Pradita beserta keempat istrinya aman. Bahkan Pradita menyelesaikan misi jualan baksonya dengan baik.
[Tongteng … Tongteng! Misi sukses diselesaikan]
<>...............¤……………<>
[Misi: Hasilkan uang Rp,60.000.000 dari jualan bakso bersih]
[Syarat: Modal tidak boleh menggunakan uang pribadi, dan tidak boleh dibantu promosi oleh keempat istri host]
[Batas waktu: 30 hari]
[Progres: 140 juta/14 hari]
[Hukuman: Perusahaan D3, dan 50 hektar sawah milik host akan dipindah tangankan]
[Hadiah: Semua status host tembus ke poin maksimal, wilayah segitiga emas Sunyaragi Business District (SBD) 100 % sahamnya akan menjadi milik host]
<>................¤…………….<>
[Tong Teng Tong Teng!]
[Status]
<>...........<>...........<>
[Nama: Pradita Mahendra]
[Umur: 25 tahun]
[Stamina: maksimal]
[Kecerdasan: maksimal]
[Massa otot: maksimal]
__ADS_1
[Pesona: maksimal]
—--------------------------
[Kepemilikan aset: Tanah sawah 50 hektar, D3, 100% saham Union Bank, 100% saham D3, 100% saham SBD]
[Saldo: 7.071.835.000.000]
[Level sistem: Kaisar (0/220.000.000) (1 kali mengupil dihargai Rp,20.000)]
[Inventaris: katana, sarung tangan kejut, enerzone]
[Skill:
[Pedang 9 Naga Terbang tingkat (Naga Besukih, Naga Wanabaya, Naga Danindra, Naga Suryadaksa, Naga Anubra, Naga Taksaka, Naga Kurusetra) (Syarat naik level maksimal, yaitu uang Rp,70.000.000, 100 poin stamina sudah mencapai 30 poin, dan 100 poin massa otot)]
[Otot super level maksimal]]
[Mengemudi level maksimal]]
[Detektif level maksimal]
[Raja gombal level maksimal]
<>..........<>...........<>
Pradita yang sedang berolahraga di pagi hari di atas rooftop mansionnya yang baru mengernyit. Namun ia agak menyesal demi mengejar uang 1 hari 100 juta, hidungnya yang menjadi korban, karena harus mengupil 5000 kali dalam 24 jam, dan itu selama 7 hari terakhir.
“Tidak apa-apalah. Yang penting kehidupanku sudah aman, dan tidak ada yang menggangguku selama setahun ini,” gumam Pradita sambil menghela nafas panjang.
Hari ini juga merupakan hari bersejarah buat Pradita, karena D3 akan meluncurkan serum dewa, dan serum dewi ke pasaran. Tentu saja ia menggunakan dirinya sendiri, dan keempat istri sebagai Brand Ambassador untuk meyakinkan pelanggan bahwa produknya memang berkualitas bagus.
Pradita membersihkan diri untuk berdandan dengan tampilan yang elegan, maskulin, dan juga berkarakter sebagai pria tampan yang kaya raya. Karena akan melakukan peluncuran produknya di pabrik D3, Karawang.
Keempat istrinya sudah memakai dres yang elegan yang menampakan kedua gunung kembarnya yang berukuran cukup mempesona.
Pradita, dan keempat istrinya dijemput oleh tim WD Army. Mereka berlima dikawal langsung oleh empat Admiral tim WD Army, yakni Raiden, Kokoci, Tarung, dan Kaizo.
Pradita menaiki mobil Toyota Alphard yang sudah dimodifikasi oleh sistem dengan body, dan kaca anti peluru.
Rombongan mobil seperti pawai mobil hypercar masuk ke dalam jalan tol Cipali dari pintu masuk Kertajati.
“Admiral Raiden, aku tidak rugi membayar kalian 1 triliun per tahun. Anggota kalian sangat hebat dalam menghabisi cecunguk-cecunguk itu. Bukan hanya itu, kalian juga sangat superior, mengawal kami saja menggunakan 20 unit mobil Lamborghini Aventador, hehe …,” puji Pradita dengan terkekeh.
__ADS_1
“Kami hanya menjalani tugas sesuai harga kami, Tuan Muda. Anda memberikan harga yang terbaik, maka kami juga akan memberikan pelayanan terbaik,” balas Raiden dengan tersenyum simpul dari balik topeng cyborg yang menutupi wajahnya.
Pradita begitu bangga karena dikawal 20 unit mobil Lamborghini Aventador. Bahkan para pemobil yang berada di dalam tol mengabadikan momen tersebut. Saat rombongan Pradita melewati mobil-mobil mereka dengan sirine patwal khusus.
"Sultan mah bebas. Lihat saja yang mengawal, mobil Lamborghini coy!"
"Sial banget! Kapan aku bisa seperti itu?"
"gaya elit, ekonomi sulit. Habis ini pasti dikejar pinjol gara-gara sewa mobil hypercar sebanyak itu.
"... …."
Pra pemobil yang berada di dalam lajur jalan tol Cipali mulai bergosip ria, baik ada yang mengatakan hal positif, maupun negatif terhadap Pradita.
Saat rombongan Pradita sudah mendekati pintu keluar tol Karawang Barat. Helikopter turun, dan di dalamnya ada Komandan Arshavin yang sedang membawa meriam panser yang sudah diarahkan ke mobil yang dinaiki Pradita.
Komandan Arshavin masih belum jera juga setelah 75% pasukannya dibantai oleh tim WD Army di Chechnya. Atas balasan penyerangan pasukan Komandan Fatman di mansion Union yang sekarang sudah dibeli oleh Raimu Group.
Misil melesat cepat ke arah mobil Toyota Alphard. Kaizo merasakan, karena dia yang paling sensitif diantara keempat Admiral WD Army.
Atap mobil dibuka, dan ia melompat keluar dari lubang tersebut. Kemudian ia berlari seperti memijak angin di udara. Padahal menggunakan partikel energi yang bisa memadatkan udara di sekitarnya dengan super cepat.
Suara ledakan seperti dentuman meriam terdengar sangat keras disertai kobaran api di udara. setelah misi tersebut berhasil dibelah menjadi dua bagian oleh Kaizo.
Cahaya sampai-sampai menyilaukan semua orang yang berada di dalam mobil Toyota Alphard.
“Tenang saja, Tuan Muda. Admiral Kaizo sangat ahli dalam pencegahan serangan dadakan apapun. Dia sudah pasti membereskannya dengan baik,” tutur Raiden dengan senyuman ramah untuk menenangkan Pradita, dan keempat istrinya.
Pradita, dan N4 malah tampak tenang-tenang saja, karena N4 sudah terbiasa dengan kehidupan Pradita yang sering mengalami baku hantam, baku tembak, bahkan ledak-meledakkan.
Pria bergaya rambut harajuku tersebut hanya mengacungkan jempol ke arah Raiden, Kokoci, dan Tarung secara bergantian tanpa ada kata-kata pujian.
Kaizo mengejar helikopter yang mau memutar balik tersebut, tetapi ditembaki oleh Komandan Arshavin dengan senapan Buster Rifle.
Ratusan peluru dimuntahkan dari senapan laras panjang tersebut, dan melesat cepat ke arah Admiral Kaizo yang sedang melesat sambil memijak lempengan udara yang telah memadat.
Akan tetapi Admiral Kaizo tidak dapat mengejar helikopter tersebut, karena gempuran rentetan peluru khusu yang keluar dari dalam moncong senapan Buster Rifle menghalanginya.
Untungnya, tubuh Admiral Kaizo diselimuti oleh bola energi yang tercipta dari udara sekelilingnya yang memadat, dan berhasil menghalau ratusan peluru yang mengarah ke tubuhnya.
"Ini sudah jelas. Mereka yang telahmencuri cetak biru teknologi kami. tapi siapa pengkhianatnya?" gumam Admiral Kaizo dengan sorot mata yang tajam dari balik topeng cyborg flying raijin suit miliknya.
Admiral Kaizon pu melompat cepat dengan memijak udara yang memadat menjadi lempengan kaca transparan menuju mobil Toyota Alphard yang sedanng berhenti, dan dikelilingi oleh tentara WD Army yang memakai cyborg armor suit yang hampir mirip dengan tentara Sevenfall.
__ADS_1