
Hari ini Kayla sedang didepan gerbang sekolah untuk menuggu Kevin mengambil motor diparkiran dan dia juga bersama Alisha, hari ini juga Rara tidak berangkat karena sakit.
"Kak Kevin, lama amatt sii"rengek Kayla yg menggu Kevin mengambil motornya dari tadi namun tak junjung selesai.
"All mana si Kak Kevin ama Kak Elga kok ngak dateng² apa jangan-jangan mereka dah balik All" duga Kayla.
"Gakk mungkin Kay, sabar bentar lagi"
"eh Kay itu bukannya Roi yaa dia sama siapa?" All melihat Roi sedang berboncengan dengan Liaa.
"gue juga nggk tahu" Kayla mengatakan sambil memfoto Roi juga sang wanita. Jujur Kayla sudah memiliki firasat buruk tentang ini.
"dia selingkuh dari Rara?" ucp All
"wahh kurang ajar, dasar cowo brengsek" jwb Kayla
"oii lo liatin cowo lain Kay" ucp sang Kevin karena sedari tadi pandangan Kayla terus tertuju kpd Roii yang semakin menjauh.
"apaan sii, gue bukan kek gitu orangnya"
"alah udah ketauan masih nggak mau ngaku"
"nggak gitu Kak Kevin, Kayla lagi ngeliatin Roii pacarnya Rara yang lagi boncengan ama cowe lain" ucap Alisha, seketika Kevin melihat apa yg sedang mereka lihat. Dan benar saja ia mendapati seorang cowo dan cewe sedang bermesraan dengan berbonceng mengendarai sepeda motor.
Ia kenal siapa Roii karena pernah sekali barmain futsal bareng dan jujur kemampuan Roii itu sangat bagus. Ia sampai terkagum melihat bagaimana tekhik Roii mengendalikan bola saat ditangannya.
"lo buknnya yg dibonceng Roii pacarnya" ucp Kevin
"nggk kok Kakk pacar Roii kan Rara"jwb Kayla tegas
"nggak waktu gue main futsal bareng ama dia, Roii bilang dia cewenya"
"wahh nggak bener ni Roii"ucp All
"ngomong² Roii baru ada sebulan deket ama dia, tapi gue nggak tau status mereka" ucp Roii
"sotoyy kali kau tentang Roii"
"kenal dari mana emng"tanya Kayla.
"gue temanan ama dia dan pernah juga main futsal bareng"
"tapi gue ama dia nggak deket-deket amatt"
All dan Kayla yng mendengar hnya ber'oh' ria.
Rara yang mendengar kabar terbaru Kayla langsung tidak terima. Ia merasa selama ini cintanya tak terbalaskan, namun dia sendiri yg tidak sadar bahwa ia yg telah melukai Roii dahulu. Rara tau kapan saja jadwal Roii untuk bermain futsal. Hari esok ia berencana untuk menyusul Roi ia ingin meluruskan hubungannya ia tidak ingin kehilangan seseorang yang sekarang sedang mengisi hatinya. Karena Rara adalah tipe cewe yang sulit jatuh cinta, ketika ia sudah mempunyai mangsa ia tidak akan melepaskannya.
Benar saja apa yang dikatakn Rara sekarang ia akan pergi untuk menyusul Roii beramain futsal, dan kali ini ia sendiri. Ia berangkat dari rumah pukul 5 sore ia tidak tahu masih ada orang atau tidak. Namun dugaannya benar masih ada Roii disana ia seorang diri sedang bermain tendangan. Rara menghampiri tanpa ragu.
"Roii" pnggl Rara agak kencang membuat ruang bergema, yg merasa di panggil pun menoleh.
Roi kenal dengan suara ini, ia tau siapa yang sedang mendekatinya namun ia tidak tau apa tujuan yang membuat sorang gadis itu rela menghampirinya saat waktu menjelang Maghrib.
__ADS_1
"Raa lo kenapa kesini" tanya Roii, Rara terdiam dia bingung ingin memulai bicara dari mana. Sejujurnya ia takut untuk berkata.
"kakk" ini prtma kalinya Rara memanggil Roii dengan sebutan kaka karena selama mereka pacaran Rara hanya ingin menyebut Roii dengan namanya walaupun Roii lebih tua dibandingnya. Dan Roii tidak masalah selama itu orang yg dicintai nya.
Roi tertegun ia baru sja mendengar kata-kata yang selama ini ingin ia dengar dari mulut sang wanita di depannya.
"Rara mau nanya apa Kak Roii udh punya yg lain yg lebih dari Rara?" ia bertanya sambil menatap mata Roi.
Roi terdiam dia bingung menjawabnya, dia tidak ingin melukai hati seorang wanita yang pernah mengisi hatinya namun sekarang sudah tidak.
"Kak jawab pertanyaan Rara"
"Raaa gueee...." Roii menatap manik Rara dengan lekat ia suguh tidk tega. Rara terus menunggu jawaban kak Roii.
"Raa gue bener-bener minta maaf"ucap Roii
Kini mata Rara memerah ia tidak bisa membohongi perasaannya ia benar-benar sayang kepada Kak Roii.
"Kak Roii"panggilnya.
"Rara sayang sama kak Roii"ia berkata sambil mendekati Roii dan akhirnya ia memilih untuk memeluk Roii.
Rara terisak saat dipelukan Roii. Ini pertama kalinya ia mnangisi cowo. Roii hnya melihat apa yang dilakukan seseorang dihadapannya.
"hufttt"Roii menghela nafas panjang, ia melepaskan pelukan Rara walaupun ini pertama kalinya Rara memeluk dirinya setelah sekian lama mereka berpacaran.
"Raa sekali lagi gue minta maaf, gue tau gue salah"
"gue ngeduan in loo gue ngelakuin secara sadar dan gue juga tau apa yg dilakuin ini nggak bener"
"emng Kak Roii nggak mikir gimna perasaan Rara?"isak tangis nya mereda.
"Raa maaf hubungan kita sampai sini ajah oke"ucp Roii sambil memegang pundak Rara
"dasar brengsek" Rara mengatakan dengan menepis kedua tangan Roii yg dipundaknya.
"Kak Roii lu tu manusia bukan sii, hati gue sakitt"
"dengan seenaknya lo ngomong hubungan kita sampai sini haaa!!" ia mengatakan dengan suara lantang.
"Rara dari lama udah berusaha nerima looo dan ini susahhh butuh waktu lama buat Rara ngisi tempat dihati Rara Kakk"
"dan saat udah diisi dengan gampang Kaka cuma bilang maaf sama kita udahan?"
"nggak adil"Rara menangis sejadinya. Dan Roii juga baru pertama kali melihat Rara menggis jujur ia tidak tega. Namun ini masalah hati ia tidak ingin membohongi perasaannya sendiri.
Roii dia tidak ingin melukai Rara maka dari itu ia mencoba untuk menghilang dari Rara secara perlahan agar dia tidak merasa bersalah, namun takdir berkata lain ternyata saat Roii ingin menghilang dari Rara keberadaannya dicari-cari oleh Rara dan dipertanyakan.
Ia agak menyesal kenapa nggak dari dulu Rara bilang bahwa ia akan berusaha membuka hati untuknya. Dan pasti Roii akan menunggunya tanpa disuruh. Ia tipe orang setia, namun sekarang ia tidk bisa memaksa kehendak hatinya yg berkata sudah tidak menginginkan Rara lagi. Dia tidak ingin menyakiti dirinya dan juga Rara.
"loo" Rara berkata sambil menujuk muka Roi.
"gue benci sama loo dan fine sekarang gue bakalan berusaha ngelupain loo"
__ADS_1
"setelah gue udah mati-matian berusaha buat ngenyakinin hati gue sendiri bahwa lo tu pantes buat gue cintai"
"ternyata gue salah gue salah besarr"
"Raa lo dengerin dulu penjelasan gue"Roii memegang pergelangan tangan Rara yg ingin meningglkannya.
"loo mau ngomong apa lagii"ucp Rara lagi-lagi ia menepis tangan Roi.
"bukannya udah jelas lo yg mau hubungan ini berakhir"
"kak Roii nggak tau, kalo Rara kesini tuu buat ngelurusin masalah kita"
"tapi sayang kak Roii udah nggak berharap lagi sma hubungan ini jadi buat apa juga Rara pertahanin"ia menyeka air matanya ia tidak ingin terlihat lemah dihadapan pria ini.
Rara pergi meninggalkan Roii namun ia terhenti saat namanya disebutkan lancang oleh Roii.
"KAYVRA ANASTASYAAA" nama lengkap nya disebut keras oleh Roii. Ia dipanggil Rara di karenakan nama Kayvra susah untuk disebut.
Rara hanya terhenti tanpa menoleh.
"bukan hanya hati loo raa yang sakitt gue juga”
"Raa andai lo tau selama ini gue tuh sabar ngadepin sikap loo"
"loo nggak pernah anggep gue ada Raa dan itu is't okey"
"Raa gue selalu bilang gpp!!"
"gue terima lo apa adanya bahkan saat hati lo menolak keras gue!!"
"selama ini gue selalu ada disamping lo raaa lo yg nggak pernah nggep gue ada!!"
"gue selalu berfikir bahwa suatu hari nanti hati lo bakalan luluh sama gue"mendengar Roii mengatakan hal itu Rara kembali menengok dan melihat lawan bicara.
"dan sekarang hati Rara juga udah benar² luluh sama Kak Roii dan Kak Roii sendiri yg mengakhiri hubungannya"katanya lancang.
"tapii maaf Raa gue bener-bener udah dibuat nyaman sama Leaa, Raa gue nggak bisa maksa perasaan gue sendiri" kta Roii
"emang yaa semua laki-laki itu brengsek"
"kalo gitu lo itu sama ajah sama bokap gue tukang selingkuh"sekarang ia berkata dengan air mata yg sudah seperti sungai mengalir deras.
"andai lo tau Raa setaun ituu bukan waktu yg singkat Raa!!"
"gue disini juga berusahaa buat hati lo luluh"
"tapii gue manusiaa Raa! gue juga punya rasa bosen"
"gue nunggu lo tanpa kepastiaann"
"andai dari awal lo bilang bakaln berusaha buat ngisi hati lo dengan kehadiran gue, gue bakalan nunggu selama apa pun ituuu" dengan tegas ia mengatakan.
"Raa gue sayang smaa loo tapi maaf gue udah punya orang lain yg lebih gue sayang" Roi berkata sambil memelankan suara.
__ADS_1
"okehh finally, sekarang jika bersma gue cuma bisa buat lo luka, maka kak Roii bis pergi dan menemui seseorang yg membuat kaka bahagia"ucp Rara sambil pergi berbalik dan berajalan sedikit berlari untuk meninggalkan Roii.
"Raa makasih udah hadir dihidup gue, walaupun takdir hanya mempermukan bukan mempersatukan"batin Roii