
Sebulan lagi mereka akan mengadakan UKK, semua murid sudah siap-siap untuk belajar dan jua siap untuk menghadapinya.
Hubungan Rara juga sudah benar-benar putus dengan kedua sahabatnya. Rara benar-benar yakin bahwa sahabatnya tidak memikirkannya sama sekali.
Rumah Rara dan Kayla masih sekomplek hari ini ia melewati rumah Rara saat akan berangkat memang sudah biasa namun hari ini ia kepo dengan rumah Rara yang agak terbuka.
Kayla membuka pintu perlahan entah apa yang dipikirkan Rara ia selalu lupa untuk mengunci pintu rumahnya sendiri. Setelah Kayla masuk ia mendapati rumah yang agk berantakan namun tidak seberantakan saat Vallen dan Rina datang.
Ia memutuskan keluar rumah karena ia akan telat jika terus-terusan kepo. Saat sedang menutup pintu rumah Rara ada seorang tetangga Rara yang melihatnya.
"nak cari nak Rara?" tanya seorang wanita paruh baya itu
"nak Rara kalau berangkat sekolah udah dari pagii jadi sekarang mungkin dia udah ada di sekolahnya" terangnya
"oh gitu ya makasih yaa"
"saya duluan" pamit Kayla
Kayla berangkat sekolah naik motor sendiri saat akan menyalakan mesin ia mendengar 2 orang ibu-ibu sedang asik bergosip.
"iyaa katanya ia udah coba-coba untuk bunuh diri kedua kalinya" kata salah satu ibu
"itu lah pemuda pemudi jaman sekarang, pasti dikit-dikit pengin mati gara-gara cintanya ditolak"
"semoga anak aku nggak kaya gitu gedenya"
Kayla penasaran siapa yang dikompleknya mencoba untuk mengahiri hidupnya karena masalah percintaan. Otak Kayla tidak mencapai Rara, karena setahunya Rara tidak akan sampi segila itu tentang masalah cowo.
All hari ini berangkat sekolah bersama Elgara. Sampai disekolah ia sudah melihat mata orang-orang yang mengagumi Elgara menatapnya dengan tajam. Ia tahu bahwa pada cewek-cewek itu tidak menyukai All karena kedekatan nya dengan Elgara.
"apa-apaan si itu Alisha pakek berangkat nebeng Kak Ell lagi" ucap salh satu murid
"emng dia miskin ya sampai-sampai selalu nebeng sama kak Elgara"
"ck nggak tau juga, tapi kalo cewe udah kegatelan ya kaya dia"
"lo tau kan selama ini kak Elgara cuma anggep dia temen"
"ia mungkin dia yang ngarep Kak Ell lebih" percakapan mereka segera mereka akhiri karena yang sedang di gosipkan lewat dihadapan mereka. Walaupun All sudah tahu apa yang sedang mereka bicarakan.
Sebelum All masuk ke kelasnya terlebih dulu ia melewati kelas Rara, ia sempat melihat bahwa Rara duduk dikursi pling pojok dan sendiri. All merasa iba ia ingin menghampiri Rara namun langkah nya dicegah oleh Vallen.
"mau apa lo"
"gue cuma mau nymperin sahabt gue"
"siapa bukanya sahabat lo dikelas lo bukan disini" ucap Rina
"Rara juga masih sahabat gue!!" ucap All
"kata siapa?" ucap Rara ia menghampiri keributan di depan kelasnya
"Raa gue minta maaf, kita balik lagi kaya dulu yaa" pinta All
"nggak bisa!!" Rina nyolot
__ADS_1
"bisa bisanya lo mau dia kembali ke sisi lo, udah nggak peka lagi sama besti sendiri" ejek Vallen
"All gue udah bilang kita udah nggak ada apa² lagi"
"jadi stop gangu gue!! "tegas Rara
"Raa kalo gue salah diomongin aja, gue terima semua keluhan lo" saran All
"ngak ngak Rara udh nggk perlu besti modelan kek lo" ejek Rina
"dia lagi ngomong sama Rara lo jangan nyolot dong" ucap Kayla yang datang dari belakang Vallen dn Rina
"makanya omongin tuh sahabat satu-satunya nya lo buat jangn urusin hidup sahabt kita" ucap Rina
"sekrang dia sahabat kita dan bukan lo berdua lagi" sambung Vallen
"dan gue udah nemuin orng yang menurut gue nyaman" kata Rara
"tapi-" omonganya di cegat oleh Kayla.
"udh All nggak usah ngurusin hidup orang lain"
Jelbb kata-kata orang lain itu masuk kedalam hati Rara. Sekarang ia tambah yakin mereka berdua memang bukan teman terbaik.
Kayla mencengkal pergelangan tangan All dan membawanya masuk ke dalam kelas.
Hari ini yang piket untuk berpatroli disekolah adalah jadwalnya Rara, Vallen, Rina dan Kevin.
"Raa hari ini gue smaa lo aja" ucap Kevin
"berarti gue sama Vallen nge cek gudang" ucap Rina
Mereka berpisah dari lorong sekolah, Kevin membawa Rara keatas roftops. Mereka tidak menemukan satu pun murid yang berbolos dan akhirnya memutuskan untuk langsung turun. Di tangga kaki Rara tergelincir membuatnya kesusahan untuk berjalan. Dan Kevin membntunya untuk ke uks.
"gue gendong aja" tawar Kevin
"gpp kak Rara masih bisa jalan" tolak Rara
Namun Kevin tidak mendengarkan apa yang dikatakan Rara ia tetap menggendong gadis trsbt karena sudah melihat luka yang membiru.
Rara mengalungkan tangannya ke leher Kevin, ia bisa melihat lekuk wajah Kevin yang tampan itu. Sesekali ia juga terpesona dengan ketampanannya.
"kak Kevin kalau dilihat dari deket lumayan juga" batin Rara.
Sampai di uks Kevin mengobati luka Rara dengan telatennya. Selain melihat luka memar tadi ia juga melihat bekas luka yang lain.
"itu bekas luka apa Raa" tanya Kevin
"Gpp kak Rara kan di rumah tinggal sendiri jadi kadang luka gara-gara di dapur" bohongnya
Rina melihat Kevin dan Rara sedang berinteraksi satu sama lain.
"knpa nggak gue aja yang sma lo" batin Rina
"gue juga syang sama lo Vinn" ia meratapi nasib nya sendiri.
__ADS_1
"Rinn kita bikin rencana yuk" tawar Vallen, dia selalu berada didekat Rina.
Mereka berdua bagaikan magnet yang begitu lengket.
Sekarang Vallen mempunyai rencana begitu matang ia akan segera menjalankan nya bersama dengan Rina. Ia menutujui apa yang di sarankan oleh Vallen karena ia lelah kenapa posisinya selalu di rebut olh orng lain. Padahal ia lama menunggu Kevin buat menyadari kehadirannya.
"Vinn knpa selalu aja semakin gue berharap sma lo, semakin gue menemukan kekecewaan di hidup gue" batin Rina.
"kita mau mengadu domba" ucap Vallen dengan senyum semiriknya.
Vallen dan Rina masuk sementara Kevin keluar dari ruang uks karena sudah melihat ada dua orng yang smk menggantikannya.
Rara melihat bhwa Kevin sempet bicara sebentar di depan pintu uks dengan kak Vallen dan Rina. Rara tidak mendengar yang diucapkan hanya saja mereka mendengar kata 'oke siap' yang kerluar dari bibir Rina.
"Raa gimana kaki lo?"tnya Vallen
"gpp kak cuma agak biru"
"Raa sini deh"Rina mendekat kan dirinya seraya ingin memberitahu sesuatu yang sngt penting.
"emng ada apa kak" Rara juga mendekatkan tubuhnya ke Rina dan Vallen
"gue tebak Kevin suka sama lo"
"tadi aja dia nitip in lo ke kita berdua" bohong Vallen. Padahal Kevin hnya mengatakan pada mereka untuk mengikuti rapat osis setelah pulang sekolah.
Pikiran Rara tidak sampai disitu ia tidak pernah ada rencana untuk membuat Kevin menjadi pacarnya. Ia tahu Kevin sekrang sedang bersama dengan Kayla. Dan ia tidak mau merusaknya.
"Raa lo bener nggk tertarik sama si Kevinn" goda Rina
"iya Raa dia lumayan, dari pada lo mikirin Roii yang nggk ada harapan smaa sekali buat lo" Vallen melanjutkan
"tapi Kak Kevin aja udh smaa Kayla"
"mana tertarik sama aku"
"nihh Raa selama janur kuning belum melengkung, masih mungkin buat kamu dapetin dia" Rina menambah mengoda Rara
"tapi Rara coba dulu, siapa tau kak Kevin emng nggk trtrk sama ku"
"smngt aja kita pasti bantu kok" ucap Vallen
Mereka berdua keluar trlbh dhlu keluar dari uks hari ini juga ada rapat osis. Dan Rara izin masuk telat karena masih berada di uks
"All pulang nanti lo nebeng gue kagak" tawar Kayla
"gak ah, gue mau les dulu"
"hidup lu kebanyakan beljar perasaan"
"hutff gue juga pengin hidup kaya lo kali" jujur All.
All tau keluarga Kayla adalah keluarga cemara berbeda dengannya. Ia kadang merasa sngat iri setiap main kerumah Kayla, ia sellu mendapati Kayla mendapatkan kasih sanyang yang tidak pernah kurang dari kedua orang tua. Orang tuanya lengkap dan begitu penyayang.
Rapat osis kali ini yaitu mengadakan kemping ke pantai. Rencana akan diadakan akhir bulan. Ada sebagian murid yang mengikutinya dan ada yang tidak, karena kebanyakan dari mereka tidak menykai teriknya matahari di pantai. Liburan kali ini jga hnya diisi olh murid kelas 10 dan 11 sedangkan kls 12 sedang fokus ujian.
__ADS_1