
"haii om" sapa Vallen.
Ternyata dia pergi ke sebuah apartemen milik kenalannya.
"apakah ada yang bisa saya bantu?" tanya om itu.
Vallen mulai mendekatinya perlahan dan duduk di pangkuannya.
"ayolahh kenapa kau begitu dingin terhadap ku" rengek Vallen
Om itu menyentuh pipi Vallen dan dalam sekejap mencium bibinya lalu Vallen membalas apa yang ia perbuat pdnnya. Vallen dengan pikiran kosong melanjutkan aktivitas itu . Mereka hanya berciuman beberapa detik lalu Vallen melepas dengan mendorong perlahan.
"bagaimana kabarmu sayang" sapa om itu.
"baikk, aku hanya perlu sedikit bantuan dari mu" ucap Vallen.
Lalu ia segera menceritakan apa tugas yang diberikan oleh Tantri waktu itu. Dengan sekejap Alex om yang bersama dengan Vallen itu mengangguk mengerti.
"akan segera ku lacak"
"namun ada satu syarat"
__ADS_1
"katakan" jawab Vallen
"bermalam lah disini"
"oke, sesuai perintah"
Vallen yang tau apa yang akan terjadi ia sudah mempersiapkan baju ganti dari rumah tadi. Dan dia dengan sengaja memakai baju kurang bahan hanya untuk menyenangkan hati pria hidung belang itu.
****
Kini All bisa merasakan bahagia hidup jauh dari orang yang membuatnya menderita, namun ia juga agak sedih karena jauh dari mama Rindi dan kak Elgara.
Hari-hari All lalui hanya dengan mempelajari teknik memasak ataupun membuat resep baru. Kini ia benar-benar menjadi koki terkenal, restorannya selalu ramai walaupun kadang kala ada hari-hari tertentu yang menjadikan restoran itu sepi. Namanya juga usaha kadang naik kadang juga turun. Tapi All tidak mungkin path semangat jika restoran sepi maka ia akan belajar untuk membuat resep baru agar para pelanggan tidak bosan dengan makan itu-itu saja.
Hadiah dari lomba yang All ikuti tidak main-main kadang ada yang sampai 20jt lebih bahkan ada yang mendekati milyar. Itu yang membuat All terus semangat untuk menciptakan menu baru agar jika ada ajah lomba lagi, ia akan memperkenankan menu tersebut tentu dengan kualitas yang baik dan rasa yang super duper enak.
Hanya butuh waktu sehari Alex langsung bisa melacak dimana All berada. Lantas ia memberikan alamat itu langsung ke Vallen, dan Vallen akan memberikannya kepada Tantri hari ini juga. Ia akan mendapatkan uang yang cukup banyak karena tugas dari Tantri selesai dengan cepat.
"dimana mama mu?" ucap Vallen kepada Taysa.
"adaa, kaka tunggu sebentar" lalu Tasya berlari mencari mamanya. Dan Vallen dipersilahkan duduk.
__ADS_1
Tantri yang mendengar kedatangan Vallen berdebar-debar hatinya, semoga ia sudah mendapatkan apa yang selama ini ia inginkan.
"bagaimana" tanya Tantri
"aku mendapatkannya" jawab Vallen
"berikan dulu uangnya, aku sudah menulis alamat disecarik kertas ini" Vallen menunjukkan kertas sobekkan kecil yang tertulis sebuah alamat.
Tantri mengangguk dan segera berdiri untuk mengambil uang terlebih dahulu. Hanya menunggu sebentar Vallen sudah mendapatkan uang yang dia damba-dambakan.
"oke terimakasih tante, kalau ada yang bisa Vallen bantu lagi jangan sukan buat ngehubungin" ucap Vallen sebelum pergi.
Betapa senangnya Tantri hari ini ia tingg menyusun rencana untuk tindakannya yang selanjutnya.
"akan kukirim kau pergi kesana jangan pulang sebelum kau benar-benar membunuh anak itu" tegas Tantri terhadap anak buahnya.
Ia hanya mengirimkan satu anak buah, karena dirinya sudah tidak mempunyai cukup uang jika mengirimkan anak buah yang lain lagi. Karena suaminya pasti akan curiga kenapa dia memerlukan banyaj uang, ini juga uang dari perusahaan. Jack dia yang hanya dipercaya oleh Tantri saat ini. Besok adalah penerbangan Jack untuk menuju dimana Alisha berada.
"ingat kau harus benar-benar membuatnya tiada" ucap Tantri lagi sebelum Jack benar-benar menaiki pesawat itu.
Informasi yang didapat oleh Jack benar-benar lengkap. Kini ia menyewa sebuah rumah kecil tidak jauh dari rumah Alisha. Entah siapa Alex kenapa dia benar-benar bisa mendapatkan informasi sediteal itu. Namun ini sangat menguntungkan bagi pihak Tantri. Ia tinggal menunggu kabar kematian dari sang anak tiri.
__ADS_1
Tidak lama penerbangan akhirnya Jack datang di negara yang sama dengan Alisha. Ia akan segera meluncurkan aksinya jika ada kesempatan datang.