Takdir Yang Dipermainkan

Takdir Yang Dipermainkan
Terkunci


__ADS_3

"hikss hikss" tangiss seorng gadis di bawah selimut.


Ia tidak ingin seseorang mengetahui bahwa ia sedang menangis, walaupun ia ingin sekali meluapkan semua emosi nya dengan berteriak. Namun ia tidak bisa, ia lebih memilih untuk diam-diam menangis di bawah sekimut tebal.


"Vinn gue kangenn sama loo"


"tegaa lo ninggalin gue sendirii"


Kini Kayla mulai mengoceh sendiri dikamar nya ia memandangi wajah seorng pria tampan. Yang fotonya ia pajang di meja belajarnya.


Kayla tertidur pulas di kamarnya ia hari ini terasa lelah baginya. Ia pusing karena terlalu banyak menangis.


Hari ini All mulai berangkat sekolah seperti biasa. Ia mulai memasuki kelas nampaknya ia datang terlalu cepat karena kelas masih sepi. Jadi ia memutuskan untuk berjalan di koridor sekolah. Di sepanjang koridor masih sepi ini baru jam 6 lewat.


"All" panggil seseorang


All menengok ke arah orng yang memanggilnya.


"kak Ell" ia segera menemui Ell yang memanggilnya dari belakang.


"kak Ell makasih banyak yaa"


"gara-gara kak Ell, All jadi bisa sekolah lagi"


"nggk ush berterimakasih sama gue"


"liat lo bahagia gue ikut bahagia kok All" batin Ell


"nggk bisaa gimana kalo nanti All traktir kak Ell?" tawar All


"emng lo punya duit?" ejek Ell


"nggk sii ngutang dulu sama kak Ell, nanti kalo All udah kerja diganti" omongnya sambil cengengesan


"sama aja gue yang bayar"


Mereka berdua meninggalkan koridor dan segera masuk ke kelas masing-masing. All tidak tahu apa yang terjadi di sekolah saat ia tidak ada. Ia merasa aneh kenapa semua tatapan mata kini tertuju pada ny. Bahkan saat ia memasuki kelas, semua teman seklasnya tidak ada yang menyapanya. Sementara Kayla ia sudah menundukkan wajahnya di meja. Seperti tidak punya semangat untuk belajar.


All duduk di sebelah Kayla, ia ingin mengawali sebuah pembicaraan namun mulutnya tidak tergerak untuk melakukannya. Kini ia diam seribu bahasa.


"ck masih aja mau temenan, padahal pacar nya sendiri dibunuh sma teman sebangkunya" omong salah satu teman sekelas Alisha


All mendengar ap yang di bicarakan. Kini ia tahu kenapa semua menatapnya dengan tatapan benci.


"gue heran deh sama lo Kay, masihh aja mau temanan sama pembunuh" ucap murid yang duduk di depan meja Kayla dan Alisha

__ADS_1


Kayla segera mengangkat kepala nya.


"bukan urusan lo" setelah menjawabi ny Kayla kembali menundukkan kepala


"Kay gue gpp kok" ucap All


Sepanjang pelajaran hanya ada keheningan antara All dan Kayla tidak ada yang mengawali sebuah pembicaraan dari mereka berdua. Kayla tidak mood sementara All bingung harus apa. Sampai bel istirahat pun berbunyi.


"yukk Kay ke kantin" tawar All


"nggk dulu"


"lo nggk laper?" tanya All


"nggk" seperti tadi pagi ia kembali menundukkan kepalanya. Seperti nya dia sdh tidak mempunyai semngt hidup


"udahh dicuekinn aja masihh caperr" sindir teman sekelas All


"hauss perhatian kalii" sahut yang lain.


All sudah biasa dngan omongan orang-orang yng tdk suka padanya apa lagi ibu tiri dan adik tiri nya itu. Bahkan omongan teman sekelas tidak ada apa-apa ny di banding keluarga nya.


Sampai dikantin ia sendiri. Meja di sampingnya adalah circle Rara. Kini mereka berdua benar-benar asing. Bahkan untuk sekedar menyapa saja sungkan.


"kemasan nya terlalu sempurna untuk sebuah isi yang buruk!!" lanjut Rina


"sok baik di depan ehh tau-tau ny di belakang main kotor"


All terus saja mendapatkan cibiran- yang tiada hentinya. All juga manusia ia memiliki sebuah hati kecill. Walupun ia sudah berusaha untuk tidak memasukkan kedlm hati namun ttp tidak bisa. Rasa ia ingin menangis mendengar semua perkataan dari semua murid di SMK GARUDA.


brugg...


Salah satu murid sengaja menubruk pundak All.


"upss, gue kira nggk ada orng" ucap seorng cewe salah satu penggemar Kevin


All hanya melihat wajahnya tanpa membalas perkataan nya. Namun saat dirinya hendak pergi meninggalkan mereka. Tangan nya di cegat dan


byurr...


Seragam sekolahnya disiram susu stroberi oleh merekaaa.


"ehhh maaf tangan gue licinn"


"hahahaha" semua murid yang melihat kini tertawa puas, tidak ada yang berniat menolong All satu murid pun.

__ADS_1


All segera berlari masuk ke kelas. Ia menaruh sebagian kresek di meja Kayla.


"Kayy lo mkan yaa gue tau lo belum makan" setelahnya ia langsung berlari ke toilet untuk mencuci tumpahan susu tadi.


"huftt lo kuat All" ia dari tadi hanya bisa menyemangati dirinya sendiri.


Walaupun sekarang ada sebuah air deras yang sedang mengalir di wajah nya. Ia mengusap wajahnya dengan kasar.


"cengeng bangtt si loo" ia melihat dirinya di depan cermin


"nggk biasanya loo kaya ginii" ia berusaha tegar.


"baru ajaa masuk sekolah satu hari gimana nanti hari-hari berikutnya"


Tiada henti nya ia mengoceh sambil membasuh baju nya tadi. Seseorang hendak masuk ke dlm kamar mandi, namun ia mendengar seseorng sedang berbicara sendiri.


Ia membuka sedikit pintu toilet yang luas itu. Ia melihat tubuh gadis mungil yang sedang berkaca.


"All?" gumamnya


Tangannya memegang daun pintu, ia melihat di pintu itu ada sebuah kunci. Dan sekarang ia memiliki sebuah rencana licik di otaknya.


krekk..


Perlahan-lahan ia mengunci pintu itu dari luar dan pergi meninggalkan toilet cewe dengan suasana hati senang.


"dari mana lo Raa?" tnya Rina


"gue liat muka lo kaya seneng banget"


"ehh gpp kok kak"


"yudahh Raraa ke kelas duluan yaa" pamit nya


Setelah ituu Rina juga pergi kekelasnya ia hanya tidak sengaja berpaspasan dengan Rara yang tertuju dari toilet cewe.


krekkk...


Dari tadi All berusaha membuka pintu kmar mandi. All sdh berusaha keras sudah ada setengah jam ia disana. Sementara Kayla tidak menyadari bahwa All tidak ada di samping nya.


"gawatt handphone gue di tass" kini All mulai panik ia berharap bahwa akan ada salah satu murid yang datang ke toilet.


Kini All mulai merasa tubuhnya lesu dibalik pintu. Ia tadi juga sudah berusaha untuk berteriak untuk membukakn pintu toilet namun nihil tidak ada yang mendengar teriakannya. Dan perlahan ia mulai menutup matanya. Dan terpingsan dibalik pintu.


Sementara bell pulang sudah berbunyi itu artinya sudah ada lebih dari 3 jam All berada di kamar mandi. Hari ini semua murid pulang pada jam 3 sore sementara All terkunci dikamar mndi sekitar hampir jam 11 siang.

__ADS_1


__ADS_2