
Kini dikamar almarhum Kevin terdapat 4 gadis didalamnya. Ada 3 gadis yang sedang menunggu 1 gadis terbangun dari pingsan nya sedari tadi.
"coba lo kasih minyak kayu putih di hidung Kayla Raa" saran Vallen
"udahh aku kasih dari tadi kakk"
"wahh saking syoknya dia sampai-sampai betah tidur dan nggk mau bangun ngeliat kenyataan" ucap sang Rina
Gadis yang terbaring itu perlahan membuka matanya dengan sayup-sayup.
"guee dimana?"
"Kayy" ucap 3 gadis yang sedari tadi menunggu Kayla siuman
Kini Kayla sedang di kelilingi oleh para temannya.
"Kaylaa" panggil seseorng yang sembari membuka pintu kamar Kevin
4 orang gadis didalam spontan menengok keasal suara.
"All?" batin Rara
"mau apa diaa??"
All perlahan mendekati ranjang yang sedang ditiduri Kayla. Dengan wajah yang terlihat bersalah ia benar-benar merasa tidak enak harus berhadapan langsung dengan Kayla.
"gue minta kalian bertiga keluar dulu" pinta Kayla kepada Rara, Vallen dan Rina
__ADS_1
Akhirnya All dan Kayla ditinggal kan berdua dikamar.
All tertunduk lemas dihadapan Kaylaa.
"Kayy tolong maafin guee" ucap All sembari perlahan mengeluarkan air mata
"huftt" Kayla tidak menjawab ia memandang ke arah meja belajar Kevin yang terdapat foto mereka berdua saat di pantai.
"Kay gue tau guee salahh, gue mohon jangan diemin gue kaya giniii" pinta All
"tapi gue nggk mau ngomong apa-apa" cegat Kayla
"semisal ini memang bukan salah loo, tetap ajaa lo nggak bisa bikin Kevin balik lagii ke sisi guee"
"Kayy gue mohon buka mata lo"
"terima aja kenyataan nya bahwa Kevinn memang udahh-" ucp All yang terpotong oleh Kayla
"guee nggk bisa kiat kenyataan"
"gue udah terlanjur butaaa" teriak Kaylaa
Kayla benar-benar merasa sesak di dadanya, ia tidak bisa mengeluarkan air matanya seolah-olah air matanya sudah terkuras habis. Sementara All pipinya sudah banjir sedari tadi oleh air mata.
Rara dari luar bisa dengan jelas mendengar pembicaraan mereka, sampai akhirnya ia juga ikut masuk ke dalam.
"bukann cuma salah All tapi ini salah gue juga Kayy" terang Rara
__ADS_1
All segera bangkit dari posisinya dan mengapus air matanya.
"gue nggk perduli siapa yang salah"
"gue cuma mau Kevin balik!!" tegas Kayla
"huftt" All dan Rara hanya bisa menghela nafas panjang.
Entah apa lagi yang akan di bicarakan kepada Kayla, dirinya sekarang tidak mau mendengarkan orang lain hanya Kevin yang ia inginkan.
All dan Rara bertatapan seoalh memberi kode mereka berdua akhirnya meninggal Kayla sendiri dikamar Kevin, biarkanlah ia mengenang kenangan Kevin dikamarnya.
Keluar dari kamar Ell membawa All untuk pulang bersamanya.
"tapii kak All masih mau nemenin Kayla" pinta All
"ngk udah ada yang lain" tegas Ell
Tanpa basa basi Ell langsung menarik tangan All dan pergi, sebelumnya ia sudah meminta izin untuk pulang terlebih dahulu. Ell tahu All pasti cape, sedari tadi ia tidak henti-hentinya menangis. Itu akan menyebabkan sakit kepala berlebihan.
Kayla mulai beranjak dari tempat tidur. Ia mulai melihat-lihat sekeliling kamar Kevin. Dimana terdapat banyak sekali foto-foto dirinya yang difoto diam-diam oleh Kevin. Kevin memanjang nya di ruang membaca. Selain itu ada juga bebrapa barang yang di simpan rapi oleh Kevin barang pemberian dari Kayla sendiri.
"gue ngk tau ternyata selama ini lo sebucin ini sama gue" ungkap Kayla
Ini adalah pertama kalinya Kayla masuk kedalam kamar Kevin, karena disaat mereka berdua pacaran Kayla tidak berani untuk masuk kamar, jika ia disuruh main ke rumah Kevin dia hanya akan duduk diruang tamu lanyaknya seorang tamu. Kevin memang pernah sesekali mangajaknya untuk menonton film dikamar nya namun ajakan itu di tolak oleh Kayla. Alasannya simple ia tidak ingin menimbulkan fitnah.
Sementara itu waktu mereka pacaran juga jarang sekali melakukan kontk fisik. Sehingga Kayla menganggap bahwa Kevin adalah seseorang yang tidak terlalu mementingkan soal status berpacaran, bahkan Kayla juga selalu di buat badmood oleh Kevin karena perlakuan Kevin kepada wanita lain lebih dari apa yang di lakukan Kevin kepadanya.
__ADS_1
Kayla tau bahwa Kevin adalah seseorang yang baik hati, ia tidk segan-segan akan menolong siapapun yang butuh pertolongan atau perhatian nya. Entah remaja, anak kecil, atupun orang tua. Itu yang menyebabkan Kayla begitu kagum denganya. Namun sayangnya Kevin sedikit gagal untuk memahami isi hati seorang Kayla. Bisa dibilang Kevin tidak peka terhadap pacarannya sendiri.
Namun ternyata dibalik itu semua Kevin mempunyai ruangan yang khusus diisi tentang dirinya.