
Mereka berempat berjalan mendekati panggung dan berdiri tepat dihadapan mempelai juga Alisha. Tatapan benci tertera di wajah mereka seolah All memang yang mengakibatkan semuanya. Setelah ini berita tentang All pasti akan menjadi trending topik.
"cepat turun, kau membuat malu keluargamu sendiri" teriak dari Rina
"tidak seharusnya kau menghancurkan acara adikmu" teriak dari Vallen
"All jangan jadi orang yang egois, dia bukan lagi milikmu!!" pekik Rara
Sementara Kayla terdiam dia tidak tertarik untuk berteriak seperti yang lain.
All tentu saja mendengar semua uang dikatakan oleh ketiga gadis itu. Dengan sigap All melihatnya dan ingin segera turun dari panggung sesuai dengan permintaan mereka semua.
"mau kemana lo!! lo udah ngehancurin semuanya dan seenak jidat lo mau pergi??" isak Tasya membuat para tamu terdiam
"gara-gara lo sebentar lagi yang akan menjadi moment indah seumur hidup bagi gue jadi hancur, kenapa lo harus datang haaa" dengan suara lantangnya membuat para tamu terdiam. Sementara Elgara tidak berniat untuk menghentikannya.
"lo selalu merebut apa yang seharusnya menjadi milik gue sedari kecil"
All tertawa renyah mendengar apa yang dikatakan oleh Tasya. Apanya yang dia rebut padahal sedari kecil Tasya selalu mendapat apapun yang dia inginkan.
"apakah otak mu geser??" tanya All yang sudah muak.
Sejak dia sampai kembali ke negara ini, nyalinya untuk datang dan mencuri perhatian sangat besar. Tapi dia tidak pernah ada niatan untuk menghancurkan acara ini sama sekali. Tetapi semuanya sudah terjadi sekarang ia tinggal mengikuti drama yang diciptakan oleh Tasya sendiri.
"lo harus tanggung jawab gue ngk mau tau" pekik Taysa
__ADS_1
"lo mau uang berapa" kata Alisha sembari membuka dompetnya.
Namun alhasil tawaran dari All ditolak mentah-mentah oleh Tasya, ia menepis dompet itu sehingga uang yang ada di dalam bertaburan.
"ini semua ngga bisa dibayar pake uang"
"hikss...hiks... gaun gue juga udah rusak semuanya hancurr" pekik Tasya
Orang-orang yang melihat kini malah balik menyalahkan All, mereka benar mengira bahwa niat All datang ke pernikahan adiknya itu adalah untuk menghancurkan.
"dasar tidak tahu diri!!" cela semua orang
"lo dateng cuma buat masalah doang mending pergi ajaa" teriak Rina yang disoraki oleh semua orang.
Bahkan bukan gaun Tasya saja yang rusak dress yang dikenakan All lebih parah banyak sekali makanan yang kini menempel didressnya. Bahkan ada yang melempar botol Aqua yang mengenai punggungnya.
Ell sedari tadi sudah berusaha dan memberi tahu kepala para bawahannya untuk menghentikan aksi lempar makanan itu. Mamahnya sendiri juga terkena banyak. Ell tidak bisa berteriak dikebisingan ini, ia terus menerus memerintahkan agar tidak ada lagi makan yang terlempar jika masih ada yang melempar segera usir orang itu.
"dasar ******, lo itu sama persisi kaya bunda lo ituu" cela Tasya.
"lo kalo ngk tahu apa-apa ngk usah bawa-bawa nama baik bunda gue"
Dengan percakapan tersebut membuat orang-orang bertanya-tanya tentang Alvina, karena agak aneh saat dulu Alvina meninggal Hendra bahkan tidak mau mengantarkan jazadnya kepemakaman dan jazad Alvina juga dimakamkan jauh sekali, juga tidak pernah ada berita tentang Hendra mengunjungi makam almarhum istri pertamanya.
"ada apa dengan Alvina?" mereka semua bertanya-tanya.
__ADS_1
Ditengah kebingungan para tamu Tasya membuka suara ia sedikit berteriak agar para tamu yang dibelakang juga akan mendengarkan apa yang ia katakan.
"kalian harus tahu bunda dari Alisha yaitu Alvina Anindiata. Diaa adalah ******, dia tukang selingkuh, dia bahkan menguras semua harta ayah dan memberikannya kepada Alisha agar dia dapat hidup dengan bergelimang harta" teriak Tasya yang akhirnya menghebohkan para tamu.
"alasan karena ayah tidak mau mengunjungi makam dari Alvina karena dia sendiri jijik dengan perbuatan Alvina dibelakang ayahku"
"karena karmanya saat dia melahirkan Alisha yang entah darah daging siapa dia meninggal, tapi siksaan itu belum cukup bagi tukang selingkuh semua karma sekarang balik kepada anaknya inii" teriak Tasya sambil mengacung-acungkan jarinya kepada All
Mendengar penuturan jelek dari Taysa sontak Rindi mengeluarkan air matanya. Alvina sahabatnya tidak sejelek yang dikatakan oleh Tasya. Dia adalah pribadi yang sangat baik, mereka senua tidak tahu bahwa Alvina itu bukannya sengaja selingkuh tapi dia dijebak. Karena uang semua bukti disingkirkan dan semua saksi di bingkam.
"Tasyaa" pekik Alisha dengan suara lantang dengan mata merah.
Dirinya diam sedari tadi bukan berarti terima oleh semua kata-kata yang keluar dari mulutnya. Dia benar-benar sudah kewat batas, Alisha tidak bisa lagi menahan emosi.
"jadi bener bunda All tukang selingkuh?" ucap Rara
"yaa gituu dehh, buah itu ngk jatuh jauh dari pohonnya. Lo tau kan sikap All kalo lagi ada cowo pasti bawaannya pengin caper" cetus Rina
"bener waktu itu aja Alisha sempet deket sama almarhum Kevin" bohong Vallen
"yaa kann, untung gue sama Vallen misahin kalian dari All. Mungkin waktu itu All juga sengaja ndorong Rara sama Kevin karena ngeliat mereka berduaan, dia kali yang panas" tambah Rina
"jangan-jangan All juga ada niatan buat ngerebut Roii" ucap Rara
"bisa jadi, kita beruntung jauh sama temen munafik kaya dia" sambung Kayla.
__ADS_1
Padahal yang mereka ucapkan tidak ada yang benar sama sekali. Mereka hanya mengeluarkan argumen menentang tentang Alisha hanya karena terpengaruh oleh omongan orang sekitar. Kayla dan Rara bak anak kecil yang menurut jika sedang diberi bumbu-bumbu omongan oleh orang lain, mereka berdua mundah percaya apalagi jika disertai bukti dan perhatian Vallen juga Rina.