
Hari menjelang sore kini saat nya murid-murid dari SMK/SMK pulng sekolah, saat ny kni Rara menemui Elgara ditempat yang mereka berdua janjikan.
"sebelum kita berangkat ke kantor polisi Rara cuma mau bilang ke kak Ell"
"tolong kak Ell jangan cerita tentang All di bebasin karena Rara mau jujur"
"tolong dirahasiain ke semua orang" pinta Rara
Ell terdiam kenapa harus dirahasiakan padhal jika Rara ingin berkata jujur itu wajar mungkin bisa sebagai tanda balas budi karena sebelum All dn Rara asing mereka pernah dekat.
"ok" jawab nya sngkat padat dan jelas
Rara hanya bisa membuang nafas ny secara gusar ia hanya bisa berharap bahwa Elgara akan melakukan apa yang dimau olehnya.
Sekarang ada 4 orng yang sedang berada dikantor polisi mereka adalah All, Ell, Rindi, dan Rara. Namun sebelum ny pak polisi memberikan sedikit kabar terbaru tentang pencarin Kevin. Ia hilang sudah hampir satu minggu lama ny.
"tentang pencarian korban hilang yang terbawa arus ombak, tim kami pagi ini menemukan salah satu barang milik korbn dipinggir pantai" Pak polisi itu menunjukkan bukti barng yang di temukan melalui foto.
Barang yang baru mereka temukan hanya lah ponsel milik Kevin, namun sudah tidak bisa digunakan karena rusak. Tim polri kini sudah mulai putus asa mereka sudah mulai mengira bahwa Kevin sudah tidak ada. Jasad ny sdh terkubur didalam laut.
"jadi apa yang akn dikatakn oleh mbak Rara?" tanya pak polisi
Detak jantung All kian cepat ia mengira bahwa Rara akan memfitnah ny lagi.
"anuu pak Rara cuma mau bilang"
"jadii kejadian waktu ituu cuma kecelakan yang tidak disengaja" jelas ny
__ADS_1
"apakah betul mbak All?" tanya pak polisi
Kini All dan Rara di tanyakan lebih lanjut dan diteal tentang kejadian waktu itu. All menerangkan banyak hal tidak ada yang ia sembunyikan satu pun termasuk saat dirinya terbawa emosi karena omongan Rara. Rara pun akhirnya memilih jujur ia menerangkan bahwa kejadian waktu itu murni kecelakaan dan bukan karena ingin balas dendam dan akhirnya All nekat mendorong Rara dan juga Kevin kedalam tebing.
Pak polisi pun juga sudah mengetahuinya, akhir ny kasus ini akn diumumkan besok pagi dipersidngan apakah ananda All akan divonis atupun di bebaskan dan sebalik ny apakah ananda Rara akan divonis atupun dibebaskan. Karena sebelum Rara menjelaskan yang sebenarnya dirinya membuat laporan palsu kepada pak polisi agar All bisa di hukum penjara. Namun sayang ny rencana ny harus gagal ditengah jalan karena kemarin ia dipaksa untuk mengatan yang sebenarnya.
Sidang ini tidak berlangsung lama, juga hanya dihadiri oleh beberapa orng saja. Kini hampir semua tidak mengambil pusing tentang masalh ini lagi.
"kenapa si All bisa bebas" ucap Vallen
"gue juga nggk tau kali" sambung Rina
Rara terdiam dia tdk ingin bergabung dalam pembicaraan tersebut.
"Raa" panggil Vallen
Vallen menatap dngn sedikit curiga namun sebentar ia lngsung mengubah ekspresi curiga dengan pertanyaan lain.
"kita tamui Kayla" ajak Vallen
Rara dan Rina langsung saja membutut dibelakang Vallen. Setelah keluar dari gedung pengadilan mereka menyusul Kayla ke kantor polisi untuk menanyakan tentang keadaan Kevin. Disana juga terdapat Ell, All dan mama Rindi.
Sesampainya disana mereka semua sedang fokus dngn penjelasan dari pak polisi tersebut.
"kami tidak ingin membuat harapan kepada kalian semua"
"kami sudah beranggapan bahwa korban sudah tidak bisa ditemukan lagi dan jazad nya mungkin sudah tenggelam di laut"
__ADS_1
Mendengar kabar tersebut hati Kayla bagai tersayat pisau, dia bahkan baru saja berbaikan dengan Kevin saat itu.
Kayla meneteskan air mata perlahan ia tidak ingin terlihat rapuh didepan mereka semua. Perlahan juga ia menghapus air mata dengan jarinya.
Keluar dari kantor polisi All menemui Kayla.
"Kayyy" panggil All smbil berjalan menemuinya
Kayla memutarkan badan nya kebelakang, ia mencari sosok yang memanggilnya.
"kenapa All?"
"gimana kabar lo" All bersemangat 4G menanyakan nya. Sebab ia sudah lama tidak bertemu dengan Kayla.
"baik"
"omong-omong akhir-akhir ini lo nggk berangkat sekolah kenapa?" tnya Kayla
"gue ada urusan"
"ohh, kalo gitu gue duluan All" Kayla langsung saja menyusul kedua orng tua nya masuk ke dalam mobil.
Niat All tadi ia ingin menceritakan semua masalahnya. Dan ia juga ingin mendengar keluh kesah Kayla. Namun mungkin Kayla cape jadi ia memilih pulang. Tadinya All ingin mengajaknya sekedar nongkrong namun tidak jadi karena Kayla lebih memilih pulang.
"All pulang yokk" ajak Rindi
All dan Ell langsung saja mengikuti Rindi masuk mobil All duduk dibagian belakang sementara Rindi duduk didepan bersebelahan dengan Ell.
__ADS_1