Takdir Yang Dipermainkan

Takdir Yang Dipermainkan
Kunjungan Dari Roi


__ADS_3

Dihari ini tidak terduga ternyata Roii akan datang untuk menjenguk Rara. Vallen dan Rina hanya bisa bertatap-tatapan sambil mengedikkan bahu. Mereka tidak tahu apa niatnya datang kemari.


Roii datang karena merasa iba, disaat ia melihat berita yang sedang beredar ia segera sadar bahwa orang yang sedang dibicarakan adalah mantan kekasihnya.


Roii mulai duduk disamping ranjang Rara. Ia memegang tangan Rara yang dingin.


"Raa gue kangen" ungkapnya


Lalu bagaiman dengan Leaa? hanya Roi yang tauu.


Roi dan Lea masih berhubungan baik selama ini. Cuma akhir-akhir ini Lea selalu dibuat felling lonly, karena padatnya jadwal kegiatan Roi. Lea tidak mempermasalahkan asal itu baik untuknya.


"Raa semoga lo cepet sembuh, gue mau liat muka ceria lo lagii" ucap Roii


"maaf Raa gue egois"


"gue masih belum bisa ngelupain lo" kini Roii mulai mengeluarkan semua unek-unek nya. Dan tanpa disadarinya Rara bisa mendengar semuanya. Hanya saja ia tidak bisa membuka matanya.


Roi tidak munafik memang selama ini ia benar-benar merindukan masa-masa dimana masih bersama dengan Rara. Dimana ia yang selalu mengerti akan Rara, dan Rara yang selalu kesulitan untuk mengerti akan dirinya. Namun disisi lain juga ia masih mencintai Lea yang sekarang masih menjadi kekasihnya.


FLASHBACK


burghh....


"kalo jaln liat-liat dong mass, es krim gue jadi jatuh nii" ucp seorang remaja yang suka sekali jajan es krim saat pulang sekolah


"maaf gue lagi buru-buru" jawab seseorang yang menabrak, ia hendak langsung pergi namun pergelangan tangannya dipengan oleh tangan mungil gadis itu.


"ngkk, tanggung jawab duluu es krim Rara mahal" tuturnya


"berapaa?" Roi mengambil dompet dan memberinya uang seratus ribu satu lembar


"nahh gitu dong"


Roii langsung saja pergi tampa melihat wajah gadis itu, dan tanpa di segaja mereka bardua bertemu kembali saat sedang pulang sekolah. Dan mereka ternyata satu jalan.


"om-om yang nabrak gue waktu beli es krim kemarin-kemarin" tuturnya kepada Kayla sambil menunjuk orang yang disebelahnya


"enak aja kamu manggil gue sama sebutan om" kesal Roi


Kayla tertawa yang berada di tengah-tengah mereka berdua.


"udah untung gue ganti tu es krim"


"iyaa deh om makasihh"


"loo" Roii mengerutkan dahinya sambil menunjuk ke arah Rara


Rara dan Kayla hanya tertawa kecil. Saat bus sudah ada dihalte tmpat Kayla dan Rara turun maka mereka berdua turun terlebih dahulu.


"da-dahh omm" Rara melambai kan tanganya kepada Roi


"dasar bocil" gumam Roi

__ADS_1


Ia tersenyum sedikit, sebab ini adlah pengalaman pertamanya di panggil om oleh anak yang hampir seumuran dengannya. Setelah Rara pergi, Roi membuka sosial media nya dan tanpa sengaja mengetik nama Rara di pencariannya. Ternyata ia adalah seorang selebgram pengikutnya bahkan ribuan.


"ck trnyta cantik" batin Roi


Ia memutuskan untuk dm Rara saat itu juga.


*cill* pesan pertama sng ia kirim kpd Rara


Setelahnya Roi meletakkan handphone nya kembali ke saku dan memasang airport ditelinganya sambil menunggu bus sampai dihalte berikutnya.


Ada satu jam setelah Rara menyadari bahwa ada notiv dari seorang pengikut baru nya di instagram.


"cill?" herannya.


Rara merebahkan dirinya dikasur setelah bersih-bersih badan.


Setelah dilihat foto profil dari pengikut barunya itu ia baru sadar bahwa itu adalah om-om yang memberikan uang untuk mengantikan es krim.


Setelah ada beberapa minggu mereka kenal disosmed akhirnya merka semakin dekat. Dan Kevin merasakan nyaman saat bersama Rara. Namun entah dengan Rara. Saat mereka berdua tahu bahwa sekolah mereka dekat disast itu juga Roi selalu mengajak Rara pulang bersamanya.


"Raaa disinii" Roii melambaikan tangannya


Rara menengok kesamping dan benar ternyata Roii sudah berada disamping gerbang sekolahnya.


"jadi kan pulang bareng?" tanya Roi


"jadii dong" Rara dipakaikan hlm oleh Roii dan aksi itu menjadi perhatian oleh sebagian orang.


"ngk tau juga katanya Rara dia om-om yang waktu itu nabrak es krimnya" jelasnya


"wht??" All tertawa


"jadi ini cinta ini terjadi karena menabrak es krim" All membuat lelucon dan mereka berdua tiada hentinya tertawa karena asik mengobrol tentang cinta es krim.


Dan sampai pada hari mereka kenal setangah bukan lebih dan rutinitas Roi yang selalu mengatar Rara pulang membuat mereka semakin akrab. Dan pada akhirnya Roi mengalah untuk menyatakan perasaannya terlebih dahulu.


"kitaa mau kemana om?" tanya Rara


Sampai saat ini Rara masih nyaman memanggil Roi dengan sebutan om.


"ikutt gue aja bawel" Roi menarik tangan Rara utnuk segera naik ke sepeda motornya dan melaju kearah yang berbeda dengan arah untuk pulang ke rumahnya.


"omm ngk mau nyulik Rara kann?" tanya nyaa, namun sedikit tidak terdengar karena Roi membawa motor dengan kelajuan yang cepat.


Dan mau tidak mau Rara harus melingkarkan tangannya ke pinggang Roii.


"haaa?" Roii mencoba mendengarkan apa yang dikatakan oleh Rara


"Rara bilang, omm ngk mau ngapa-ngapin Raraa kann??" akhirnya teriakannya kini terdengar.


"nggk lah begoo" jawabnya.


Sampai ketempat tujuan akhirnya Rara tau Kevin membawanya ketoko es krim besar, ada banyak sekali jenis-jenisnya. Rara sempat terpanah melihatnya. Ini bagaikan surga baginya sang pencinta es krim.

__ADS_1


Roi mengajak nya masuk dan memesan semua menu yang diinginkan Rara.


"ini beneran Rara di traktir?" tanya Rara


"iyaa jadi cepetan keburu gue berubah pikiran"


Tanpa pikir panjang Rara memesan apa yang diinginkan.


"gimanaa?" tanya Roii.


"enakk, kenapa om ngk makan?"


"nanti, gue mau kasih sesuatu buat kamu dulu" Roi beranjak dari kursinya dan berdiri dibelakang Rara.


Rara sudah bisa menebak apa yang akan di lakukan buaya satu ini. Karena dia bukan gadis polos mantanya saja sudah banyak.


"Raa gue pasangin lo kalung ya?" Roi meminta izin Rara terlebih dahulu. Rara hanya mengangguk tanda setuju.


Ia tersenyum pasalnya kalung yang diberikan sangat memanjakan matanya. Benar-benar indah.


"gimana cantik ngk?" tanya Rara


"cantik"


"jadii, gimana kalo Rara jadi cewe guee?" ungkap Roi


Rara terdiam sebentar. Sebenarnya mau saja, tampangnya tidk terlalu buruk ia juga kaya.


"diaa kira gue polos apaa?" batin Rara


"gimana yaa kalau gue terima, masa mau dibuat bahan gabutan?" Rara mengalami dilema di otaknya.


Pasalnya Rara memang belum benar-benar jatuh cinta atau sekedar suka kepada cowo yang ada didepannya ini. Ia tipe cewe yang sulit untuk jatuh cinta.


"gimana kalau dia cuma bisa sakit hati doang kalo sama gue?" dia bertanya lagi didalam hati


"ck gimana nii gue udah lama diem"


Setelahnya akhirnya Rara buka suara dan berniat menjawab.


"gimana kalo kita jalani pelan-pelan dulu?" tanya Rara ragu, ia takut mendapatkan penolakan.


"okee" Roi menjawab dengan tegas


Ia berpikir mungkin Rara masih takut untuk berhubungan padahal Rara hanya takut bahwa dirinya hanya akan menyakiti Roii dimasa depan, karena dirinya belum pernah merasakan namnya jatuh cinta. Ia dekat dengan lelaki hanya untuk memuaskan dirinya sendiri lalu jika bosan ia tinggalkan. Karena itu yang dilakukan olh ayahnya kepada ibunya. Membuatnya susah untuk mempercayai laki-laki.


Namun seiring waktu, Rara mulai ada rasa percaya kepada Roii. Walaupun ia sendiri sering mengabaikan keberadaan Roii dan memiliki untuk kepentingan dirinya sendiri. Tapi Rara bisa melihat bahwa Roii tulus dengannya dan ia memutuskan untuk sekali lagi percaya kepada cinta.


"okee, gue nggk mau nyesel kehilangan Roii"


"jadii gue bakalan belajar perlahan-lahan untuk mencintai nya" kata-kata itu menjadi motivasinya dihari itu, namun sayang ia tidak memberitahukan kepada Roii. Karena setahunya Roi akan menunggu nya sampai dirinya mau menerima Roii sepenuhnya.


AT THE MOMENT

__ADS_1


__ADS_2