
"aku tidak ikut turun" Taysa menolak mentah-mentah untuk ikut berkunjung ke makam Alisha.
Jadi yang turun hanya Ratna, Hendra, dan Aksara. Hendra yang melihat batu nisan itu tertera nama putrinya begitu sedih karena selama All hidup ia tidak pernah sesekali memeluk atau bahkan memenuhi keinginannya.
Alasan Taysa menolak bukan karena dia dendam kepada All, tetapi karena dia malu terhadap Alisha. Sama seperti yang dipikirkan oleh orang lain, Taysa mengenal siapa All sebenarnya. Dia malu sekali karena semasa hidup All dia hanya bisa merepotkan Alisha dan mencacinya bahkan tidak mau mengalah kepadanya.
"maafin Taysa kakk" panggilan pertama yang Tasya lontarkan kepada All.
"maafin karena selama ini Taysa ngga pernah bicara baik tentang kaka" tangisnya didalam mobil.
Dia tidak ingin yang lain tahu bahwa sekarang dia sedang dalam keadaan yang menyesal karena perbuatannya juga perbuatan yang dilakukan oleh ibunya. Dia masih beruntung bahwa neneknya masih mau merawat dia dan Aksara setelah ibunya.
"semoga kau tenang disana"
__ADS_1
"jika kita bertemu lagi di kehidupan selanjutnya, aku akan menyayangi mu dan ibumu, tanpa ada keraguan sama sekali" batin Hendra.
Mereka tidak berlama-lama disana, karena penerbang mereka sebentar lagi akan lepas landas. Mereka harus cepat-cepat ke bandara.
"terimakasih" ucap Hendra dengan menitihkan air matanya.
Dia berjanji akan menjaga jantung All sebaik mungkin, dia tidak akan meminum obat lebih dari dosis yang dianjurkan. Ia juga akan teliti dengan obat yang akan dikonsumsinya.
"All gue pamit, semoga lo tenang"
Lantas bagaimana nasib Elgara, Kayla, Tantri, dan Vallen. Mereka mulai sekarang menjalani kehidupan masing-masing. Walaupun Kayla harus mogok makan karena sama sekali tidak nafsu, sementara Elgara mogok perempuan karena tidak ada tipe dia selain Alisha.
"kupu-kupu sama sekali tidak bisa melihat keindahan sayap nya, sama seperti orang lain yang memandang mu All, mereka tidak tahu betapa spesial dan berpotensinya dirimu. Hanya beberapa orang yang berhasil memahami dirimu dan bisa melihat seberapa baiknya kamu." ucap Elgara dibalkon kamarnya sambil memandang betapa cantik wajah Alisha itu.
__ADS_1
"gue ngga tahu apa masih ada orang yang lain didunia ini yang lebih dari pada lo" gumamnya.
"gue sendiri bakal bangkit sendiri" gumam Kayla, dia sekarang sedang sendirian dikamarnya. Sudah tidak ada lagi canda ria disampingnya. Mungkin suatu saat nanti akan ada orang yang menggantikan posisi All dan Rara di hati Kayla.
Karena manusia mudah berubah. Seiring berjalannya waktu begitu pun takdir juga akan terus berjalan. Mereka akan menemukan pribadi mereka masing-masing, apakah akan bertambah baik atau semakin jahat itu tergantung mereka sendiri yang akan memutuskan.
Entah Kayla atau pun Elgara apakah masing-masing dari dari mereka bisa menemukan pengganti dari All dan Rara. Untuk saat ini mereka masih merasakan kesepian nmun suatu saat nanti pasti akan ada kebahagiaan yang datang. Walaupun kebahagiaan All tidak pernah datang dalam hidupnya setidaknya dia semasa hidupnya selalu melakukan kebaikan. Di alam sana dia akan mendapatkan kebahagiaan itu walaupun bukan didunia.
"mencintai sewajarnya saja, karena yang hadir belum tentu takdir" manfaat yabg Ell ambil
Selagi orang yang kau sayang masih hidup manjakanlah dia. Berilah semua kasih sayang mu terhadapnya, kau tidak tahu kapan ajal akan menjemputnya. Entah kau atau dia terlebih dahulu.
Karena dia sudah terlanjur cinta mati kepada All, sulit untuk mengubah perasaan. Biarkan waktu yang menjawab semua pertanyaan.
__ADS_1
'keberadaan seseorang akan terasa ketika dia sudah tidak ada' itulah yabg terjadi kepada Alisha. Dia gadis yang baik tapi tidak dengan takdir yang dijalani. Bahkan dia belum mendapatkan kebahagiaan yang ia inginkan namun dia harus dipanggil Tuhan. Kita hanya bisa berprasangka baik terhadap apa yang terjadi, kita tidak bisa menyalakan Tuhan karena takdir Tuhan PASTI selalu yang terbaik.