Takdir Yang Dipermainkan

Takdir Yang Dipermainkan
Pembelaan Rindi


__ADS_3

"mahh" panggil Rival dari belakang.


Sontak kedua orang itu memalingkan wajahnya kebelakang untuk melihat Rival yang sedang berjalan mendekati mereka.


"jika dia membatalkan pernikahan mau ditaruh mana muka papah?" cetus Rival


"pernikahan adalah hal yang sakral!!" bantah Rindi


"memang sekarang mereka belum saling mencintai, tapi papah yakin jika mereka terus tinggal bersama maka benih cinta akan tumbuh" tegas Rival.


"berapa kali mamah bilang cinta tidak pernah bisa dipaksa"


"ini hanya akan menyakiti keduanya"


"mahh, tidak usah membuat masalah diakhir seperti ini" sela Rival


"anak kita juga tidak keberatan, dia seorang lelaki dan lelaki sejati pasti akan menepati janji!!" ucap Rival dan setelahnya meninggalkan mereka sendiri diruangan itu.


Rindi mendudukan bokongnya dikursi, dia tidak pernah habis pikir dengan apa yang dilakukan suaminya itu. Dia benar-benar akan mengorbankan anaknya sendiri demi bisnis. Jika saja Rindi mempunyai uang yang cukup ia akan membawa Ell pergi dari kehidupan seperti ini. Seorang ibu mana yang tega membiarkan anaknya yang akan menyesal dengan menikahi perempuan yang tidak ia cintai. Bagaimana kehidupan Elgara selanjutnya.

__ADS_1


"mahh berapa kali Ell bilang, Ell akan berusaha mencintai Tasya mahh" Ell berjalan mendekati kursi Rindi, dia terlihat begitu sedih.


"maafin mamah andai mamah bisa bawa kamu pergi dari sini" ucapnya sambil mengeluarkan air mata.


"mahh jangan buat Ell merasa bersalah, Ell ngk mau dunia Ell terus-terusan nangis kaya gini" Ell memeluk Rindi dengan erat. Sebisa mungkin dia menahan air matanya agar Rindi tidak terus merasa bersalah.


"nak tidakkah kau akan merasa menyesal nantinya" Rindi mengelus lembut pipi anaknya itu.


"tidak, ini sudah kesepakatan dari awal Ell ngk akan mengingkari" tagas Ell dengan muka penuh keyakinan.


Rindi hanya bisa menghembuskan nafasnya gusar. Suami dan anaknya hanya mengandalkan ego mereka, tidakkah mereka mengikuti perasaan mereka. Apakah hanya demi perusahaan anak sampai dikorbankan. Bahkan Rindi tidak pernah mempunyai pemikiran seperti itu. Ia hanya ingin anaknya bahagia tanpa ada penekanan.


"baiklah- baiklah, mamah tidak akan menangisi ini lagi"


"mamah hanya bisa mendoakan mu agar suatu saat kau mendapatkan kebahagiaan mu" ucapnya seraya menghapus air matanya.


Hari menjelang sore, ruangan itu hampir penuh dengan semua tamu. Mereka menantikan acara spesial nanti malam. Dimana akan ada kiss di antara mempelai. Tamu yang datang sedang mencicipi makanan juga sekedar mengobrol ringan sambil menunggu acara dimulai.


Acara pertama dibuka dengan tampilan dari seorang aktris papan atas yang akan menyanyikan album barunya. Mereka menikmati setiap lagu. Juga dengan iringan dansa para tamu. Lagu yang dibawakan sangat romantis menjadikan para pasangan-pasangan disana sangat terbawa suasana romantis.

__ADS_1


"wahh ngga nyangka ternyata Elgara bakalan nikah sama Tasya" ucap Rina


Ada Rina, Vallen, Rara, dan Kayla yang diundang khusus oleh Tasya.


"megah banget gue jadi iriii" kata Rara


"habis ini lo bisa nyusul sama Roii, lah gue ngk ada yang mauuu" keluh Vallen


"apaan, lo nya aja yang ngk mau belajar kenal sama orang baru" cetus Rina.


"iya padahal banyak yang ngejar kak Vallen" sambung Kayla


"lahh kamu apa kabar Kayy" sindir Rara


"kabar gue baik" cetus Kayla


"gimana lelaki yang selalu ngejar-ngejar lo, udah diterima?" tanya Vallen


"apa yang ditrimaa" sela Rara

__ADS_1


__ADS_2