Takdir Yang Dipermainkan

Takdir Yang Dipermainkan
2 Sidang


__ADS_3

Sidang yang akan dilakukan oleh Tantri hari ini bersamaan dengan sidang yang akan dilakukan oleh Vallen.


Sidang yang pertama dilakukan adalah milik Tantri, namun selesai sidanh Tasya dibuat sangat kecewa sekali.


[YANG TERJADI DALAM PERSIDANGAN]


"Barangsiapa sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam, karena pembunuhan dengan rencana (moord), dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun" itulah yang dikatakan oleh hakim tadi.


Alasan karena Tasya tidak dapat membantu ibunya membayar denda karena neneknya telah memblokir kartu miliknya ini membuat Tasya sangatlah marah.


Namun akhirnya Tantri tidak dipenjara lebih dari 15 tahun. Karena ada beberapa alasan yang diutarakan oleh pengacara yang du sewa Taysa. Juga karena terdakwa berlaku sopan di persidangan. Terdakwa mengakui terus terang perbuatannya. Terdakwa belum pernah dihukum. Terdakwa menyesali perbuatannya.


Disisi lain sekarang Vallen sedang menghadapi sidang yang dia laksanakan. Vallen akan menerima seberapa lama ia akan dipenjara. Sementara mau Kayla adalah seumur hidup Vallen ataupun hukum mati sekalian.


"Mengenai tindak pidana pembunuhan yang tidak disengaja ini, diatur dalam Pasal 359 KUHP. Terhadap setiap orang karena kealpaannya menyebabkan matinya orang lain, menurut KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau kurungan paling lama satu tahun" itu saja yang diputuskan oleh pak Hakim.


Membuat Kayla sangat tidak puas, kenapa tidak dihukum mati saja. Kayla bahkan sampai membuat keributan disana yang akhirnya dia diusir dari ruang sidang.


"siall" gerutu Kayla dan Taysa bersama.

__ADS_1


Si Kayla dia langsung melajukan motornya ke tempat pemakaman All dan Rara. Dia merasa gagal menghukum orang yang sudah membunuh sahabatnya sendiri.


"Raa, gue harus gimanaa" ucapnya sambil menangis


"Raa, All gue gagal"


"gue ngga bisa ngasi Vallen hukuman yang setimpal" rengeknya.


"gue emang ngga bergunaa" gerutu Kayla.


Dia melampiaskan semua amarahnya disana. Padahal Kayla sudah melakukan banyak cara kemarin untuk menjebloskan Vallen kepenjara dengan waktu yang lama atau setidaknya dia bisa di hukum mati. Sayang semuanya berantakan, kenapa Vallen masih bisa selamat.


Kayla kecewa berat dia merasa gagal sekali kenapa bisa Vallen hanya dihukum 5 tahun, sementara ayah Rara dibebaskan. Ini sama sekali tidak adil. Kenapa dunia hukum seperti ini.


"apa yang terjadi" pekik Taysa


Ratna datang dari atas membawa Aksara.


"jangan berteriak atau kau akan menakuti adikmu" ucap Ratna.

__ADS_1


"nenek, kau sungguh jahat kenapa kau tidak membiarkan ku untuk membebaskan ibuku!" ucapnya dengan isak tangisnya.


"aku tidak akan pernah membiarkan cucuku membela orang yang bersalah"


Mendengar kata itu keluar dari mulut sang nenek, ia merasa sudah tidak ada harapan lagi untuk membebaskan ibunya. Dunianya terasa hancur tanpa ada ibu disampingnya.


"lalu apa yang akan nenek lakukan?" tanya Taysa


"kita akan pindah kekediaman nenek, disana rumah sakit juga lebih canggih ayahmu akan lebih cepat sembuh" terang Ratna.


"seberapa lama kita disana" tanya Taysa.


"selamanya, karena perusahaan ayah mu juga sudah nenek jual"


"dia akan meneruskan perusahaan kakek disana" terang Ratna.


"tidak...., tidak mungkin" Taysa menutup mulutnya seraya tidak percaya.


Bagaimana bisa neneknya akan membawanya pergi jauh dari sang ibu. Bahkan Tasya tidak akan pernah bisa menjenguk ibunya dipenjara. Lalu siapa yang akan menjadi teman Tantri nanti saat sedang menjalani hukumannya.

__ADS_1


Taysa sempat menolak kasar ajakan sang nenek, dia bersikeras agar tetap tinggal disini. Namun bagaimana pun usahanya untuk tetap tinggal neneknya terus memaksa untuk Taysa agar ikut. Karena siapa yang akan membiayai hidupnya jika tidak bersama dengan neneknya. Sementara Tasya sendiri tidak punya pekerjaan ataupun uang ditambah pernikahannya dengan kak Elgara juga dibatalkan. Membuat Tasya stres dengan semua yang sedang terjadi.


Yang akhirnya dia memilih untuk ikut pergi kekediaman neneknya yang jauh dari negara asal Taysa lahir itu.


__ADS_2