
Sore ini All benar-benar datang kerumah Rindi.
"Haloo tantee Rin apa kabarnya nih" tanya All.
"baik kok All mau kemana kmu rapih amat"
"nggk tau nih tan kak Ell ngajak All pergi"
"ekhemm iya-iya Tante tau kok" Rindi senyum² sendiri
"hmph" Ell datang dari arah belakang, dengan wajah yang sedikit memerah.
"ia mamah paham yudah geh sana keburu sore"
All yang tidak tahu maksud ibu dan anak hanya bisa menyimak.
Elgara berhenti disuatu tempat ia membawa All ketempat kesukaan Alisha.
"tau ajah kak Ell kalo aku pengin bnget ke pantai"
Alisha tersenyum lebar seketika ia melupakan semua masalah hidupnya dengan melihat luasnya air laut yang seperti tidak ada batasnya.
"Kak kita kalau di bandingin sama laut mungkin kita sama kaya butiran-butiran pasir yang kita injak" ucap Alisha.
"laut itu bisa baik bisa buruk All sama kaya manusia"
"yaa All tau contoh baiknya All bisa melihat pemandangan indah dari warna cantiknya air laut"
"ya seperti cantikmu" batin Ell
"Kak Ell udah punya cewe belom?" tanya All sambil melihat ombak di depannya.
"gimana bisa gue menyukai orang lain sementara hati gue cuma menginginkan lo" Elgara hanya bisa membatin.
"gue nggak mikirin kaya gitu All"
"lo masih punya masa depan panjang All jangn mikirin itu dulu"
"okeh makasih kak"
__ADS_1
"aku cuma punya satu permintaan buat kak Ell"
"apa"
"aku mau Kak Ell terus disamping All"
"tanpa lo minta gue bakalan terus ada buat lo dan gue janji All bakalan ngejagain lo" ucap Elgara sambil menatap manik Alisha
"Kak Ell janji?" All menjulurkan tangannya untuk melakukan janji kelingking
"gue janji All" Ell menerima tngan All dan membawa All kedalam pelukannya.
Sore ini begitu berarti bagi All dan Ell. All begitu yakin bahwa masih ada orang yang membutuhkannya. Dan sore ini ia merasa begitu berarti. Sama halnya seperti Ell ia merasa saat ini bukan saat yang tepat mngungkapkan rasa kepada All. Dan mulai hari ini ia akan terus menjaga All apa pun yang terjadi.
Ell merasa ada kejanggalan di tubuh All. Ia merasakan ada sesuatu balutan.
"All lo kenapa?" tnya Ell
"kenapa apanya kak"
"lo nggak usah bohong" tanya Ell menyelidik.
"emm All cumaa..." Elgara memandang All dengan tatapan tajamnya membuat All sontak gugup.
Ell tidak mendesak All dia hanya terus menatap manik mata All sampai sang empuh menjawab apa yang ditanyakan.
"iyaa All ngomong, All cuma dapet hukuman dari ayah karena nilai hitung All dapet 90" All menjawabnya dengan tertunduk.
Ell memegang dagu All untuk mensejajaran muka meraka dan All sekarang menatap sedu tatap Ell.
"masih sakit?"tnya Ell
"udah enggak kok kan ada bik Sitii"
"asal kak Ell tu yaa, Alisha itu cewe kuat nggak kaya cewe yang lain" ia memuji dirinya sendiri.
"huftt gue tau" Ell mengacak rambut Alisha dan merangkut pundaknya.
Mereka berdua tertawa bersama melepaskan beban pikiran yang meraka punya sendiri-sendiri.
__ADS_1
"All beruntung deh bisa kenal kak Ell" ucap sang Alisha
"gue lebih beruntung bisa kenal sama lo" batin Elgara.
Sampai digerbang rumah All mereka berdua berpisah.
"All masuk ya kak" pamit All.
Elgara terus melihat kepergian All sampai All sudah tak terlihat karena sudah masuk kedalam rumah. Tasya melihat semuanya irii tentu saja ia iri sekali. Ia ingin berada di posisi sang kaka. Ia masih belum puas dengan perlakuan sang mamah yang memanjakannya ia ingin lebih. Dia serakah, Tasya tidak bisa melihat Alisha bahagia entah kenapa terus tersimpan rasa iri dihatinya.
"suatu saat nanti kak Ell bakalan jadi milik gue" ucap Tasya.
"dan lo All gue bakalan buat lo mati rasa perlahan-lahan" Tsya mengeplkan tangannya seakan-akan ia benar-benar akan melakukan semuanya. Ia akan menghalalkan segala cara.
"dia milik gue dan seterusnya cuma sama gue"
All sekarang dikamar ia baru saja selesai mandi. Mau makan malam seperti biasa. Dan yah besok ia jga akn ke apotik untuk melihat apa sebernarnya obat yang dikonsumsi oleh sang ayah. Ia tidak ingin sampai kehilangan sosok ayah setelah tidak mempunyai seorang bunda.
Malam ini All hanya ditemani oleh nuansa keheningan ia merebahkan tubuhnya di atas kasur kamarnya hari ini di buat gelap ia masih membuka matanya sambil melihat keatap langit-langit kamar. Entah apa yang dipikirkan oleh gadis itu. Ia merasa aneh dengan dirinya hari ini. Ia terus memikirnya Elgara di benaknya.
"kok All kengen sama kak Ell ya" gumamnya,
All mengambil ponselnya untuk melihat apakah nomer Elgara masih onilne atau sudah offline.
Ternyata tidak ada tanda-tanda bhwa Elgara sedang online akhirnya dia hanya melihat-lihat sw teman-temannya. Ia melihat posting an Kayla dan Rara yang sedang bersama. Ternyata hari ini Rara membawa Kayla untuk kesalon. Dan All tau Kayla tidak begitu menyukainya ia bisa menebak apa yang di pikirkan oleh Kayla saat menemani Rara ke salon. Ia tertawa saat memikirkannya.
tinggg
Satu pesan membuat lamunannya membuyar
*tidur cill dan malem* pesan singkat dari Elgara yang mampu membuat hari All tersentuh.
*iy kak Ell bentar lagi All tidur kok*
jwban All
*gausah nanti-nanti sekarang*
setelah mambaca pesan terakhir Ell, All langsung mennon aktif kan ponsel untuk bersiap-siap tidur.
__ADS_1
"selamat malam Kak Ell" ucap Alisha dalam hati
"selamat malam Alisha Anindiata" ucap Elgara sebelum tidur.