Takdir Yang Dipermainkan

Takdir Yang Dipermainkan
Tertusuk


__ADS_3

Usaha terakhirnya adalah hanya bisa menodongkan pisau ke arah All dan Bobi.


"jangan mendekat"


"heii, ayo lahh menyerah" ucap Bobi dengan tawanya


Tangan Jack mulai gemetar ia tidak tahu bahwa ia benar-benar akan dibohongi.


"sial" gerutu Jack


"lepaskan pisau itu" pinta All


"atas dasar apa kau menyuruhku" sela Jack


"serahkan pisau itu, atau keluarga mu akan menanggung akibatnya!!" ancam All


Menyangkut tentang keluarga tentu Jack akan menurut. Perlahan ia menurunkan pisau itu.


"apa yang kau mau" tanya Jack


"kau laporkan kepada ibu tiri ku bahwa aku sudah berhasil dibunuh oleh mu" pinta All


"tapi-" sela Jack


"heii, dia bahkan bisa membayar mu lebih dari ibu tirinya" sela Jack


Jack gugup dia malah lebih khawatir bahwa dirinya akan dijeblos kan kepenjara lalu siapa lagi yang akan menafkahi anak dan istrinya kecuali dirinya. Jika ia benar-benar dipenjara maka tidak ada yang membiayai pengobatan istrinya sekaligus sekolah anak.


"apa kau tidak kasihan dengan keluarga mu itu?" ucap All.


"aku tidak akan membiarkan keluargaku hidup dalam kesengsaraan kecuali aku membunuh kalian berdua dan mendapatkan pasokan uang setiap bulan dari nyonya"


"Alis bahkan lebih banyak menghasilkan uang dari pada nyonya mu ituu!!" tegas Bobi

__ADS_1


"apa kau tega membiayai keluarga mu dengan uang seperti itu, apa kau tidak takut sial ataupun terkena karma?" ucap Alisha


"selagi keluarga ku cukup mendapat pasokan maka akan ku tanggung semua akibatnya" jelas Jack.


Lalu dengan cepat ia mendekat Alisha dan serangan tepat terkena diperut All bagian kanan.


"kauu!!! sialann" Bobi segera memisahkan mereka berdua.


Dengan kekuatan Bobi saat ini ia berani menghadapi Jack yang membawa senjata itu. Sementara All sudah tergeletak dilantai. Jack dan Bobi mereka berkelahi dan kekuatan mereka seimbang.


Bobi hampir kalah, karena keberuntungannya, Bobi berhasil menjatuhkan Jack itu. Jack juga kehilangan kekuatan karena sudah lelah sejak tadi. Sementara pisau yang dikenakan masih berada diperut All belum di cabut.


Dengan langkah yang cepat Bobi membuat Jack itu pingsan, segera setelahnya ia mengikatkan sebuah tali pada tubuh Jack. Dan segera menelfon Ambulans.


"sialll, nafasnya seperti sudah tidak ada!!" Bobi panik bukan main


"Aliss, woiii jangan tinggalin guee"


"woii bangun kenapa lo jadi lemah banget sii"


Tampa sadar dia meneteskan air mata, ada rasa kesal, dendam, kecewa, dan sedih didalam dirinya.


"sial, gue ngk bisa ngelindungin lo dengan baik"


"maafin gue" rintih Bobi


Ia tidak bisa melakukan apa-apa ia hanya menunggu ambulans datang kesini untuk menjemput All. Tidak ada yang dia lakukan dia bahkan tidak berani menyentuh All sama sekali.


Setelah ambulans datang, ia menyerahkan All kepada tim medis. Namun Bobi tidak ikut ke rumah sakit melainkan menindaklanjuti Jack yang masih ada disitu. Polisi juga datang utuk menyelidiki kasus.


****


Kini Bobi sedang berdua dengan si Jack itu.

__ADS_1


"kau ingin keluargamu tetap mendapatkan sumber uang kan?" ucap Bobi


Sementara Jack hanya terdiam, dia sangat sial hari ini. Dia gagal menjalankan tugas dan kedepannya Tantri tidak akan membiayai keluarganya itu.


"apa yang bisa ku lakukan?" tanya Jack, ia tahu Bobi akan melakukan kesepakatan dengannya


"buatlah nyonya mu percaya padamu bahwa kau berhasil membunuh Alisha"


"maka aku akan membantu mu membiayai keluarga mu sampai kau bebas dari penjara" ucap Bobi mengajukan kesepakatan.


Jack tampak berpikir, kesepakatan yang diajukan oleh Bobi memang sangat menguntungkan. Jika ia melapor pada nyonya dia gagal dan dirinya sekarang dipenjara. Maka hidup keluarganya benar-benar berakhir.


Bobi juga membuat kesepakatan bukan tanpa alasan. Karena ia takut kalau mama tiri All akan mengirimkan orang lagi untuk membunuh All yang bahkan lebih dari Jack. Jika itu terjadi maka All benar-benar akan terbunuh, karena orang seperti Jack saja Bobi belum 100% bisa melindungi All dengan baik. Apa lagi jika Tantri setelah ini mengirim orang yang lebih hebat dari Jack. Maka mereka berdua akan tiada.


"apa kau serius dengan apa yang kau katakan?" tanya Jack


"asal kau bisa menjamin nyonya mu itu tidak mengirim orang untuk membunuh All setelah ini"


"baik, aku terima tawaran mu"


Dengan akhir seperti itu, Bobi sedikit lega. Kini ia segera menuju kerumah sakit untuk menjenguk All. Ia berharap All tidak terluka separah itu.


"haii, broo" sapa Bobi


"sialan, kau meninggalkan ku sendiri" ucap Alisha kesal.


Bobi melangkah gontai mendekati All dan duduk disebelahnya lalu meletakkan kepalanya dibansal milik All.


"aku bersyukur setidaknya kau selamat" lirih Bobi yang tidak terdengar oleh All.


"lo ngomong apa?" tanya All.


"gue capekk" sela Bobi lalu dia tertidur dengan posisi seperti itu.

__ADS_1


All mengusap pelan rambut Bobi seraya mengatakan terima kasih. Karena kali ini ia lagi yang menyelamatkan dirinya. Akhir-akhir ini Bobi selalu ada di sebelahnya senang maupun susah.


__ADS_2