Takdir Yang Dipermainkan

Takdir Yang Dipermainkan
Lamaran Roii


__ADS_3

"mulailah ajari dia tentang cara berbisnis" ucap Hendra kepada guru privat All. Karena tujuan pertama Hendra adalah membuat All menjadi penerus dia terlebih dahulu untuk terus mengembangkan perusahaan.


Beberapa hari All merasa bahwa materi yang ia pelajari terfokus kepad satu tujuan. Biasanya bukan hanya itu-itu saja yang diajarkan melaikan setiap hari akan berbeda-beda.


"kenapa kaka Elena jadi ngurus pembelajaran bisnis" bingung All.


Ia. ingin bertanya namun diurungkan. Sebenarnya ia sedikit takut, walaupun suda beberapa bulan mengenal dan terus bersama namun Elena jarang sekali berbicara formal atau sekedar bertanya kepada All. Yang Elena bicarakan hanya tentang pelajaran dan meteri yang sulit All pahami.


Disisi lain kini Kayla dan Rara sedang berjuang untuk menyelesaikan ujiannya, hanya tinggal beberapa hari lagi dan mereka akan lulus.


"gimana ujian hari ini" tanya Roii, yang setiap harinya selalu mengantar jemput Rara.


"pelajaran hari ini lumayan gampang kak, nyantol diotak" jawab Rara.


"gue harap pelajaran selanjutnya juga kaya gitu"


"semangat" Roii mengacak-acak rambut Rara sebelum memakainya helm.


Hingga waktu yang dinanti akhirnya tiba dimana hari ini adalah hari terakhir mereka ujian.


"semangat buat hari ini Kayy" pekik Rara


"lo jugaa"


Selesai materi pertama membuat Rara semakin tidak sabar untuk lanjut kemateri yang kedua. Begitu juga Kayla ia ingin sekali menyelesaikan engan segera agar tidak ada beban.


Jam istirahat ini mereka gunakan untuk sekedar mengulang bacaan dan kisi-kisi yang sudah dikerjakan.


Tetttt...tettt..


Akhirnya jam terakhir selesai, mulai besok mereka tidak akan memikirkan soal-soal yang membuat otak mereka pusing tujuh keliling.

__ADS_1


"Raaa, akhirnya tinggal nunggu wisuda" pekik Kayla.


"gue harap kedepannya kita bisa jalani kehidupan masing-masing dengan tenang" ucap Rara.


"dann semoga kita ngk pernah pisah selamanya sampai maut memisahkan" Kayla memeluk sahabatnya ini dengan erat seolah tak ingin kehilangan.


2 minggu mereka berlibur dan mereka juga sibuk dengan persiapan pendaftaran untuk menuju ke universitas impin mereka. Selain itu mereka juga sedang menunggu hasil nilai dan persiapan wisuda yang akan di laksanakan.


Kini 2 gadis cantik sedang duduk dibangku depan. Mereka sedang menikmati acara perpisahan yang sedang dilaksanakan. Kayla kini dengan keluarga lengkapnya sementara Rara hanya ditemani oleh Roii sebagai walinya, karena sng ibu tidak bisa begitu saja pulang. Walupun begitu Rara tetap memaklumi apa yang terjadi. Ia sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini.


Saat ini tinggal acara sesi pemotretan, banyak sekali murid yang berfoto lengkap dengan keluarga mereka. Membuat hati kecil Rata sedikit iri. Ia juga melihat seorang putri yang dimanja oleh ayahnya lanyaknya sang tuan putri kecil milik ayah. Sementara dirinya yang tidak pernah merasakan hanya bisa tersenyum melihat.


"foto yukk" ajak Roii, ia menarik pergelangan tangan Rara agar mengikuti langkahnya.


"gue beruntung punya lo" batin Rara.


"Raa" pekik Kayla.


"gue aja yang fotoin" ujar Roii


"lo ikut, biar dia aja yang foto" ucap Kayla, lalu ia menunjuk sang fotografer untuk memfotokan mereka semua.


Kini senyum Rara mengambang sempurna diwajahnya, ia belum merasakan kebahagiaan yang sesempurna ini.


Setelah satu keluarga kini tinggal Rara dan Roii yang berfoto berdua, ditengah sesi foto Roii tanpak mengeluarkan sesuatu dari belakangnya.


Terlihat kotak merah yang Roii perlihatkan kepada Rara. Sontak Rara tercengang ia pikir ini adalah kado biasa, ternyata setelah Roii membukanya isinya ada cicin pertunangan. Betapa bahagianya Rara saat ini, ia tidak bisa berkata-kata lagi air matanya seketika terjatuh di pipi. Ia segera mengelapnya.


"gue bakalan nikahin lo kalo lo udah siap"


"gue bakal tunggu selama apa pun itu"

__ADS_1


"I LOVE YOU KAYVRA ANASTASYAAA" pekik Roii


"too" jawab Rara, lalu langsung memeluk erat tubuh kekar milik Roii itu.


Rara teringat waktu dulu Roii meneriaki namanya saat mereka akan putus. Dan kini terulang kembali namun dengan situasi yang berbeda.


Kayla juga tampak terharu dengan apa yang dialami oleh sahabatnya ini, ia jadi teringat dimana saat Kevin meneriaki namanya dulu waktu dipantai, dan mengatakan kalimat yang sama dengan Roii.


"Vinn andai lo masih ada, mungkin gue bakal seberuntung kaya Rara" batin Kayla


Lalu ia mengambil handphonenya dan mengabdikan momen yang sedang terjadi dan juga tidak lupa untuk meng apload nya di sosmed.


"gue mungkin belum beruntung soal keluarga, tapi gue beruntung dipersoalkan cinta" batin Rara


Kayla mengepost foto mereka berdua diinstagram nya. Beberapa manit setelah nya Lea melihat postingan itu.


"ternyata gue udah kalah dari awal"


"masa lalunya adalah segalanya baginya"


Lea sedikit kecewa setelah melihat itu, ia pikir sudah tidak ada jalan baginya untuk kembali bersama dengan Roii, dia adalah cinta pertama bagi Lea. Walaupun mereka hanya menjalani hubungan sesaat namun kenangannya bagi Lea melekat.


"gue cuma bisa ber doa semoga lo bahagia sama pilihan lo" gumam Lea sedari tadi.


Begitu juga dengan Alisha yang melihat postingan dari Kayla, ia hanya bisa mendoakan tanpa mengucapkan kata selamat langsung kepada mereka.


"akhirnya lo dapat kebahagiaan lo sendiri Raa" gumam All


"gue harap lo ngk akan hancur lagi hanya karena cowo"


"dan akhirnya kalian berdua lulus tanpa adanya guee" sedikit sesak namun tak apa ini takdir. All tidak bisa menyalahkan siapa pun.

__ADS_1


__ADS_2