Takdir Yang Dipermainkan

Takdir Yang Dipermainkan
Pengumuman Ratna


__ADS_3

Ting... ting... Ratna membunyikan gelas wine yg dipegangnya. Ia berdiri diatas panggung. Tampillannya yg cantik membuat orang yg melihat sedikit tersihir mereka tidak akan menyangka bahwa orang yg sedang berdiri adalah seorang nenek-nenek.


Semua orang menoleh ke asal suara begitu juga dengan Hendra dan Rival.


"aku akan membuat pengumuman pada malam hari ini"


Semua orang bertanya-tanya jika yg menyampaikan adalah Ratna maka ini adalah berita besar. Semua kamera dihadapkan kepadanya.


"malam ini akan menjadi malam pertunanngan cucu kesayanganku"


Sontak All melihat ke arah Elgara. Jantungnya berdetak kencang dia takut jika orang yg dismpingnya akan diambil.


Hendra juga bertanya kepada diri sendiri, kekacauan apa yg akan dilakukan oleh sang ibu lada malam ini.


Salah satu wartawan menanyakan siapakah dia diantara Alisha dengan Tasya.


Lalu Tasya datang dari arah belakang sang nenek. Sudah dipastikan bahwa yg dimaksud Ratna adalah Tasya.


Lalu mereka para wartawan juga bertanya-tanya bukannya usianya belum mencapai batas ini masih terlalu dini bagi Tasya.


"aku hanya akan menjalankan pertunangan bukan pernikahan!!" jelas Ratna


"aku akan menikahkan mereka berdua jika sudah mencapai umur yg ditentukan!!"


Lalu sesampainya dengan perkataan itu mereka guliran bertanya-tanya siapakah laki-laki yg berhasil memikat hati Tasya itu.


Dan Ratna menginginkan bahwa Tasya sendiri yg menyebutkan nama laki-laki itu. Tasya berharap bahwa malam ini adalah malam yg ditunggu-tunggu olehnnya.

__ADS_1


Ia menghirup udara sebelum menyebutkan nama seseorang yg spesial dihidupnya. Sementara All menggenggam erat tangan Ell seolah-olah tidak ingin dilepas. Elgara hanya tersenyum ia menggenggam balik tangan Alisha itu.


"gue mohonn jangan Ell" rintih All


Karena All tahu jika dia bersaing dengan adiknya maka ia yg akan kalah telak. All tidak mempunyai siapa-siapa lagi, jika bukan karena Ell maka dia sudah mengakhiri hidupnya sejak lama.


"Elagara" mata Tasya tertuju kepada laki-laki disamping kakanya itu.


Sementara wartawan bertanya-tanya bukankah rumor yg beredar adalah Alisha sekarang sedang menjalankan hubungan dengan Elgara laki-laki disampingnya lalu kepana sang adik ingin menikahi nya.


Elgara tercengang dengan perkataan Tasya. Ini tidak ada dibenaknya sama sekali. Jelas-jelas Ell dari kecil hanya menyukai All dan hanya mau berteman dengan All. Dirinya sudah mengucapkan bahwa ia tidak mau bersama dengan Tasya sejak kecil, dirinya bahkan berkali-kali menolak ajakan Tasya untuk bermain. Apa lagi untuk bertunangan.


Bukan hanya Ell mama Rindi dan Rival juga terkejut dengan penuturan dari Tasya, tenyata selama ini ia juga memendam rasa suka kepada anak sulungnya itu.


Tidak ada yg berbicara mereka semua diam. Para wartawan juga menunggu jawaban dari Elgara. Lalu Rindi mendekati anak sulungnya itu.


"sampaikan lah apa yg ingin disampaikan"


Elgara hanya mengangguk mendengar ucapan dari sang mama. Lalu ia berdiri untuk mengucapkan kalimat yang sedang ditunggu oleh semua.


"maaf, tapi gue lebih milih Alisha" ucap Elgara yang di dengar oleh semua oleh.


Sementara Tasya menggertakan giginya. Air matanya perlahan turun.


"kenapa si kak Ell ngk pernah ngeliat Tasya sekali aja" batinnya.


"akan ku buat kau menyesali keputusan mu" ucap Ratna kepada Ell

__ADS_1


Ell segera meninggalkan tempat dan menarik tangan All untuk keluar. All hanya diam dengan semua yang terjadi.


"gue harap kedepannya baik-baik aja" batin All


Ratna mendekati cucu kesayangannya yang sedang menangis tersedu-sedu. Dirinya kecewa sekaligus malu, dirinya ditolak didepan banyak media. Pasti setelah ini akan banyak berita tentangnya.


"Tasya, bari nenek sedikit waktu dan kamu yang akan menjadi istri dari Elagara bukan dirinya" ucap Rindi kepada cucunya. Sementara Tasya hanya bisa tersenyum sambil mengangguk. Kini ia pasrahkan saja apa yang akan dilakukan oleh neneknya ini, semoga bisa menguntungkan dirinya.


Elgara dan Alisha duduk disebuah kursi dipinggir jalan. All masih termenung, jika ia pulang kerumahnya maka ia akan terkena masalah namun jika ia tidak pulang ia akan lebih terkena masalah.


"All" panggil Elgara, dirinya sudah memanggil nama All sebanyak 3 kali namun tidak ada respon.


All sedikit kaget dari penggilan Ell karena memanggil dengan suara keras, padahal dirinya ada disebelah Elgara.


"kenapaa"


"lo ngk usah khawatir, gue yang bakalan tanggung jawab atas kejadian tadi"


"tapi kakk" elak All


"gue bakalan nikahin lo, bukan Tasya" ucap Elgara dengan menatap manik mata All seolah dirinya serius dengan apa yang dikatakan.


"janji?" All mengulurkan kelingking nya dihadapan Elgara seolah ingin melakukan janji jari kelingking.


Ell menerima dengan senang hati. Dirinya memang sudah lama ingin berkata kepada All bahwa dia hanya mencintai All seorang. Ia tidak ingin seseorang menggantikan posisi All dihatinya begitupun sebaliknya.


Ell mendekatkan tubuhnya ke All dan memeluknya seolah tidak ingin kehilangannya dan tidak ingin berpisah denganya.

__ADS_1


"All sayang sama kak Ell" ucap Alisha


"gue lebih sayang sama lo" jawab Ell


__ADS_2