
Kayla bangun dari tempat duduk nya dan saat itu juga ia baru sadar teman sebangkunya tidak ada. Ia membuka handphone nya untuk menghubungi All namun ternyata yang ia menemukan handphone All tertunggal di tas. Ia mengerutkan dahi, sekarang ia bertanya-tanya kemana perginya All setelah istirahat tadi.
Kayla langsung saja pergi meinggalkan kelas ia sempat bertanya pada teman sekelas namun tidak ada yang tahu. Ia memutuskan untuk bertanya kepada Ell. Walaupun dari tadi ia terlihat tidak perduli pada All namun di hati kecilnya ia masih bisa menghawatirkan tamannya itu.
"kak Ell" panggil Kayla di parkiran
Ell segera membuka helmnya dan menengokkan kepala nya kepada seseorang yang tadi memanggilnya.
"kaka liat All?" tanya nya tanpa basa basi
"dari tadi gue nggk liat All"
Setelahnya Kayla mengatakn bahwa All dari jam istirahat tadi dirinya tidak terlihat. Setahunya tadi All mengantar snack kemeja nya lalu buru-buru pergi. Ia tidak tahu apa yang terjadi pada All.
Ell yang tadinya hendak pulang akhirnya memutuskan untuk mencari All terlebih dahulu. Ia mengambil tas All didalam kelas nya, dan segera menelusuri semua temapt di sekolah yang sering di datangi olh All mulai dari roftops.
__ADS_1
Sudah ada 20 menitan mencari dan Kayla juga mengikuti namun nihil tidak ditemukan apa pun. Sampai akhirnya Kayla memutuskan untuk pergi ketoilet yang ada di lantai kelasnya.
Kayla membuka toilet yang terkunci dari luar. Ia heran sebab toilet di sekolahnya tidak pernah dikunci. Ia membuka pintu itu sedikit berat seperti ada seseorang di belakang pintu yang sedng menyender. Ia mendorong nya pelan. Sampai akhirnya Kayla melihat sosok gadis yang pingsan dibalik pintu.
"All" ia terkejut dan akhirnya ia memutuskan untuk mencari Ell terlebih dahulu.
Sesampainya ia menemui Ell, mereka berdua bergegas membawa All ke rumah sakit terdekat.
All terbangun dari pingsan nya yang sedikit lama itu. Dan Kayla juga sudah pulang sedari tadi, karena ia tahu Ell pasti akan menjaga All untuknya.
"gimana keadaan lo All" tnya Ell
"gue suapin lo makan" Ell segera mengambil bubur dimeja sebelah All. Dan dengan sigap ia langsung menyuapi All tnpa meminta persetujuan.
"oh ya knpa tadi baju lo basah gitu?" tanya Ell karna saat mereka menemukan All di kamar mandi sebagian baju All basah kuyup
__ADS_1
All tidak berniat memberitahu Ell. Ia hanya diam dan memikirkan alasan lain untuk menjawab pertanyaan dari Ell.
"tadi pas dikamar mandi All nggak sengaja jatuh jadi ke siram"
Ell hanya membalas dengan deheman. Ia masih merasa janggal dengan jwban dari All. Ia juga masih penasaran siapa yang mengunci All dikamar mandi. Pikirannya hanya tertuju dengan para murid perempuan yang menyukai Kevin.
Hari ini ada sebuah surat yang datang kerumah Ell. Rindi membuka surat itu perlahan. Ia melihat amplop coklat yang terbungkus rapi. Ia tahu dari siapa surat itu. Ia membaca dengan seksama.
Rindi membulat kan matanya. Mendengar kabar yang tertera di surat itu. Ia menutupi mulutnya dengan tangan, ia segera masuk kerumah dan berniat memberitahu kabar ini ke anaknya.
Sementara hari ini disekolah All sedang tidak baik-baik saja dengan Kayla. Sebab Kayla seperti menjauhinya. Ia hanya diam tidak tahu harus berbuat apa. Ia ingin minta maaf kepada Kayla namun dirinya selalu mengatakan 'jangan di bahas All' hanya kalimat itu yang selalu keluar dari mulut Kayla. Membuat All tidak jadi meminta maaf karena kejadian waktu itu. Walau itu hanya kesalahpahaman saja.
Ell yang mendapat kabar dari ibunya langsung bergegas meminta izin pulang kerumah. Ia juga membawa All bersama nya.
"kita mau kemana Kak?" tnya All
__ADS_1
"udah ikut aja"
Melihat raut wajah Ell yang tidak bersahabat All hnya memilih diam tidak banyak bertanya.