Tanda Mata Langit

Tanda Mata Langit
Chapter 11


__ADS_3

Changyi kemudian berjalan meninggalkan Pasar di Kota itu. Kemudian dia melihat seorang Pria yang tidak terlalu tua sedang menunggangi kuda Berwarna Hitam.


Pria itu mengenakan Pakaian layak nya Seorang Raja, Changyi terus memperhatikan Pria itu yang tidak memperhatikan Changyi dia menghiraukan nya begitu saja.


Kemudian Haili yang berada di samping kawan nya itu memperhatikan Changyi yang terus menatap Pria yang tengah menunggangi Kuda.


"Hey ada apa dengan mu?."


Sambil menepuk bahu Changyi yang terfokus pada pria itu, Changyi yang tersadar segera mengarahkan pandangan nya pada Haili yang berada di samping nya.


"Ah, tidak ada apa apa lebih baik kita segera pergi dari tempat ini, ayo Haili."


Dengan segera Changyi meninggalkan tempat itu dan berjalan cepat untuk bertemu dengan seseorang.


Dia berjalan sambil mememejamkan ke Dua Mata nya sejenak lalu dia membuka nya kembali, tanpa berkata apapun dia bergegas untuk menjemput Orang yang akan di temui nya itu.


**

__ADS_1


Masih di dalam Hutan Tubuh Geisya terlihat semakin melemah, beberapa kali Singa milik nya mengaum kencang, berharap akan ada Seseorang yang datang membantu.


Geisya mengepalkan ke Dua lengan nya sebuah kekuatan memenuhi tubuh nya, cara itu yang di lakukan nya agar tetap bertahan.


Tak lama kemudian Geisya tidak sanggup lagi untuk bertahan, kesadarannya semakin lama memudar, dia hanya melihat sebuah bayangan seseorang yang berjalan mendekat ke arah nya entah itu hanya bayangan nya saja atau memang benar ada orang yang datang menghampiri nya.


Akhir nya Geisya tidak sadarkan diri di tempat itu, Changyi yang menatap Gadis malang itu segera mendekati nya dan memapah tubuh Gadis itu dengan perlahan.


Haili yang berada di tempat itu sangat terkejut ternyata tidak di sangka Changyi memiliki seorang Gadis idaman.


"Apa maksud mu , kita harus pergi dari sini kau bawa singa itu, kita akan kembali ke Gua Yatapa."


"Baiklah, hai Singa kau akan ku bawa jadi ku mohon tenang lah." Ucap Haili sambil menatap singa milik Geisya.


"Huh, beginilah nasib seorang Pria yang masih perjaka, ku fikir dia tidak memiliki seorang kekasih siapa sangka setelah lima tahun tahun bertapa Changyi langsung mendapatkan seorang kekasih, yang lebih menguntungkan lagi dia itu Gadis yang sangat cantik." Dalam benak nya.


Segera changyi yang menggendong Geisya itu, mengeluarkan kekuatan dengan cepat dia melakukan teleportasi. Haili yang memandang Changyi segera mengikuti nya.

__ADS_1


tak lama kemudian mereka sampai di Gua Yatapa, Changyi dengan segera meletakkan Tubuh Geisya di sebuah Batu yang cukup besar.


Dengan perlahan dia meletakkan Gadis itu, kemudian Changyi menjulur kan tangan nya dan kekuatan berwarna Putih memenuhi Tubuh Gadis itu.


Tak butuh waktu lama akhir nya Geisya tersadar kembali, namun dengan tubuh yang masih lemah, dia perlahan membuka ke dua mata nya.


Di lihat nya seorang Pria yang tengah berdiri di hadapan nya, gadis itu sangat terkejut kemudian dia memperhatikan sekeliling.


"Dimana aku ? Mengapa aku bisa berada di tempat ini ? Dan siapa kau?."


Dengan tatapan was-was Geisya memperhatikan Changyi yang berada di depan nya.


"Nama ku Changyi Nona, aku yang membawa mu kemari kulihat kau sangat membutuhkan bantuan jadi aku membawa mu kemari." Ucap Changyi.


Geisya memperhatikan Pria itu kemudian dia menatap sekeliling.


"Diego, lalu dimana Diego berada?."

__ADS_1


__ADS_2