
Yumika memandang pria itu yang tengah mengusap air mata nya, dengan tatapan sendu gadis itu kemudian memeluk tubuh Coco dengan sangat erat.
"Huhu..Terimakasih ya Coco, jika bukan karena dirimu mungkin saat ini Kieta sudah membunuh ku." Ucap Yumika.
Coco yang berada di dekapan Gadis itu merasa sangat senang akhirnya Yumika mau berbicara juga terhadap dirinya.
"Iya tidak apa apa, oh ya apa yang sudah di lakukan pria itu terhadap mu. Sampai sampai dia membuat mu menangis?." Ucap Coco.
Yamika segera melepaskan pelukan nya itu dan membalikkan tubuh nya ke depan, gadis itu menatap pepohonan yang berada di hadapan nya.
"Dia telah membunuh ayah ku, ini semua memang lah kesalahan ku. jika saja aku tidak pergi meninggalkan istana mungkin saat ini ayah tetap hidup." Ucap Yumika dengan sedih.
Coco sangat terkejut mendengar ucapan dari Yumika, ternyata gadis itu telah meninggalkan istana nya tanpa pamit kepada orang tua nya.
"Mengapa kau melakukan itu? mengapa harus pergi diam diam?." Ucap Coco dengan tatapan sedih.
Yumika kemudian menatap langit yang berwarna biru di atas nya, dengan menjatuhkan linangan air mata yang membasahi pipi nya dia menjawab tanya Coco dengan lirih.
__ADS_1
"Menurut ku ayah dan ibu terlalu mengekang ku, aku tidak boleh ke sini, ke sana, aku bagai hidup di dalam penjara! tetapi saat aku tau kepergian ku membawa bencana untuk ayah, seharusnya aku tidak pergi, seharusnya aku tetap patuh menuruti peraturan yang ayah berikan, aku memang lah bodoh." Ucap Yumika.
Coco melihat gadis itu yang terus menyalahkan diri nya, kemudian Coco yang berada di samping gadis itu berjalan mendekat dan meraih tangan Yumika yang tengah memukul-mukul wajah nya sendiri.
"Hei hentikan!." Ucap Coco dengan tegas.
Yumika kemudian menangis di hadapan Coco, pria itu yang melihat Yumika sangat bersedih mendekat kan tubuh Yumika ke dalam dekapan nya.
"Sudah, cukup ini semua bukan lah kesalahan mu, berhenti menyalahi diri sendiri. lalu sekarang apa yang akan kau lakukan?." Ucap Coco yang tengah berada di depan Yumika.
Yumika memeluk pria itu dengan erat, dia memejamkan mata nya.
Coco hanya terdiam kemudian dia mengangkat tangan nya dan mengusap rambut Yumika yang panjang terurai itu.
"Baiklah, tapi ingat jangan bersedih lagi aku berjanji akan selalu melindungi mu, dan membantu mu untuk mencari keberadaan kawan mu itu."
Yumika merasa senang dia ternyata telah menemukan seorang pria yang sangat baik hati terhadap nya, dugaan nya terhadap Yoyo di waktu itu benar benar salah yang telah menganggap Yoyo pria jahat, ternyata kawan nya Coco memiliki sifat yang sangat baik seperti Yoyo terhadap dirinya di waktu itu.
__ADS_1
"Terimakasih Coco, Kau Pria yang baik." Ucap Yumika.
Yoyo yang melihat nya dari kejauhan, kemudian pergi begitu saja meninggalkan Yumika dan Coco yang berada di depan nya, pria itu menjatuhkan sebuah Gelang yang terbuat dari tali berwarna merah muda dari genggaman nya.
Kemudian Yumika segera melepaskan pelukan nya itu dan dia menatap Coco dengan bibir tersenyum, Coco sangat senang melihat Yumika yang akhir nya kembali tersenyum lagi.
"Hmm, sedari tadi aku tidak melihat Yoyo?." Ucap Yumika sambil menatap sekitar tempat itu.
"Hmm, dia sempat berkata pada ku akan pergi ke suatu tempat, tetapi dia tidak mengatakan tempat yang di maksud itu kepada diriku." Ucap Coco.
Lalu ke dua orang itu saling menatap satu sama lain, Yumika kemudian membalikkan tubuh nya dan berjalan menuju gubuk yang saat ini di tinggal i oleh dirinya.
Coco menatap Yumika yang pergi begitu saja meninggalkan dirinya.
"Hei, tunggu." Ucap Coco.
"Cepat lah." Ucap Yumika sambil terus berjalan.
__ADS_1
Pria itu kemudian segera berlari untuk mengejar Yumika yang sudah jauh berada di depan nya.