Tanda Mata Langit

Tanda Mata Langit
Chapter 06


__ADS_3

"Dimana kau sekarang, seandainya kita dapat berjumpa kembali aku pasti, pasti akan mengucapkan terimakasih karena kau sudah membantu ku. Aku berjanji jika aku dapat menemukan mu, maka apapun yang kau ingin kan pasti akan kukabulkan." Ucap Kaisar.


Tak lama Permaisuri Azakiya memasuki ruangan Kaisar, dia memandang suaminya yang sedang melamun.


"Ada apa Suamiku?."


Tanya sang Permaisuri sambil berjalan mendekat dan menyentuh pundak kaisar dengan lembut.


"Ah tidak ada, aku hanya teringat tentang ke dua pendekar misterius yang dahulu pernah membantu ku lima tahun yang lalu, seandainya saja aku dapat bertemu dengannya lagi, akan ku pastikan apapun yang diinginkannya akan aku kabulkan." Ucap Kaisar.


"Aku yakin suatu saat nanti kalian akan dipertemukan kembali." Ucap Permaisuri.


Kaisar hanya tersenyum memandang Isterinya itu.


***


Di dalam Gua Yatapa

__ADS_1


Changyi Chen sedang bertapa di dalam Gua. Tak lama datang lah seseorang Pria menghampirinya dengan membawa beberapa makanan.


"Hey Changyi mau sampai kapan kau terus bertapa seperti itu? sudah 5 Tahun kau tidak sadar, ayolah bangun dan cepat makan ini."


Ucap Haili sambil meletakkan makanan didekat kotak kayu.


Tak lama Changyi membuka mata nya. Kawan nya yang bernama Haili Kun itu sedang memakan makanan yang tadi di berikan olehnya untuk Changyi.


"Dasar, kau bilang makanan itu untuk ku?."


Haili yang terkejut melihat kawan nya terbangun dia sangat senang. Bahkan dia sampai tersedak.


Sambil berjalan mendekat ke arah kawannya itu.


"Ini untuk mu, kau pasti sangatlah lapar." Ucap Haili.


"Terimakasih."

__ADS_1


Changyi segera mengambil makanan yang diberikan oleh kawannya itu pada nya.


"Hey Changyi apa kau itu tidak bosan hanya berdiam diri saja tanpa pergi kemanapun. Selama lima tahun, sekarang usia mu sudah menginjak 23 tahun dan tidak ada satu pun Gadis yang bersama mu."


"Sekarang aku bertanya padamu, memangnya semenjak aku bertapa kau sudah pernah menggandeng satu wanita pun?."


"Huh, itu hmm tentu saja sudah." Ucap Kaili kun dengan gugup.


"Hahaha, memang nya siapa yang ingin dengan mu? Kucing pun tak sudi dekat dengan mu, hahaha."


Changyi terus saja mengejek teman nya itu. Sampai-sampai Kaili geram padanya dan mengambil potongan Roti dan memasukkan nya ke dalam mulut Changyi.


Changyi tersedak karena potongan roti itu. Dia terbatuk-batuk karena ulah kawan nya itu. Changyi mengambil Gelas berisi air minum hangat yang di bawa kan oleh kawannya itu. Dengan segera dia meminum air dengan agak banyak.


"Gila, kau berniat ingin membunuh ku ya?." Ucap Changyi.


"Itu balasan karena kau selalu saja mengejek ku." Ucap Haili dengan kesal.

__ADS_1


Haili adalah kawan setia yang di miliki oleh Changyi. Mereka sedari kecil sudah hidup bersama, kedua orang tua Haili sudah lama meninggal karena di bunuh oleh Siluman misterius saat dia masih berusia 5 Tahun, dan karena hal itu lah Haili memutuskan untuk mengikuti Changyi yang juga tengah menjalankan tugas dari Dewa langit.


Sedangkan Changyi adalah Seorang anak yang tidak memiliki ke dua orang tua. Dia adalah anak laki-laki yang Dewa anugerahkan untuk Negeri ini, memiliki kekuatan yang luar biasa sejak lahir tidak membuat nya menjadi seorang pria yang sombong. Namun karena luka yang di berikan oleh Raja Iblis pada 5 tahun lalu membuat tubuh Changyi sedikit melemah, terlebih lagi dia belum bisa menemukan seseorang yang memiliki tanda mata langit seperti dirinya.


__ADS_2