Tanda Mata Langit

Tanda Mata Langit
Chapter 49


__ADS_3

Di sebuah tempat yang sangat indah Haili tengah duduk di sebuah taman kemudian dia di kejutkan oleh Geisya yang tiba-tiba menepuk pundak nya dari belakang.


Pria itu sontak saja menatap Geisya yang tengah berada di belakang nya. Dengan tersenyum manis Gadis itu berlari meninggalkan Haili.


Pria itu kemudian melihat Changyi tengah memetik sebuah Bunga yang berada di taman itu. Kemudian dia mencium Bunga Sakura itu dengan sangat lembut.


Namun, tak lama Pria itu juga meninggalkan nya. Haili yang merasa sangat senang segera berlari untuk mencari kedua teman nya itu. Namun dia tidak menemukan siapapun disana.


Tiba-tiba terdengar suara teriakan seorang wanita sangat keras. Haili terkejut suara itu sama persis dengan suara Geisya. Kemudian pria itu berlari untuk mencari keberadaan Geisya.


"Geisya kau dimana?." Teriak Pria itu dengan cukup keras.


Pria itu terus berlari untuk mencari Geisya dan Changyi namun dia tidak dapat menemukan keberadaan mereka berdua.


Saat haili tengah kebingungan mencari ke dua teman nya itu, lalu tiba-tiba pandangan nya mengarah pada sebuah ayunan dia melihat Geisya tengah duduk di atas ayunan itu dengan di ditemani oleh Changyi, ke dua orang itu tertawa bahagia.

__ADS_1


Kemudian Changyi menatap wajah Geisya yang berada di bawah nya, dia segera menundukkan wajah nya dan mencium bibir Geisya dengan lembut.


Haili memperhatikan nya dari kejauhan namun tak lama dia Siluman membunuh Changyi dan Geisya, di sana Haili sangat terkejut tubuh Geisya di seret darah yang mengalir dari leher nya kemudian bercucuran dan membasahi semak semak.


Sedangkan Changyi tubuh nya di tusuk tusuk oleh Katana dari neraka. Haili sangat panik melihat hal itu kemudian dia mencoba untuk menyelamatkan ke dua teman nya namun sayang itu sudah terlambat.


Tidak.....


Pria itu tiba-tiba tengah berada di salah satu rumah warga dia ternyata sedari tadi tertidur dan kejadian itu hanya mimpi saja.


"Ada apa Haili?." Ucap Geisya dengan perasaan khawatir.


"Aku tidak apa-apa." Ucap Haili sambil menarik nafas nya.


Kemudian Pria itu bangun dari duduk nya dan berjalan menuju kamar mandi di tempat itu.

__ADS_1


"Kau akan pergi kemana?." Tanya Changyi dengan penasaran.


"Aku hanya akan membasuh wajah. Tidak ada yang perlu di khawatirkan aku baik-baik saja." Ucap Haili yang segera menggantikan langkah nya itu.


Kemudian Pria itu keluar dari rumah warga dan pergi menuju kamar mandi umum.


Geisya dan Changyi saling menatap satu sama lain, mereka sangat bingung dengan tingkah Haili malam ini.


"Apa yang baru saja terjadi pada diri nya? dia nampak terlihat sangat aneh?." Ucap Geisya dengan bingung.


Begitu pun dengan Changyi yang tidak pernah melihat Haili bertingkah seaneh itu sebelum nya.


"Jika dia sudah kembali, coba saja kita tanyakan." Ucap Changyi sambil menatap Geisya yang berada di samping nya.


Di dalam kamar mandi Haili segera mengambil air yang berada di dalam kolam yang berukuran kecil. Kemudian dia membasuh wajah nya dengan ke dua tangan yang mengambil air.

__ADS_1


Tubuh nya sangat gemetar, jantung nya berdegup sangat cepat, kejadian di dalam mimpi nya itu sama persis dengan mimpi yang pernah di alami nya saat sebelum ayah dan ibu pria itu tiada.


__ADS_2