
Changyi, Geisya dan Haili begitu sangat kesal kemudian mereka bertiga berlari untuk mendekat ke arah Siluman itu. Changyi yang berada di paling depan berlari dengan cepat sambil menggenggam erat Pedang Jiwa milik nya, Siluman Bunga Mawar itu terfokus pada pria itu namun kemudian pria itu menjatuhkan diri nya ke bawah dan melewati ke dua kaki dari Siluman Bunga itu yang menganga. Siluman Bunga Mawar itu kemudian melihat Changyi yang melewati nya begitu saja. Saat dia memandang ke depan ternyata Haili sudah berlari dengan cepat ke arah Siluman itu sambil menggenggam Pedang nya. Siluman Bunga Mawar itu terkejut melihat Haili yang begitu cepat menuju ke arah nya belum sampai dia mengeluarkan kekuatan nya tubuh Siluman itu sudah di gores oleh pedang milik haili, Siluman Bunga Mawar itu merasa sangat ke sakitan karena pedang Haili mengenai wajah nya. Saat itu juga Geisya yang tengah berada di belakang Haili segera berlari dan menginjak bahu pria itu. Kemudian, dia meloncat ke atas dengan mengarahkan Pedang nya di depan wajah nya sendiri.
"Kekuatan Deinto!."teriak Gadis itu yang tengah berada di atas kemudian dia mengarahkan Pedang nya pada tubuh Siluman Bunga Mawar itu.
Aaa.....
Suara teriakan dari Siluman bunga mawar sungguh sangat keras. Gadis itu segera mendarat kan diri ke tanah dia melihat tubuh Siluman Bunga itu perlahan menghilang menjadi bunga bunga mawar yang bertaburan di atas tanah.
__ADS_1
Changyi memperhatikan Geisya dan Haili yang berada di belakang nya. kemudian, pria itu segera menghampiri ke dua kawan nya.
"Kita sembuhkan para penduduk desa?." Ucap Changyi dengan sambil memandang ke dua teman nya.
Haili dan Geisya yang terdiam itu hanya menganggukkan kepala mereka, dan berjalan untuk menemui rumah warga yang tengah membutuhkan bantuan dari mereka.
Saat Geisya berjalan tak lama dia menghentikan langkah nya sejenak kemudian dia melirik ke tempat dimana singa nya itu tewas, tubuh dari Singa milik nya berubah menjadi potongan- potongan bunga mawar.
__ADS_1
Changyi berjalan menghampiri Haili dan Geisya.
"Jika saja aku lebih cepat pastilah Singa mu masih bisa tertolong." Ucap Changyi.
Dalam benak Changyi dia sangat ingin mengembalikan tubuh Diego namun jika dia melakukan nya maka tubuh nya akan merasa amat sakit, karena tanda mata langit yang berada di punggung nya hanya boleh dia gunakan saat dia sudah bertemu dengan seseorang yang memiliki tanda mata langit sama seperti dirinya agar dapat di sempurnakan dan mengobati luka yang berada dalam tubuh Changyi.
Geisya dan Haili memandang Changyi yang berkata begitu kepada mereka kemudian Geisya mengepalkan tangan nya dia terpejam sejenak tak lama dia membuka mata nya kembali.
__ADS_1
"Itu bukan lah kesalahan mu, tetapi ini semua ulah Para Siluman yang tamak menginginkan untuk menguasai negeri ini. Mereka pikir siapa diri mereka?! seenak nya saja merenggut kebahagiaan orang lain!. Seenak nya saja mengakhiri hidup orang lain!, mungkin saat ini ke dua orang tua ku sudah tiada, karena sudah begini maka kita tidak boleh membiarkan para Siluman itu menelan banyak korban, kita harus segera menyelamatkan para penduduk." Ucap Gadis itu sambil memandang ke dua teman nya.
Haili dan Changyi hanya menganggukkan kepala mereka.