Tanda Mata Langit

Tanda Mata Langit
Chapter 43


__ADS_3

Di sebuah hutan yang sangat lebat dan gelap Yumika terus berlari agar dapat keluar dari tempat itu dan berharap akan ada seseorang yang dia temui dan bersedia untuk membantu nya.


Suara angin bertiup kencang di pagi itu namun suasana di dalam hutan sangat gelap, tidak ada cahaya matahari yang memasuki hutan.


Srekk...


Srekk...


Kemudian Yumika mendengar suara aneh dari balik semak, dia yang tengah berada di balik pohon besar memandang semak belukar itu dengan perasaan agak panik.


Karena dia yang sangat ketakutan juga merasa lemah karena sudah berjalan terlalu lama akhirnya mau tidak mau dia harus menghadapi sesuatu di balik semak belukar itu.


Yumika menatap ke arah bawah nya dia melihat sebuah kayu yang cukup besar. Kemudian gadis itu dengan perlahan mengambil kayu besar yang berada di bawah kaki nya itu.


Dia menggenggam kayu besar itu dengan tangan yang gemetaran, wajah nya terlihat sangat pucat sebenar nya dia sudah sangat merasa lelah. Namun, sampai hari itu juga dia belum berhasil menemukan Geisya, gadis penolong nya di waktu itu.

__ADS_1


Yumika menatap semak belukar itu dengan perasaan takut, dia berfikir bahwa sesuatu di balik semak belukar itu adalah Siluman Ular di waktu itu.


"Siapa disana?." Ucap Yumika dengan suara yang ketakutan.


Suara itu semakin keras, semak semak yang menjulang tinggi itu bergoyang- goyang. Tubuh Gadis itu semakin bergetar, ke dua kaki nya sudah sangat lemas akibat terus berjalan tanpa henti.


"Keluar sekarang juga?." Bentak Yumika dengan perasaan takut.


Tubuh nya merasakan ketakutan, lelah namun jiwa nya sangat ingin melihat sesuatu itu.


Tak lama seorang pria yang mengenakan pakaian berwarna merah berdiri dari duduk nya sambil menggendong seekor kelinci putih.


"Apa yang tengah anda lakukan di sini Nona? ,apakah anda tersesat?." Ucap pria itu sambil memandang sebuah kayu yang tengah di genggam oleh Yumika.


Yumika agak ragu untuk menjawab tanya dari pria itu, dia memandang pria itu dengan tatapan penuh dengan kewaspadaan yang tinggi.

__ADS_1


"Si...Siapa kau?." Ucap Yumika sambil terus mengerahkan kayu besar itu kepada pria yang berada di depan nya.


Lelaki muda itu kemudian berjalan untuk mendekati Yumika.Yumika terus mengangkat kayu besar yang dia genggam ke arah pria itu.


"Jangan mendekat?!." Ucap Yumika dengan tubuh yang bergetar hebat.


Pria asing itu memandang i tubuh Yumika yang terlihat sangat ketakutan melihat diri nya.


"Hei tenang lah Nona, aku tidak akan menyakitimu apa kau tersesat?, jika itu benar maka aku akan membantu mu untuk kembali ke tempat asal mu?." Ucap pria itu sambil menenangkan Yumika.


"Aku tidak tersesat, aku hanya kehilangan seorang teman ku dan sekarang aku tengah mencari nya." Ucap Yumika dengan terus bersikap hati hati.


Kemudian pria muda itu berjalan mendekat i Yumika dengan perlahan.


"Oh, jadi begitu apakah kau ingin aku membantu mu untuk menemukan keberadaan teman mu itu? ,jika kau bersedia maka aku akan membantu mu?." Ucap pria itu.

__ADS_1


Yumika terus memperhatikan pria itu dari cara nya dan jika di perhatikan dengan lebih jelas pria itu terlihat sangat tulus kepada diri nya.


"Bagaimana Nona?." Ucap pria itu memandang Yumika dengan terus tersenyum.


__ADS_2