Tanda Mata Langit

Tanda Mata Langit
Chapter 97


__ADS_3

Malam itu terasa begitu sangat sunyi, Changyi yang tengah berada diluar Rumah Kakek Lin Tan, tengah mempersiapkan diri untuk dapat mencari keberadaan dari kedua temannya yang saat itu terpencar darinya. Meskipun kini tubuhnya masih belum terlalu pulih. Namun, tekadnya begitu sangat kuat untuk dapat mencari keberadaan dari Putri Geisya dan juga Yoyo.


Terlihat dari dalam Rumah Kakek Lin Tan, Putri Yumika tengah duduk disamping Coco, tetapi pandangannya seakan tidak dapat menjauh dari Changyi. Rasanya ia begitu sangat ingin ikut bersama dengan Changyi dan juga Haili, tetapi karena mereka melarangnya untuk ikut hal itu tidak dapat ia bantah, jika hal itu sampai terjadi dalam benak Putri Yumika nantinya Changyi dan juga Haili berpikir bahwa ia hanyalah seorang gadis yang sangat merepotkan saja.


Coco yang tengah duduk disamping Putri Yumika, dengan segera ia menatap Wajah dari Wanita itu sambil berbicara kepadanya dengan tutur kata yang santun dan lembut.


"Apa yang tengah kau pikirkan? Apakah kau begitu sangat takut jika nantinya Changyi tidak akan kembali padamu?" tanya Coco dengan tatapan dingin kepada Putri Yumika.


Putri Yumika yang mendengar perkataan dari Coco dengan segera ia memalingkan Wajahnya, dan kini ia tengah menatap Wajah Coco dengan perasaan terkejut.

__ADS_1


"Hmh apa maksud dari perkataanmu itu?! Sungguh Pria aneh." Ucap, Putri Yumika yang mulai terlihat berbeda dari biasanya.


Tak lama kemudian Haili berjalan dari dalam sebuah ruangan, dilihatnya Putri Yumika dan juga Coco tengah saling tidak akur, hal itu hanya ia anggap angin lalu saja, dengan segera Haili berjalan untuk dapat keluar dan menghampiri Changyi. Changyi yang merasakan kehadiran dari Haili dengan segera ia berbicara kepada temannya itu.


"Sebaiknya kita meminta izin terlebih dahulu sebelum pergi kepada Kakek Lin Tan." Ucap, Changyi yang segera memalingkan sedikit pandangannya dari langit yang ditaburi bintang untuk dapat melihat Haili yang saat itu tengah berada dibelakangnya.


Haili yang mendengar perkataan dari Changyi dengan segera ia berjalan untuk dapat berada disamping Changyi sambil menatap langit malam.


Changyi yang juga merasa heran karena sejak tadi ia tidak melihat keberadaan dari Kakek Lin Tan membuat dirinya sedikit bingung dengan kepergian dari Kakek Lin Tan yang tiba-tiba.

__ADS_1


"Aku tidak melihatnya keluar dari dalam Rumah, apakah ia tengah berada di dalam Kamarnya?" tanya Changyi yang segera memalingkan tubuhnya untuk dapat menatap Rumah Kakek Lin Tan.


"Hmh, apakah kita harus meminta izin terlebih dahulu? Aku hanya takut jika kedatangan kita hanya akan menggangu Kakek Lin Tan saja." Balas Haili yang masih memperhatikan diri Changyi.


Changyi kemudian teringat kembali akan Wanita yang berada didalam gambar Wajah dari cucu Kakek Lin Tan begitu sangat persis dengan Putri Geisya. Entah mengapa Changyi merasa sangat curiga dengan semua hal itu yang terasa begitu sangat kebetulan sekali.


"Haili, ikutlah dengan diriku." Ucap, Changyi yang segera bergegas untuk dapat meninggalkan Rumah Kakek Lin Tan.


Haili yang terkejut akan sikap dari Changyi tiba-tiba saja bertindak dengan cepat, membuat dirinya merasa sangat bingung. Namun, ia segera mengikuti langkah dari Changyi.

__ADS_1


"Changyi, apa yang telah kau ketahui?" tanya Haili yang terus berjalan untuk dapat mengikuti Changyi.


__ADS_2