
Geisya yang melihat pergerakan dari Wanita berjubah itu sangat cepat, dengan perlahan ia menggerakkan lengan kanannya, tak lama kemudian terlihat sinar listrik yang tengah terlihat dari dalam genggamannya. Wanita berjubah hitam itu ketika melihat lengan kanan Geisya, ia tampak tak memperdulikan hal itu, karena didalam benaknya ia lah yang akan memenangkan pertarungan itu.
"Hahaha, rasakan seranganku ini!" Ucap, Wanita berjubah hitam itu sambil mengarahkan Pedangnya dihadapan Geisya.
Geisya yang terlihat sudah sangat siap dengan apa yang akan dihadapinya itu, membuatnya dengan cepat mengangkat lengan kanannya, kekuatan Deinto segera bergerak dengan sangat cepat ke arah Wanita berjubah hitam itu. Wanita itu seakan sudah menerka apa yang akan dilakukan oleh Geisya. membuatnya dengan sangat lihai dapat menghindari serangan listrik itu. Dengan senyum licik yang menghiasi Wajahnya, Wanita berjubah hitam itu segera cepat mendorong tubuh Geisya dengan lengan kirinya yang sudah terdapat sebuah kekuatan sinar api. Hal itu tentu saja membuat Putri Geisya merasa terkejut ia yang sedari tadi terpokus akan Pedang yang gunakan oleh Wanita itu tanpa berpikir bahwa ia telah merencanakan sesuatu kepada dirinya.
__ADS_1
Putri Geisya terdorong hingga jatuh diatas tanah, jantungnya terasa sangat sakit ia merasa seperti jantungnya terbakar, rasa panas, perih yang sangat menyakitkan, membuat tubuhnya tak mampu untuk bangkit.
"Siapa Wanita itu? Kekuatannya sungguh luar biasa, tetapi aku tidak boleh menyerah begitu saja, aku harus bangkit, jika aku kalah siapa yang akan mampu menyelamatkan Istanaku dari genggaman Siwang! Siapa yang akan menyelamatkan ayah dan bundaku dari kekejiannya! Aku tidak akan pernah lari lagi! Aku harus bangkit! Ughh...!" Ucap, Geisya yang segera bangkit dengan perlahan, tubuhnya yang saat itu sudah sangat lemah terlebih lagi beberapa hari ia tidak beristirahat.
Wanita berjubah hitam itu tampak terkejut ketika melihat Geisya dapat bangkit dan Geisya juga mampu menahan serangan yang ia berikan. Wanita berjubah hitam itu terlihat begitu sangat kesal dengan apa yang dilihatnya.
__ADS_1
Seketika suasana ditempat itu terasa sangat panas, tubuh Geisya terasa semakin terbakar. Rambut panjang hitam yang terurai dengan cepat tersapu angin yang tiba-tiba saja terasa sangat kencang. Perlahan Geisya memalingkan Wajahnya untuk dapat melihat Yoyo yang tengah bertarung dengan Monster milik Wanita berjubah hitam itu. Geisya yang tengah menahan sakit didalam jantungnya, tanpa menghiraukan apa yang nantinya akan terjadi kepada dirinya Wanita cantik itu segera mengepalkan kedua lengannya hingga terlihat percikan listrik dari dalam jari-jemarinya. Geisya kemudian berlari untuk dapat mendekati Wanita berjubah hitam itu, dengan perasaan kesal dan juga amarah yang ia pendam dalam hatinya kini semua itu dapat ia rasakan, listrik yang semula hanya terlihat sangat kecil bahkan terkadang sulit untuk dapat ia rasakan, kini terasa aliran listrik mengaliri tubuhnya, bola Mata biru itu menatap tajam Wajah Wanita berjubah hitam yang tengah berdiri dihadapannya. Wanita berjubah hitam yang melihat sikap dari Geisya membuatnya sangat tidak menyangka dengan apa yang tengah Geisya lakukan.
"Jangan... Pernah... Menghalangi... Diriku...!" Ucap, Geisya yang segera melepaskan kekuatan Deinto kepada Wanita berjubah hitam itu. Tatapan dari kedua Matanya tampak sangat mengerikan, ditambah dengan Wajah pucat yang menghiasi Wajahnya.
Hal itu membuat Wanita berjubah hitam itu tak berani untuk menyerang kembali diri Geisya, ia terjatuh diatas tanah dengan darah yang tiba-tiba keluar dari dalam mulutnya, entah apa yang terjadi dengan dirinya. Namun, ketika melihat tatapan dari sepasang Mata itu ia seakan teringat dengan sesuatu yang membuatnya merasa sangat terkejut ketika melihat sepasang bola Mata biru milik Geisya.
__ADS_1
"Ukhuk...!" Wanita berjubah hitam itu menundukkan Kepalanya, kemudian dia tertawa dengan sangat keras.
"hmh... Hahaha... Hahaha...!" Suara tawa dari Wanita berjubah hitam itu membuat diri Geisya terkejut, hal itu membuat dirinya semakin berwaspada.