
Istana Singtan.
Sudah beberapa hari ini Puteri Yumika meninggalkan Istana tanpa pesan apapun, seluruh Keluarga Istana sangat mencemaskan Gadis itu yang paling sangat terpukul adalah Kaisar dan Permaisuri setiap malam Permaisuri terus menangis dan berdoa kepada sang Dewa agar dia dapat di pertemukan lagi dengan Puteri nya.
Kabar kepergian Puteri Yumika tersebar di penjuru negeri, Kaisar bahkan mengutus kaki tangan nya mengerahkan seluruh Prajurit untuk mencari keberadaan Puteri nya.
Kabar hilang nya Puteri Yumika sudah terdengar di kalangan para Siluman. Kieta yang mendengar kabar itu sungguh merasa senang, kemudian Siluman itu segera mencari keberadaan Puteri Yumika sebelum para Prajurit itu menemukan nya terlebih dahulu.
"Kaisar, mohon ampun sampai saat ini kami belum bisa menemukan keberadaan Puteri Yumika." Ucap Seorang pengawal Istana.
Kaisar dan Permaisuri yang tengah duduk di Singgah sana nya merasa terpukul anak semata wayang nya itu belum juga kembali.
"Anakku, kemana kah kau pergi ?, bunda sungguh mengkhawatirkan dirimu." Ucap Permaisuri dengan terus menangis.
Kaisar yang melihat Isteri nya yang begitu sedih sungguh merasa tidak tega membiarkan Isteri terus menangis.
__ADS_1
Malam hari nya Kaisar memutuskan untuk mencari keberadaan Puteri nya. Dengan menunggangi kuda dia pergi meninggalkan istana.
Kaisar menyusuri hutan melewati beberapa kali ancaman saat mencari puteri nya itu. Kemudian Kaisar Yousa Sin di hadang oleh sekelompok siluman yang tiba-tiba berada di hadap nya.
Kaisar yousa sin sangat terkejut kemudian dia segera menuruni kuda nya, para Siluman itu dengan sigap menyerang kaisar Yousa Sin yang tengah sendirian.
Dengan menggunakan Pedang nya dia menyerang para Siluman itu. Namun karena banyak nya Siluman yang menyerang dirinya pun kalah.
Salah satu Siluman bertubuh aneh mendorong tubuh kaisar Yousa dengan kaki nya, Kaisar yang sudah tidak berdaya itu jatuh membentur pohon yang berada di belakang nya, lalu tiba- tiba suara Seorang Pria mengejutkan kaisar yousa sin.
Kaisar mencari dari mana asal Suara itu. Dia sepertinya mengenali Suara Pria yang tengah berbicara dengan dirinya itu.
"Tidak akan! Dia Puteri ku semua yang terjadi di lima tahun yang lalu adalah kesalahan yang di buat oleh ayah mu sendiri!."
Bentak kaisar dengan terus melirik kanan dan kiri, tiba-tiba sebuah cahaya berwarna hitam mendekati Kaisar Yousa, dengan cepat seorang pria tengah mencengkeram leher dari Kaisar Yousa Sin.
__ADS_1
Raut wajah Kieta sungguh merasa benci terhadap kaisar, dengan tenaga nya dia mencekik leher kaisar Yousa Sin.
Kaisar hampir kehilangan nyawa nya namun tak lama pria itu melepaskan cengkeraman nya itu. Dia membalikkan tubuh dan memerintahkan kepada seluruh sekutu nya untuk mencabik cabik tubuh Kaisar Yousa Sin tanpa tersisa sedikitpun.
"Kalian ku perintahkan kalian untuk membunuh Pria ini, jangan sisakan sehelai rambut pun!."
Para Siluman itu merasa sangat senang saat tetua nya memberikan makan malam untuk diri mereka.
Kaisar Yousa Sin sungguh terkejut kemudian dia menggenggam pedang yang sudah sedari tadi berada di sela baju milik nya.
Kista yang melihat hal itu hanya tersenyum licik. Kemudian dengan cepat dia membalikkan tubuh dan memasukkan tangan nya yang memiliki kuku sangat panjang dan berwarna hitam itu ke dalam perut kaisar Yousa.
Aaaaaaa....
Suara teriak kesakitan terdengar dari Dalam hutan darah bercucuran keluar. Kemudian pria itu segera mengambil pedang milik Kaisar Yousa, dan menusukkan nya tepat di mata kanan kaisar.
__ADS_1