Tanda Mata Langit

Tanda Mata Langit
Chapter 15


__ADS_3

"Aku tidak tau ada masalah apa kau dengan nya, namun jika kau berani mengusik ku maka aku pun tidak segan untuk melenyapkan mu!."


Dari tatapan mata Siluman Ular itu Yumika melihat sebuah rasa benci yang teramat dalam pada Geisya.


"Aku tidak akan melukai mu jika kau bekerja sama dengan ku untuk membunuh Geisya."


Ucap Siluman Ular itu sambil menjulur kan lidah nya.


"Haih, bekerja sama dengan mu? Mati pun aku tidak akan sudi untuk menjalin kerja sama dengan mu! Siluman yang buruk." Dengan angkuh Gadis itu memandang Gadis Siluman itu.


Gadis itu sangat muak dengan ke angkuhan dari Yumika, dia kemudian menantang Yumika untuk bertarung dengan nya.


"Heh sungguh Gadis yang sangat sombong, maju lah hadapi aku."


Yumika yang merasa tertantang langsung menyetujui ke inginan dari siluman ular itu. Dia berani melakukan itu karena pikir nya sekarang dia bukan lagi Gadis biasa namun dia yang sekarang ini sudah menjadi Yumika yang sangat kuat dan hebat.

__ADS_1


"Hm, baik lah."


Gadis itu segera meloncat dan mendarat dengan sempurna, dengan penuh keyakinan Yumika berpikir dia dapat mengalahkan siluman itu.


Siluman Ular itu mengeluarkan jurus jurus nya, tangan kanan nya berubah menjadi beberapa Kepala Ular yang cukup besar.


Dengan bersamaan Ular itu mengeluarkan bisa berwarna hitam yang sangat beracun. Gadis Siluman itu menggerakkan tangan nya untuk menghantam tubuh Yumika.


Namun dengan gesit Yumika berhasil mengelak Tangan dari Siluman Ular itu membentur ke sebuah batang pohon yang besar, Kekuatan yang di berikan nya sungguh dahsyat bahkan mampu meruntuhkan Pohon besar itu.


Yumika yang berhasil mengelak dari serangan nya, segera menyatukan ke dua tangan nya. sebuah Pusaran Angin yang membentuk seperti Tornado memenuhi tangan nya.


Yumika tersenyum puas, namun entah apa yang terjadi Siluman Ular itu menghilang dari hadapan nya.


Yumika memeperhatikan sekeliling saat Siluman Ular itu pergi begitu saja tanpa menyelesaikan pertarungan mereka.

__ADS_1


"Dasar pengecut, kau yang menantang ku. Namun sekarang kau pergi begitu saja dari hadapan ku."


Teriak nya dengan keras, saat Yumika sudah sangat merasa senang dia kembali mendengar desisan Ular. Dengan cepat dia menunjukkan sikap waspada.


"Apa kau mencari ku Gadis sombong!."


Yumika mendengar Suara Siluman itu namun dia tidak dapat melihat dimana siluman itu berada.


Yumika memutarkan tubuh nya, dia benar benar sangat bingung Dimana Siluman itu berada. Yumika mencoba untuk terus mencari siluman ular itu.


Sampai dia di kejutan oleh kepala ular yang sangat besar tengah berada di depan wajah nya saat dia membalikkan pandangan.


Yumika segera berjalan mundur dari siluman Ular itu, Kepala Ular itu sungguh sangat besar berwarna Hitam. Bermata merah darah, seperti darah sungguh an bola mata nya itu.


Yumika mengangkat tangan dan menyatukan nya, dia berusaha untuk mengeluarkan kekuatan Tornado Angin milik nya itu.

__ADS_1


Namun suara tawa yang terdengar sangat puas dari Siluman Ular itu membuat Yumika merasa gentar dan tidak mempercayai diri nya sendiri.


"Ternyata kau lebih lemah di bandingan dengan Geisya, sangat tidak asik bermain main dengan mu."


__ADS_2