Terjebak Cinta Mr. Casanova

Terjebak Cinta Mr. Casanova
Rich VS Jimmy


__ADS_3

"Jimmy!?" Runi terkejut ketika tuan muda dari grup Lee tiba-tiba saja sudah berada di villa The Andersons pada malam harinya.


"Hai, selamat malam" wajah ceria terlihat dari pria itu.


"Selamat malam, silahkan duduk" kata Runi sambil mengajak Jimmy masuk ke ruang tamu.


"Kau sedang sibuk kah?" tanyanya.


"Tidak, aku hanya sedang ngobrol dengan saudara-saudara iparku di grup" jawab wanita cantik itu apa adanya.


"Apa kau sudah makan malam?" pria berwajah oriental itu bertanya tanpa malu-malu.


"Belum" gelengnya.


"Bagaimana kalau kita makan malam diluar berdua seperti tadi siang?" Jimmy terkesan sangat agresif.


"Maaf tapi para pelayan baru saja menata meja makannya, jadi kasihan kalau aku tidak memakan makanan yang sudah disiapkan oleh mereka" Runi menolak dengan halus.


"Oh begitu ya?" dengan perasaan kecewa Jimmy menganggukkan kepalanya.


"Kalau mau, kau saja yang bergabung makan disini bersama aku, Haris dan Burhan" Runi mencoba untuk bersikap tetap sopan meskipun ia jengah.


"Apa boleh? memangnya porsinya cukup?" bertanya basa-basi.


"Jangan khawatir, pasti cukup kok" kebetulan tadi sore ia memang meminta kepada pelayan untuk menambahkan beberapa porsi masakannya karena Rich sedang dalam perjalanan menuju ke villa The Andersons.


"Baiklah kalau begitu" kekecewaan yang sempat muncul kemudian hilang dari wajah Jimmy.

__ADS_1


"Permisi nyonya, makan malamnya sudah siap" kata seorang pelayan.


"Baik, terima kasih ya mbak. Oya, minta tolong untuk panggilkan tuan Haris dan tuan Burhan ya" kata Runi kepada sang pelayan.


"Baik nyonya" angguknya sebelum kemudian pergi ke tempat Burhan dan Haris.


"Kita tunggu Haris dan Burhan sebentar tidak apa-apa kan?" tanya Runi.


"Tidak, tentu saja tidak masalah" pria itu bahkan rela kelaparan hanya demi bisa mendekati Runi.


..........


Tidak butuh waktu yang lama, mereka pun kemudian bersiap untuk makan malam.


"Ayo silahkan dinikmati, maaf ya hanya seadanya" kata Runi basa-basi sambil menyerahkan piring kosong kepada Jimmy, padahal pada faktanya menunya sangat bervariasi karena ia sengaja ingin menyambut sang suami tercinta.


"Wah ini sih bukan seadanya saja, tapi sudah makanan mewah" Jimmy merasa senang karena seperti dijamu dengan baik oleh Runi. Ia pun kemudian langsung mengambil hidangan yang mewah itu dan meletakkannya ke dalam piringnya sendiri.


"Mungkin itu tuan yang baru tiba nyonya" Haris menambahkan.


"Kalau dari suara mobilnya sih iya" Runi merasa senang karena Rich tiba dengan selamat.


"Sebentar ya aku lihat dulu" ia kemudian meletakkan piringnya untuk bergegas menyambut kedatangan sang suami.


"Sayangggggg,," belum sempat Runi menuju ke halaman depan, Rich sudah berjalan dengan tergesa-gesa masuk ke dalam villa karena melihat sebuah mobil mewah terparkir di halaman.


"Sayanggggggg,," panggilnya lagi dengan sangat manja.

__ADS_1


"Kau sudah sampai ya?" Runi tersenyum melihat suaminya yang sudah berdiri didepannya.


"Sayanggggg,, aku sangat merindukanmu" tanpa peduli dengan kehadiran orang lain disekitarnya, Rich langsung saja meraih pinggang sang istri dengan posesif kemudian mengecup bibir mungil itu secara bertubi-tubi.


"Sayang, ihhhh kebiasaan deh tidak tau tempat, banyak orang tau!" Runi menghentikan aksi suaminya dengan memukul dada bidang itu dengan gemas. Sementara Jimmy yang melihat kejadian itu merasa kesal karena gadis incarannya diperlakukan dengan sangat romantis oleh pria lain.


"Upsss maaf ya, aku kelepasan, abis aku benar-benar rindu sih hehehehe" katanya lagi sambil terkekeh geli.


"Malu tau, ada tamu!" kata sang istri sambil menunjuk ke arah Jimmy.


"Ada siapa memangnya?" Rich berpura-pura tidak tau.


"Ayo sini, biar aku kenalkan" kemudian Runi menarik Rich mendekat kearah Jimmy.


"Sayang, perkenalkan ini tuan muda dari grup Lee, namanya Jimmy Lee" kata wanita cantik itu.


"Jimmy, perkenalkan ini suamiku" dengan bangganya Runi kemudian memperkenalkan Rich.


"Oh halo tuan Jimmy Lee, perkenalkan aku Richard Anderson, suaminya Runi" Rich tersenyum penuh makna.


"Halo tuan Richard Anderson, senang bertemu dengan anda" jawab Jimmy dengan berusaha tetap menampilkan ekspresi yang biasa saja, meskipun sesungguhnya ia sangat terkejut saat mengetahui bahwa Runi ternyata sudah menikah dan suaminya adalah salah satu dari keturunan keluarga Anderson.


"Ayo sayang duduklah, kau pasti belum makan malamkan? tadi aku sengaja memesan makanan kesukaanmu kepada pelayan villa saat Burhan dan Haris bilang kau sedang dalam perjalanan menuju kesini" kemudian Runi mengambilkan makan malam untuk sang suami.


"Terima kasih sayang" Rich menerima piring penuh makanan kesukaannya dari tangan sang istri.


"Ayo Jimmy, silahkan dinikmati" Runi pun tidak lupa untuk tetap menjamu Jimmy yang terlihat mulai tidak nyaman karena kehadiran Rich.

__ADS_1


"Iya terima kasih" jawab tuan muda Lee itu sambil kemudian menyuap makanannya.


Makan malam pun kemudian berlangsung dalam suasana yang canggung untuk Jimmy. Ia yang awalnya datang dengan tujuan melakukan pendekatan pribadi kepada Runi, malah merasa kecewa setelah mengetahui fakta bahwa Runi adalah menantu dari keluarga terkaya di negaranya. Sementara itu Burhan dan Haris yang sejak siang merasa cemas karena takut jika Rich akan marah kepada Runi, menjadi lega setelah melihat adegan cinta segitiga didepan mereka berakhir dengan baik.


__ADS_2