Terjebak Cinta Mr. Casanova

Terjebak Cinta Mr. Casanova
Pertempuran Sepanjang Hari


__ADS_3

Pagi-pagi buta sekali, saat matahari belum terbit Runi terbangun karena merasa seperti ada sesuatu yang bergerak-gerak di bagian bawah tubuhnya. Ia seperti dikitik-kitik oleh sesuatu yang basah dan hangat.


"Emmmpppphhhh sayang kau sedang apa?" Runi mengerjapkan matanya untuk menyesuaikan diri dengan cahaya lampu kamar yang masih menyala remang dan kemudian melihat Rich sang suami sedang bersujud diantara kedua kakinya yang terbuka lebar.


"Sayang kau sudah bangun ya?" senyum pria itu langsung terkembang saat wajahnya terangkat untuk menatap sang istri.


"Apa yang kau lakukan?" wanita itu melihat bagian sensitifnya sudah basah semua akibat ulah sang suami.


"Maaf ya aku jadi membangunkanmu, aku sudah tidak tahan lagi menunggumu bangun sayang" kemudian dia merayap keatas dan menindih tubuh mungil sang istri.


"Ahhhhhhhhh" lenguhan terlepas begitu saja saat Rich menggigit leher istrinya dengan gemas. Tangannya juga tidak tinggal diam dan sibuk meremas kedua aset kenyal milik Runi.


"Suaramu begitu membuatku tergugah sayang" kecupan demi kecupan menjalar disekujur tubuh Runi dari bibir sang suami.


"Awwwww ahhhhhhhh" tak bisa dihindari, pekikan terlontar saat Rich dengan ganasnya menyatukan diri mereka.

__ADS_1


"Sayang kau sungguh membuatku gila" pria itu kemudian mulai memompa dengan irama yang teratur.


"Ahhhhhh emmppphhhhh" sementara yang dipompa hanya bisa melenguh sambil bergerak kekiri dan kekanan secara tidak karuan karena menahan rasanya.


"Hanya kau satu-satunya yang bisa membuatku melayang tinggi ke udara sayang" dibandingkan dengan wanita-wanita yang pernah tidur bersamanya dulu, memang hanya Runi lah satu-satunya yang membuatnya kehilangan kesabaran untuk menunggu. Jika dulu lebih banyak para wanita yang berinisiatif untuk memulainya terlebih dahulu pergumulan mereka dan melakukan pelayanan ekstra diatasnya, maka kali ini Rich lah yang selalu berinisiatif dan mendominasi, sementara Runi hanya bisa pasrah menerima semua perlakuannya.


"Ahhhh sayang sudah cukup, aku tidak kuat lagi ahhhhhhhhhhh" jeritan kecil terdengar dari bibir wanita cantik itu saat ia hampir mendekati puncak cintanya.


"Lepaskanlah sayang, jangan ditahan" Sementara Rich justru semakin giat melakukan tugasnya untuk membawa sang istri ke puncak.


"Apa kau menyukainya?" Rich berhenti sejenak untuk memberikan ruang istirahat bagi sang istri sambil merasakan sisa sisa denyutan yang muncul dari sang istri.


"He em" angguk Runi malu-malu.


"Ayo kita lakukan lagi bersama-sama" Rich memulai kembali gerakan berulangnya.

__ADS_1


"Ahhhhhh sayang pelan pelan ahhhhhhh" Runi merasakan sang suami merangsek masuk hingga ujung tanpa ampun, membuatnya benar-benar kewalahan menghadapi serangan tersebut.


"Aku tidak bisa sayang, kau yang membuatkan menjadi ganas begini" bukannya memperlambat, ia malah semakin menjadi-jadi. Semakin lama gerakan pria itu semakin gila dan tidak beraturan, membuat sang istri kembali merasa diujung tanduk.


"Sayangggg akuuuu ahhhhhh sudahhhhh tidakkkk bisaaaa menahannnn aaahhhhhh" bicaranya terbata bata karena menahan gejolak yang hampir melayang.


"Ayo kita bersama-sama" Rich fokus kepada gerakannya sehingga ia pun nyaris mencapai puncaknya.


"Aaaaaaahhhhh sayangggggg" Runi bergetar hebat kembali.


"Iya sayanggggggg argghhhhhh" Rich pun tak kalah hebatnya bergetar. Lava pijar langsung mengalir deras memenuhi sang istri.


"Aku lelah sekali" Runi masih berusaha mengatur nafasnya.


"Terima kasih ya sayang, aku sangat bahagia bisa memilikimu seutuhnya seperti saat ini" Rich mengecup seluruh wajah sang istri masih dengan posisinya berada diatas dan belum terlepas. Sementara yang dibawah hanya bisa tersenyum lemah karena kehabisan tenaganya.

__ADS_1


Sepanjang hari mereka berdua hanya menghabiskan waktunya untuk mengulangi pertempuran yang sama. Entah sudah berapa kali mereka terbang tinggi dan mencapai puncak cintanya. Keduanya hanya akan keluar dari kamar untuk makan saja, sementara sisanya kembali dihabiskan di dalam kamar pengantin tersebut.


__ADS_2