Terjebak Cinta Mr. Casanova

Terjebak Cinta Mr. Casanova
Tuan Muda Grup Lee


__ADS_3

"Selamat datang ibu ditektur" seorang pria muda berwajah oriental menyambut kedatangan Runi dan mengulurkan tangannya.


"Terima kasih tuan muda Lee atas sambutannya" Runi membalas jabatan tangan pria muda itu, yang tidak lain adalah putra pemilik perusahaan grup Lee.


"Ayo silahkan duduk" kemudian ia mempersilahkan Runi, Burhan dan Harun duduk di ruang rapat kantornya.


"Terima kasih" senyuman Runi begitu manis terlihat.


"Bagaimana perjalanan dari ibukota?" pria itu berbasa-basi sebelum membahas topik utama dalam pertemuan mereka.


"Cukup lancar, ya hanya sedikit terkena macet dibeberapa titik saja, biasalah jalanan antar provinsi kan memang selalu begitu" kata istri Rich menjelaskan.


"Anda benar, negara kita ini semakin maju, hampir setiap penduduknya memiliki mobil, jadi tidak heran kalau jalanan jadi penuh dan macet" kata tuan muda Lee itu sambil mengamati wajah cantik Runi.


"Iya" Runi yang kehabisan topik hanya mengiyakan saja tanpa ada pembahasan lanjutan.


"Oya, anda semua mau minum apa?" tanya tuan muda Lee kemudian.


"Apa saja, terima kasih" jawab sang direktur dengan elegan.


"Baiklah, sebentar biar saya pesankan terlebih dahulu" kemudian tuan muda itu memanggil seorang OB dan memintanya untuk membuatkan minuman.

__ADS_1


"Oke, jadi bagaimana kalau kita langsung keinti pertemuan kita saja?" pria itu kemudian menyodorkan sebuah map yang berisi kontrak kerja sama antara grup Lee dan Putra Angkasa.


"Dengan senang hati tuan" angguk Runi dengan senyum terkembang, karena memang itu yang ia inginkan sejak awal.


"Ini perjanjiannya, anda mungkin sudah memperlajarinya sejak awal" kata sang pria berwajah oriental itu.


"Iya, saya sudah membacanya saat baru tiba kemarin lusa" angguk istri Rich sambil meraih map yang ada diatas meja.


"Apakah ada yang ingin direvisi?" tanya sang tuan muda.


"Tidak, pada dasarnya kami setuju, tuan Surya sebagai CEO Putra Angkasa juga sudah menyetujuinya, hanya saja sepertinya kami memang butuh untuk survey lapangan terlebih dahulu untuk melihat mekanisme kerjanya lebih lanjut" karena jumlah penawaran investasi kerja samanya cukup tinggi, maka Runi tidak berani langsung tanda tangan.


"Kalau begitu terima kasih sebelumnya tuan, mungkin kami butuh beberapa hari untuk melakukan survey lapangan agar hasilnya lebih detail" kata Runi.


"Ya silahkan saja, nanti saya akan mendampingi anda secara langsung" Lee terlihat bersemangat.


"Terima kasih" senyum Runi benar-benar sangat menawan dimata tuan muda Lee.


"Bagaimana kalau dimulai besok pagi? karena kalau sekarang sepertinya sangat tanggung, sebentar lagi mereka sudah selesai bekerja" kata sang tuan muda.


"Tidak masalah, kami juga hari ini ingin beristirahat sejenak, karena perjalanannya cukus panjang dan melelahkan" menyetujui usul tuan muda Lee.

__ADS_1


"Ngomong-ngomong anda semua akan bermalam dimana?" Lee penasaran dengan tempat tinggal Runi, Haris dan Burhan.


"Kebetulan keluarga besar saya ada villa di dekat sini, jadi kami tinggal di sana sampai nanti urusan ini selesai" jawab Runi tanpa menjelaskan bahwa villa yang dimaksud adalah villa milik keluarga Anderson alias keluarga suaminya.


"Dimana itu?" sungguh-sungguh penasaran.


"Villa The Andersons" jawabnya.


"Wahhhh itu kan villa yang sangat mewah" meskipun grup Lee cukup punya nama di kotanya, namun jika dibandingkan dengan Anderson, tetap mereka jauh berada dibawahnya.


"Terima kasih" menjawab dengan sopan.


"Oya, jadi anda ini masih berkerabat dengan keluarga Anderson ya?" tanya tuan muda Lee.


"Kebetulan keluarga Putra Angkasa dan keluarga Anderson memang sudah bersahabat baik sejak puluhan tahun silam, kemudian keturunan keduanya juga ada yang berjodoh dan kemudian menikah, jadi sekarang kami sudah menjadi keluarga besar" jelas Runi.


"Ohhhh begitu ya" tuan muda Lee ber oh ria.


"Emmm kalau begitu tuan muda Lee, kami pamit undur diri dulu ya, besok pagi kami akan datang kembali untuk survey lapangan" kata Runi.


"Baiklah, kalau begitu sampai besok pagi ya ibu direktur" tuan muda itu mengantarkan kliennya menuju lift.

__ADS_1


__ADS_2