Terjebak Cinta Mr. Casanova

Terjebak Cinta Mr. Casanova
Sudah Jatuh Cinta


__ADS_3

"Sayang kau kenapa sih? tumben sekali tidak mau diajak ke apartemenku?" seorang gadis merajuk kepada Rich yang sedang duduk di sofa sebuah club malam.


"Aku sedang tidak mood, kau jangan ganggu aku dulu, sana pergilah!" pria tampan itu langsung mengusirnya tanpa basa-basi.


"Kau jahat sekali!" gadis itu langsung berdiri dan menghentakkan kakinya. Ia berharap dengan menunjukkan sikap seperti itu Rich akan luluh, namun ternyata sang casanova sama sekali tidak menghiraukannya dan tetap sibuk dengan pikirannya sendiri.


"Ada apa denganmu? kenapa wajahmu semerawut seperti itu hah?" Hendry yang melihat Rich sangat kusut dan tidak bersemangat bertanya.


"Huffffff" ia hanya menarik nafas dan menghembuskannya dengan kasar tanpa menjawab.


"Apa kau sedang datang bulan sampai-sampai menolak untuk diajak ke apartemen?" Bram menggodanya.


"Ck" masih tidak mau bicara dan hanya berdecak saja.


"Sebenarnya kau ini kenapa? aku lihat dua minggu belakangan ini kau selalu saja uring-uringan!" Hendry memang seorang observer yang ulung.

__ADS_1


"Entahlah, aku sedang pusing!" menjawab sekenanya saja.


"Apa yang membuat seorang casanova sepertimu pusing? bukankah kau ini termasuk manusia yang tidak pernah punya beban pikiran?" Bram mengernyitkan dahinya.


"Apa kalian pernah dibuat pusing dan frustasi oleh seorang wanita?" kini Rich bertanya dengan mimik yang serius.


"Wanita? hahahahaha jadi kau uring-uringan begini karena seorang wanita?" Bram tertawa terbahak-bahak dengan ekspresi gelinya yang tak tertahankan.


"Sepertinya kau keracunan ya? bisa-bisanya seorang playboy cap kapak sepertimu memikirkan seorang wanita sampai badmood berkepanjangan? hahahahaha" cibir Bram lagi.


"Jangan bilang kau begini karena gadis polos itu!?" Hendry tepat sasaran lagi.


"Whatt?? serius?? kau tidak sedang sakit kan??" Bram memegang kening Rich.


"Aishhhh singkirkan tangan kotormu itu!" Rich menepis tangan Bram.

__ADS_1


"Sepertinya kau sudah jatuh cinta padanya kawan!" Hendry berkata dengan lugas.


"No way, mana mungkin seorang Richard Anderson yang terkenal sebagai casanova sejati jatuh cinta pada gadis culun seperti itu!?" Bram menggelengkan kepalanya dengan kencang.


"Apa hal itu bisa dikategorikan sebagai definisi dari jatuh cinta?" putra dari Ron itu menatap Hendry untuk mendengarkan jawabannya.


"Tergantung, kalau kau memikirkannya hanya karena perkataanmu yang menyakitinya saja, mungkin itu bisa dibilang hanya merasa bersalah dan berdosa. Tapi kalau kau bilang efeknya sampai membuat syarafmu tidak berfungsi saat bersama gadis lain dan malah memikirkannya terus, maka bisa dianggap kau sudah jatuh cinta, karena hati dan pikiranmu hanya tertuju padanya meskipun kau sedang bersama gadis-gadis cantik lainnya!" Hendry memberikan asumsinya.


"Lalu apa yang harus aku lakukan?" Rich benar-benar frustasi.


"Tanyakan kepada hatimu, apa kau menginginkannya atau tidak? kalau kau ingin memilikinya, maka kejar dia, menagkan hatinya, dapatkan kembali kepercayaannya dan mulai semua dari awal dengan kejujuran supaya hatimu tenang. Tapi kalau kau merasa itu tidak penting, maka kau cukup meminta maaf dan akhiri semuanya sekarang juga sebelum hal buruk lainnya terjadi diantara kalian!" nasehat Hendry kemudian.


"Heyyyy kau mau kemana!?" Bram berteriak saat Rich tiba-tiba saja berdiri dan berjalan dengan tergesa-gesa.


"Dia benar-benar sudah jatuh cinta rupanya!" Hendry tersenyum melihat Rich yang sudah menemukan arah tujuannya. Meskipun ia seorang playboy juga, namun ia memang cukup memiliki visi dalam hidupnya, yaitu akan berhenti berkelana jika sudah menemukan yang dianggapnya sebagai pelabuhan terakhir. Dan dia melihat bahwa Rich sudah hampir berada pada titik itu.

__ADS_1


"Sepertinya dunia akan kiamat!" Bram hanya bisa geleng-geleng.


Setelah mendengar wejangan dari temannya Rich pun kemudian mulai sadar bahwa perasaan yang dimilikinya terhadap Runi adalah sebuah cinta. Entah kapan rasa itu mulai tumbuh, namun yang jelas kini rasa itu tumbuh begitu kuat dan mulai berakar dihatinya.


__ADS_2