Terjebak Cinta Mr. Casanova

Terjebak Cinta Mr. Casanova
Kegiatan Observasi


__ADS_3

Setelah semua drama berlalu, kini Runi dan Menta kembali ke kehidupan mereka yang tenang. Keduanya mulai menata semua hal dari awal lagi. Runi fokus untuk menjadi gadis yang tangguh dan mempesona, sementara Menta fokus mengejar cita-citanya menjadi seorang dokter yang profesional.


"Kau berangkat ke kampus jam berapa?" Runi yang melihat Menta masih duduk santai di depan TV bertanya.


"Aku hari ini tidak ke kampus, nanti aku mau pergi ke tempat pelayanan publik untuk kegiatan sosial bersama tim medis dari kampus" jawab gadis itu.


"Ohhh" hanya ber oh ria saja.


"Kau sendiri nanti pulang jam berapa?" Menta balik bertanya.


"Mungkin sekitar jam delapan malam, kau tau kan perjalanan ke perusahaan tempat kami observasi itu cukup jauh" Runi dan teman-teman satu kelasnya sedang mengadakan kegiatan observasi di sebuah perusahaan internasional.


"Iya juga sih" calon dokter itu berkata.


"Kalau begitu aku jalan dulu ya, kau nanti hati-hati" gadis yang kini sudah sangat modis itu pun kemudian berdiri untuk berangkat.


"Iya oke, kau juga hati-hati ya di jalan" sambil memberikan jempolnya. Karena mereka hanya hidup berdua saja di perantauan, maka hal yang bisa dilakukan setiap harinya adalah saling menguatkan satu sama lain.


..........


"Selamat pagi pak Greg" Runi menyapa seorang dosen muda yang mengampu mata kuliah yang diikuti olehnya.

__ADS_1


"Hai Runi selamat pagi, apa kau sudah siap untuk kegiatan hari ini?" kata sang dosen dengan senyum terkembang.


"Sudah pak" angguknya dengan yakin.


"Bagus, aku harap kita bisa melakukan semuanya dengan lancar ya" sang dosen optimis.


"Pasti pak, saya yakin kita bisa" dari semua mahasiswa, Runi memang tergolong yang berprestasi dan aktif, sehingga ia disenangi oleh banyak dosen.


"Baiklah, kalau begitu ayo kita jalan" kemudian sang dosen yang bernama Gregorius itu memberikan instruksi kepada semua mahasiswanya.


Butuh waktu sekitar tiga jam untuk mereka tiba di perusahaan yang dimaksud. Dengan semangat yang tinggi semua mahasiswa melakukan perjalanan darat dengan bus kampus menuju tempat yang dimaksud.


"Wahhh perusahaannya megah sekali, benar-benar sekelas internasional ya" decak kagum terlontar dari para mahasiswa yang baru sekali masuk ke tempat itu.


"Baik pak" angguk mereka serentak termasuk Runi juga.


Kesibukan terlihat seketika itu juga saat para mahasiswa mengamati sistem kerja para karyawan. Mereka juga melakukan inteview untuk mencocokkan data yang sudah mereka peroleh melalui observasi langsung.


"Apa kau sudah selesai?" Greg bertanya kepada Runi yang sudah duduk manis menunggu teman-temannya yang lain.


"Iya pak, sudah" angguk gadis cantik itu.

__ADS_1


"Boleh aku lihat?" Greg penasaran dengan hasil kerja mahasiswanya.


"Ini, silahkan" kata Runi sambil menyodorkan lembar observasi yang sudah ia isi sebelumnya.


"Wahhh kau detail sekali ya, kau memang cerdas Runi!" Greg tidak menyangka jika Runi bisa mengerjakan tugasnya dalam waktu singkat dengan hasil yang sangat detail.


"Terima kasih pak" senyum terkembang diwajah Runi saat dirinya dipuji oleh sang dosen.


"Oya, kalau aku meminta tolong padamu untuk membantuku mengerjakan sebuah proyek kecil-kecilan, kau mau tidak? nanti hasilnya kita bagi dua!" Greg menatap wajah Runi dengan serius.


"Apa saya layak pak?" Runi takut membhat dosennya kecewa.


"Tentu saja, hampir setahun aku mengajarmu dan aku sudah bisa melihat bakatmu yang sangat potensial itu" angguknya dengan yakin.


"Emmm memangnnya saya harus melakukan apa pak untuk proyek tersebut?" masih ragu.


"Begini, besok pagi, datanglah ke ruanganku, akan aku tunjukkan proposalnya padamu" Greg menaruh harapan besar kepada Runi.


"Baiklah kalau begitu, besok pagi saya akan ke tempat bapak untuk mempelajari proposalnya" kata gadis itu menyetujuinya.


"Terima kasih ya Runi sebelumnya" sang dosen berkata dengan sopan.

__ADS_1


"Sama-sama pak" Runi pun membalasnya juga dengan sopan.


Sambil menunggu semua proses observasi dan pengambilan data yang dilakukan oleh seluruh mahasiswa selesai, mereka berdua pun kemudian terlibat obrolan yang cukup seru seputar bisnis. Bahkan Runi menceritakan latar belakang serta motivasi dirinya mengambil jurusan bisnis dan kuliah di kampus mereka.


__ADS_2