Terjebak Cinta Mr. Casanova

Terjebak Cinta Mr. Casanova
Kisah Hidup Chela


__ADS_3

"Sayang ayo sini grandma Ayu kenalkan kau sama duo grandma" Ayu mengajak Chela berjalan mendekat ke arah duo grandma saat keluarga besar Anderson dan keluarga besar Putra Angkasa sedang berkumpul di rumah Raf dan Menta untuk melakukan acara syukuran kehamilan putra ketiga mereka. Chela yang datang bersama Ayu dan Ron serta pengasuhnya memang langsung menjadi pusat perhatian semua anggota keluarga yang hadir saat itu. Sementara itu Rich yang berangkat sendiri dengan mobilnya sengaja mengulur-ulur waktu kedatangannya agar meminimalisir interaksinya dengan mereka semua.


"Ini adalah grandma Merlyn mamanya grandpa Mike, kalau yang ini grandma Ruth mamanya grandpa Ron" Ayu memperkenalkan kedua ibu mertuanya kepada sang cucu. Mereka memang sengaja diberitahukan paling belakangan tentang masalah ini. Ron, Mike dan George sengaja mencari waktu khusus saat Ayu sudah benar-benar siap dan tidak emosional lagi seperti saat ia mengetahuinya pertama kali. Hal ini dilakukan agar duo grandma tidak terlalu syok dan ikut tersulut emosi yang ditunjukkan oleh Ayu, mengingat usia mereka yang sudah sepuh dan kondisi fisik mereka juga sudah tidak seperti dulu lagi.


"Halo grandma, perkenalkan namaku Chela anaknya papa Rich" dengan polosnya ia memperkenalkan diri kepada duo grandma.


"Halo anak cantik" Grandma Merlyn menyapa gadis cilik itu sambil membelai rambutnya dengan lembut.


"Sini peluk grandma" kemudian grandma Ruth memeluk cicitnya itu sambil berurai air mata.


"Grandma kenapa menangis?" Chela bertanya sambil mengusap air mata wanita tua yang baru saja memeluknya.


"Grandma sangat bahagia karena akhirnya bisa bertemu dengan Chela" Meskipun ia tidak marah kepada Rich, namun sesungguhnya ia sangat kecewa dengan kelakuan bejat cucu kesayangannya itu. Sebagai seorang nenek ia merasa gagal menjadi panutan bagi anak dan cucunya.

__ADS_1


"Chela juga bahagia bisa bertemu dengan semua keluarganya papa Rich, karena dari dulu Chela hanya hidup bersama dengan oma dan opa saja" kata gadis cilik itu.


"Memangnya mama Chela kemana?" grandma Merlyn mencoba mengorek.


"Mama sering pergi sama om, biasanya baru pulang kalau sudah lamaaaaa sekali" jawabnya dengan polos.


"Kapan Chela terakhir bertemu mama?" Ananda yang mendengar cerita dari Mike bahwa Rich sedang berusaha mencari jejak wanita itu, menjadi sangat penasaran. Meskipun Rich sudah mendapatkan alamat rumah orang tua Marleena, namun tidak ada satu orang pun di sana yang tau dimana keberadaan wanita itu saat ini.


"Siapa nama omnya?" Maya juga ikutan bertanya.


"Emmmm Chela tidak hafal nama-namanya, soalnya kalau mama pulang ke rumah biasanya omnya ganti-ganti terus" Chela bahkan mencoba menghitung berapa kali sang mama membawa pulang laki-laki yang berbeda ke rumahnya.


Sejak lahir Chela memang sudah diasuh oleh kedua orang tua Marleena, sementara wanita itu tidak mengurus anaknya sama sekali dan hanya sibuk dengan dirinya sendiri bersama pasangan-pasangan tidak sahnya itu. Setelah kedua orang tua Marleena meninggal, akhirnya Chela pun diantarkan ke kantor pusat Anderson oleh seorang tetangga dekatnya dengan cara menyamar menjadi supir taxi. Hal ini dilakukan oleh tetangganya itu berdasarkan wasiat yang telah dibuat dan dititipkan oleh kedua orang tua Marleena yang menyatakan bahwa Chela adalah anak kandung Rich. Mereka pernah berpesan jika nanti mereka meninggal, tolong antarkan Chela ke papanya saja, jangan dibiarkan bersama Marleena.

__ADS_1


"Chela mau makan apa sayang? yuk tante temenin!" Gaby yang sangat paham rasanya menjadi anak yang tidak mendapatkan kasih sayang seorang ibu saat masih kecil kemudian mencoba menghiburnya.


"Makasih tante" kemudian mengikuti Gaby yang menuntunnya ke meja makan.


"Chela suka pasta tidak?" Sera menawarkan pasta keju yang sangat lezat.


"Iya suka, terima kasih " kemudian mengambil pasta itu dari tangan Sera.


"Ini minumnya ya cantik" Rach pun mencoba untuk memberikan yang terbaik untuk anak dari saudara kembarnya itu.


"Terima kasih" gadis cilik itu benar-benar sopan. Didikan oma dan opanya sangat berhasil membuatnya menjadi anak yang baik, tidak seperti sang mama.


Sesi tanya jawab seputar kehidupan Chela pun berlanjut sambil bocah cilik itu menanyantap makanannya. Semua orang yang mendengarkan penuturan tentang kisah hidupnya pun menjadi merasa iba. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh mereka seperti membuka mata semua orang tentang bagaimana kerasnya hidup yang dialami oleh Chela sejak bayi. Sementara itu Rich yang sudah paham tabiat Marleena sejak dulu hanya diam saja mendengarkan dari sudut ruangan, karena sudah tidak heran lagi dengan kelakuan wanita yang pernah menjadi partner ranjangnya itu. Ia hanya merasa kesal dan marah karena baru mengetahui semua fakta ini setelah kedua orang tua wanita itu meninggal. Entah apa motifnya mereka merahasiakan itu semua kepadanya.

__ADS_1


__ADS_2