Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 104


__ADS_3

Nicholas setelah berbicara dengan Juli,dia sampai saat ini hanya melamun.Dia tidak tau harus bersikap seperti apa,dia merasa pantas dirinya seperti ini.Andai saja,dia tidak tidur bersama Clara.Mungkin saat ini,dia masih bisa bercanda bersama istri dan anaknya.


Dia merasa bosan saat ini,apalagi ibunya hanya memberikan sarapan dan obat.Setelah itu,ibunya pergi begitu saja tanpa menemani dirinya sama sekali.Nicholas menoleh pada ponselnya,tertera nama Rey di layar ponselnya.Dia langsung mengambil dan mengangkat telepon dari Rey.


"Hallo,ada apa Rey?"Tanya Nicholas.


"Aku mau minta maaf pak."Balas Rey,dia tiba-tiba minta maaf terhadap bosnya.


"Minta maaf untuk apa?"Tanya Nicholas bingung,karena Rey tiba-tiba minta maaf begitu saja.


"Mengenai bapak dan bu Juli yang sedang punya masalah,karena ulah pacar saya."Balas Rey dengan hati-hati.


"Pacar kamu? Siapa maksud kamu?"Tanya Nicholas,karena dia tidak mengenal pacar Rey sama sekali.Bahkan,sekarang rumah tangganya berantakan cuma gara-gara dia tidur dengan Clara.


"Clara pak,dia pacar saya.Aku sudah dengar semua ceritanya dari Clara,bahkan kemarin adik bapak melabrak Clara di depan saya.Jika adik bapak tidak melabrak Clara,mungkin sampai saat ini saya tidak tau apa-apa."Balasnya,karena merasa bersalah.Meski dia tau,itu bukan perbuatan dirinya.


"Kamu tidak perlu minta maaf,semua kesalahan ada pada saya.Lagi pula nasi sudah jadi bubur,tidak bisa mengubah apa-apa lagi antara saya dan istri saya saat ini."Ucap Nicholas pasrah dengan keadaannya saat ini.


"Saya merasa tidak enak sama sekali dengan bapak dan ibu Juli,gara-gara pacar saya bapak dan ibu Juli jadi bertengkar seperti ini.Bahkan,bapak masuk rumah sakit gara-gara mencari keberadaan ibu Juli."Ujar Rey,merasa bersalah dengan bosnya.


"Tidak apa-apa,lagi pula ini semua sudah terjadi.Jika saya tidak kecelakaan,mungkin saya sampai saat ini belum bertemu dengan istri saya sendiri."Ucap Nicholas,agar Rey tidak merasa bersalah sama sekali.


"Bapak masih di rumah sakit atau sudah pulang ke rumah?"Tanya Rey dengan hati-hati.


"Saya sudah pulang Rey."Balas Nicholas,dia melihat Juli yang masuk ke kamarnya.

__ADS_1


"Baguslah pak,jika bapak sudah pulang.Kami berniat akan pergi menengok bapak,setelah pulang kerja."Ucap Rey,karena semua kepala divisi berniat menengok bosnya bersama-sama.


"Nanti aku kirimkan alamatnya lewat pesan,kalau tidak nanti aku share lock terhadap kamu.Rey,aku mau minta tolong terhadap kamu."Kata Nicholas,terhadap Rey.


"Mau minta tolong apa pak?"Tanya Rey dengan hati-hati.


"Tolong belikan saya mobil,karena mobil saya sudah hancur.Kamu sekarang pergi saja ke show room dan kirim semua model mobil terbaru untuk diriku,nanti aku telepon kamu setelah ada mobil yang aku sukai."Ucap Nicholas,memberikan perintah terhadap Rey.


"Baik pak,kalau begitu saya matikan teleponnya pak."Ucap Rey,dia langsung mematikan sambungan teleponnya.


Nicholas menatap Juli yang sedang berhias di cermin,dia tidak tau Juli akan pergi kemana.Dia akan mencoba mengajaknya berbicara,agar dia tau istrinya ingin pergi kemana.


"Sayang,mau pergi kemana?"Tanya Nicholas,masih menatap Juli.


Juli tidak menjawabnya sama sekali,dia hanya diam saja.Dia tetap fokus berhias dan tidak memperdulikannya sama sekali.


Juli langsung pergi meninggalkan Nicholas seorang diri di kamar,dia merasa tidak tega melihat wajah suaminya yang murung seperti itu.Namun mau bagaimana lagi,dia masih kesal dengan suaminya itu.


...****************...


Waktu berlalu dengan cepat,bawahan Nicholas sampai di rumah ibu Nicholas.Kedatangan mereka di sambut hangat oleh ibu Nicholas dan Zoya,sedangkan Juli sedang berada di kamar suaminya bersama anaknya menemani Nicholas.


Zoya melihat Rey membawa Clara,dia langsung menghadangnya begitu saja.Karena dia tidak suka dengan kehadiran Clara di rumahnya,apalagi dia masih kesal dengan Clara.


"Sayang,apa-apaan kamu ini.Biarkan sekretaris kakak kamu masuk."Perintah sang ibu.

__ADS_1


"Kak Rey boleh masuk,tapi tidak dengan perempuan ini."Ucapnya,menatap tajam terhadap Clara.


"Apa maksud kamu,kamu tidak boleh bersikap seperti itu.Kamu harus menghormati kedatangan tamu dengan baik."Perintah sang ibu,begitu heran dengan sikap anaknya yang seperti ini.


"Bu,dia pelakor yang tidur dengan kak Nicholas."Ucapnya dengan menunjuk ke arah Clara.


"Ibu tau Zoya,tapi kamu tidak boleh bersikap seperti itu.Biarkan saja dia masuk,ibu tidak ingin ada keributan sama sekali."Balas sang ibu,agar anaknya mengerti.


Zoya langsung menyingkir dengan kesal,membiarkan Clara dan Rey masuk ke dalam rumahnya.Dia merasa ingin menjambak rambut Clara dan berkelahi dengan Clara saat ini.


Mereka langsung di suruh makan terlebih dahulu,sambil menunggu Nicholas turun.Apalagi,mereka tidak mungkin masuk ke kamar anaknya.Mereka merasa tidak enak,datang-datang langsung di suruh makan dan tidak bertemu dengan Nicholas sama sekali.


"Ibu ih,aku kesal melihat dia datang ke rumah kita."Ucap Zoya,merengek kepada sang ibu.


"Ingat,bagaimanapun kelakuan dia terhadap kita.Kita harus menghormatinya dengan sopan,karena dia tamu yang datang ke rumah kita.Lagi pula,kamu jangan bersikap sembarangan.Kamu ingin membongkar semua masalah kakak kamu di hadapan karyawannya,mau di taruh di mana nanti wajah kakak kamu saat masuk ke perusahaan."Peringatan sang ibu,sambil menatap anaknya dengan tenang.


"Baiklah-baiklah,aku mengerti bu.Aku tidak akan membuat masalah dengan dia,tapi lihat saja nanti.Setelah semua orang pergi dan hanya tersisa dia dengan kak Rey,aku akan memarahinya.Aku begitu kesal dengan sikap so polosnya,begitu ingin ku cabik-cabik wajahnya saat ini."Ucap Zoya,dia langsung meninggalkan ibunya dan memilih naik ke atas bertemu kakak ipar dan kakaknya.


Setelah di atas,dia langsung masuk ke dalam kamar kakaknya.Dia masuk dengan keadaan marah dan menatap tajam ke arah kakaknya.


"Tuh,selingkuhan kamu juga datang.Perhatian banget sih,bahkan berani datang ke rumah ini."Ucap Zoya dengan sarkas.


"Zoya sudah,mungkin dia bersama pacarnya kesini."Balas Juli,dia tidak perduli sama sekali.


"Kamu benar kak,kita lihat saja nanti.Mau bersikap seperti apa dia di hadapan kak Nicholas,sini aku bantu kak Nicholas turun."Ucap Zoya,dia langsung berjalan ke arah kakaknya.

__ADS_1


Zoya langsung mendorong kursi roda kakaknya,mereka langsung keluar dari kamar Nicholas.Mereka langsung turun dari lantai atas untuk segera menemui karyawan Nicholas yang datang ke rumah mereka.


__ADS_2