
Nicholas bersama Juli datang ke pesta yang di adakan klien Nicholas,mereka datang berdua ke pesta.Sedangkan baby Ken,berada bersama neneknya saat ini.
"Sayang,kamu mau makan?"Tanya Nicholas,menatap istrinya penuh cinta.
"Aku kenyang sayang."Balas Juli,menatap Nicholas saat ini.
"Wah,aku begitu senang melihat pak Nicholas begitu penuh cinta terhadap istrinya."Ucap Klien,berbicara terhadap Nicholas.
"Pak Andrew bisa saja,terima kasih sudah mengundangku kesini."Balas Nicholas,memberikan senyuman.
"Sama-sama pak,aku begitu senang melihat pasangan muda seperti kalian begitu harmonis."Ucap Andrew,klien Nicholas.
"Bapak bisa saja."Balas Nicholas,tertawa terhadap kliennya.
"Aku kira,pak Nicholas jomblo.Tadinya,aku ingin memperkenalkan anakku terhadap pak Nicholas."Candanya,sambil melirik ke arah Juli.
"Haha,apa aku tidak kelihatan sudah punya anak pak?"Tanya Nicholas,sambil tertawa terhadap kliennya.
"Apa? Pak Nicholas sudah punya anak? Aku baru mendengarnya,aku tidak tau sama sekali.Bahkan,pernikahan kalian saja aku tidak tau."Ucap klien Nicholas,dia kaget mendengar ucapan Nicholas.
"Iya pak,kami menikah diam-diam pak.Kami tidak ingin terlalu ramai,nanti yang ada pernikahan aku di sabotase lagi."Ujar Nicholas,menatap kliennya.
"Wah,kalau begitu selamat untuk pernikahan kalian dan anak pertama kalian.Nanti aku kirim hadiahnya,sebagai permintaan maaf dari diriku."Ucap klien Nicholas,merasa tidak enak terhadap Nicholas.
"Tidak usah repot-repot pak,bahkan acaranya sudah terlewat."Balas Juli,merasa tidak enak harus di beri hadiah.
"Tidak apa-apa bu,hitung-hitung kado buat anak ibu."Ujarnya,merasa tidak enak.
"Kalau begitu,terimakasih pak."Balas Nicholas,tersenyum ke arah kliennya.
"Sama-sama pak,kalau gitu saya lanjut menyapa tamu lain."Ucapnya,dia langsung meninggalkan meja Juli dan Nicholas.
Nicholas menatap kepergian kliennya,namun dia malah bertatapan dengan Clara yang sedang menatap ke arahnya.Nicholas merasa geram,melihat Clara yang begitu seksi saat ini.Namun dia harus menahan amarahnya,karena di sisinya ada Juli.Dia tidak ingin Juli menyadari amarahnya,dia langsung mengatur nafasnya secara teratur.
"Sayang."Panggil Juli,dia menatap Nicholas yang sedang menatap dirinya.
__ADS_1
"Kenapa?"Tanya Nicholas,membelai rambut istrinya.
"Sepertinya,kakiku lecet."Jawab Juli,dia merasakan perih di kakinya.
Nicholas yang mendengarnya,dia langsung berjongkok di hadapan Juli.Dia melepas kaki Juli,benar saja kaki Juli lecet dan ada sedikit darah di kakinya.
"Perih sayang?"Tanya Nicholas,menatap wajah Juli.
"Iya sayang,apa tubuhku berisi yah?"Tanya Juli,karena tidak biasanya dia seperti ini.
"Kamu ada-ada saja,mungkin sepatunya kekecilan sayang.Sudahlah,ayo kita ke kamar hotel saja.Aku obati luka kamu."Ajak Nicholas,melepaskan sepatu yang di pakai Juli.
"Tapi acaranya?"Ucap Juli,dia ragu-ragu untuk pergi.Karena merasa tidak enak,harus pergi di tengah-tengah acara.
"Tidak apa-apa,lagi pula ini bukan acara kita."Balas Nicholas,dia tidak memperdulikannya sama sekali.
Nicholas langsung menggendong Juli di hadapan semua orang,sambil menenteng sepatu milik Juli.Nicholas tidak memperdulikan tatapan semua orang terhadapnya,dia berjalan dengan cuek.
Semua orang merasa iri dengan tindakan Nicholas,apalagi Clara begitu marah saat ini.Karena melihat Nicholas menggendong Juli di hadapan semua orang,membuat dirinya begitu iri saat ini.
...****************...
"Sudahlah,kamu tidak usah memakai sepatu seperti ini lagi.Aku tidak ingin kamu terluka seperti ini lagi."Ucap Nicholas,sambil memberikan betadine secara perlahan terhadap Juli.
"Sayang,aku begitu malu saat tadi."Ujar Juli,karena melihat tatapan semua orang terhadap mereka saat di pesta.
"Malu kenapa?"Tanya Nicholas,menatap istrinya.
"Malu,karena banyak orang melihat kita tadi."Balas Juli,menatap Nicholas yang sedang menatapnya.
"Buat apa malu sayang,kamu istriku.Wajar,jika aku memperlakukan kamu seperti itu."Ucap Nicholas,memberikan senyuman terhadap Juli.
"Yasudah,aku tidak akan membahasnya lagi."Balas Juli,membalas senyuman Nicholas.
"Sudah selesai aku obati,kamu mau ke pesta lagi atau mau di sini?"Tanya Nicholas,menatap istrinya.
__ADS_1
"Aku mau disini saja,kaki aku perih."Balasnya,menatap wajah suaminya.
"Baiklah,aku akan menemani kamu di sini."Ucap Nicholas,dia akan menemani istrinya.
"Aku merasa tidak enak sayang,lebih baik kamu pergi ke pesta lagi saja.Aku menunggu kamu di sini."Balas Juli,membelai wajah suaminya.
"Tapi,aku ingin di sini sama kamu."Ucap Nicholas,dia berbaring di samping Juli.
"Bangun sayang,cepat pergi ke pesta.Kamu hargai klien kamu yang mengundang kamu."Ujar Juli,mengingatkan suaminya.
"Baiklah,baiklah.Aku akan menuruti kemauan istriku."Ucap Nicholas,dia mencium kening Juli dan beranjak pergi ke luar kamar.
Nicholas yang sedang berjalan,dia langsung di tarik oleh Clara.Nicholas kaget,dirinya di tarik begitu saja oleh Clara.
"Apa yang kamu lakukan?"Tanya Nicholas,merasa heran dengan Clara yang menariknya.
"Kenapa kamu harus mempertontonkan keromantisan kamu bersama Juli di pesta,kamu ingin membuat aku cemburu?"Tanya Clara,menatap Nicholas.
"Aku tidak mengerti maksud kamu,minggir.Aku ingin pergi ke pesta."Ucap Nicholas,dia tidak ingin berlama-lama dengan Clara.
Clara langsung melangkah mendekat ke arah Nicholas,membuat Nicholas melangkah mundur.Hingga Nicholas terjatuh ke ranjang,Clara tersenyum melihat wajah panik pada wajah Nicholas.
"Kamu tau sayang? Aku cemburu melihat kamu menggendong Juli,kamu membuat aku marah dan kesal."Ucap Clara,dia naik ke atas tubuh Nicholas.
"Aku tidak perduli sama sekali."Balas Nicholas,dia mendorong Clara ke sampingnya.
Nicholas bangun,dia harus pergi ke pesta lagi.Namun Clara menariknya lagi,hingga dia terbaring di ranjang.
Clara langsung menaiki tubuh Nicholas,dia mencium paksa bibir Nicholas,dia hanya ingin Nicholas mengerti perasaannya.
Nicholas kaget dengan tindakan Clara,dia tidak membalas ciuman Clara sama sekali.Dia sudah memutuskan untuk menjauh dari Clara,dia mencoba membuat Clara berhenti.
"Kamu hanya milikku."Ucap Clara,menatap Nicholas dengan kesal.
"Kau keterlaluan Clara,aku bilang dari kemarin.Hubungan kita sudah selesai,aku hanya mencintai Juli."Balas Nicholas,menatap tajam Clara.
__ADS_1
"Aku tidak perduli sama sekali,hubungan kita belum berakhir."Ucap Clara,menatap Nicholas.
Nicholas langsung menyingkirkan Clara,dia beranjak pergi dari ranjang.Dia menepis tangan Clara yang menahannya,hingga dia berhasil keluar dari kamar itu.Nicholas langsung melanjutkan langkah kakinya ke pesta,dia tidak ingin mengecewakan kliennya.Bahkan,dia harus menjauh dari Clara saat ini.Dia tidak ingin berdekat dengan Clara,karena dia menghargai istrinya saat ini.