Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 55


__ADS_3

Juli merasa begitu pegal dengan pekerjaannya,apalagi pekerjaannya sangat menumpuk.Dirinya merasa bersyukur,karena pekerjaannya sudah selesai.Dia menatap suaminya yang masih berkutat menatap layar komputer,dia langsung beranjak dari duduknya dan menghampiri suaminya.


Dia melihat berkas yang ada di tumpukan meja suaminya,dia merasa ingin membantu suaminya.Tapi pasti suaminya tidak akan mengizinkannya sama sekali,dia memeluk leher Nicholas dari belakang.Karena merasa bosan dengan pekerjaannya yang sudah selesai,pada akhirnya dia hanya memilih menggoda suaminya.Karena dia tidak ingin suaminya begitu sibuk,apalagi dia hanya ingin di temani suaminya.


"Kenapa sayang?"Tanya Nicholas,mengusap tangan Juli.


"Aku sangat bosan."Balasnya begitu manja.


"Kamu main saja ke lantai bawah,aku sang sibuk sayang."Ucap Nicholas,karena pekerjaannya begitu banyak.


"Baiklah,aku memilih tidur saja di kamar.Aku merasa kaki dan pinggangku sakit sayang."Balas Juli memutuskan untuk istirahat.


"Mau aku panggilkan tukang pijat?"Tanya Nicholas,mengkhawatirkan istrinya.


"Tidak usah sayang,aku hanya ingin beristirahat saja."Jawab Juli,dia langsung berjalan menuju kamar.


Juli langsung melepaskan sepatunya,dia berbaring di ranjang dan menatap langit-langit atas kamarnya.Dia merasa begitu lelah saat ini,apalagi pinggangnya sangat sakit.Di saat dirinya ingin tidur,ponselnya berdering begitu saja.


"Hallo ada apa Sa?"Tanya Juli,karena tumben Sasa meneleponnya.


"Kamu kenapa? Sakit apa? Mendengar suara kamu begitu tidak seperti biasanya."Ucap Sasa,mengkhawatirkan kondisi sahabatnya.

__ADS_1


"Aku hanya lelah Sa,mungkin pembawaan dari kehamilanku."Balas Juli,karena dia juga tidak biasanya seperti ini.


"Apa kamu hamil?"Tanya Sasa kaget,mendengar ucapan Juli.


"Iya aku hamil Sa,makannya aku tidak bisa kelelahan."Cerita Juli,sekarang hanya ingin suaminya menemani dirinya.


"Wah,selamat ya.Aku tidak percaya kamu duluan yang hamil,tapi aku sangat senang mendengarnya."Balas Sasa begitu antusias,mendengar kehamilan sahabatnya.


"Kalau gitu,aku tidak bisa lama-lama ya Sa.Saat ini,aku butuh istirahat Sa."Ucap Juli,karena dia merasa ingin istirahat.


"Baiklah,nanti aku mengunjungi kamu jika diriku tidak sibuk."Jawab Sasa,begitu ingin melihat Juli yang sedang hamil.


"Ok."Balas Sasa,dia langsung mematikan sambungan teleponnya.


Juli tersenyum,karena mendengar Sasa yang begitu antusias mengetahui kehamilannya.Dia mencoba menyampingkan tubuhnya,dia memejamkan matanya perlahan dengan rasa kantuk yang mulai menyerang kelopak matanya.Juli pada akhirnya tertidur dengan rasa lelah di tubuhnya.


Sedangkan di ruangan,Nicholas masih sibuk menyelesaikan pekerjaannya.Dia merasa benar-benar lelah,apalagi ada beberapa proyek yang bermasalah membuat dia benar-benar frustasi mencari solusi untuk menangani proyek tersebut.


"Management kurang teliti,saat bahan materialnya sudah di antarkan ke proyek.Bisa-bisanya mau saja di bodohi oleh mereka,untung saja ada kepala bagian yang mengecek bahan material.Aku sepertinya harus mengganti kepala material,aku tidak ingin ada kecerobohan lagi nanti."Gumam Nicholas,benar-benar kesal dengan kecerobohan mereka.


Nicholas menyudahi pekerjaannya,karena dia merasa lelah.Dia beranjak dari duduknya dan pergi ke kamarnya melihat Juli,dia tidak ingin mengganggu Juli yang sudah tidur di ranjang kamar yang ada di ruangannya.Nicholas berjalan ke sofa dan memilih membaringkan tubuhnya di sofa,saat ini dia hanya butuh istirahat sebentar.Nicholas merasa tubuhnya harus fresh kembali,karena dia harus segera menyelesaikan semua berkas yang ada di meja.Nicholas memejamkan matanya,dia langsung tidur begitu cepat dengan rasa lelah di tubuhnya.

__ADS_1


...****************...


Clara yang di usir Nicholas dan Juli,dirinya tidak pergi sama sekali.Dia malah berdiam diri di resepsionis,dia melirik jam tangannya masih jam empat sore.Dia berjalan menuju lift,karena ingin tau kenapa Nicholas tidak keluar-keluar.Sedangkan dia melihat beberapa karyawan Nicholas ada yang sudah pulang,dia masuk begitu saja ke ruangan Nicholas.Dia tidak melihat Nicholas di meja kerjanya,tapi malah melihat Nicholas yang tidur di sofa.


"Bisa-bisanya dia tidur di sofa,nanti kepalanya pegal lagi."Ucap Clara,melihat Nicholas yang tidur di sofa.


Clara mendekati Nicholas,dia tersenyum melihat Nicholas yang begitu tampan.Dia bersyukur,karena dulu pernah menjalin hubungan bersama Nicholas.Clara merasa dirinya saat ini juga membutuhkan Nicholas di hidupnya,persetan dengan istri sahnya.Clara tidak perduli dengan istri sah Nicholas,apalagi dia hanya ingin Nicholas menjadi miliknya sekarang.


Clara naik ke atas tubuh Nicholas secara perlahan,dia tersenyum karena dirinya menaiki tubuh Nicholas.Dia mendekatkan kepalanya terhadap Nicholas dan mencium bibir Nicholas dengan lembut.Dia benar-benar tergila-gila dengan Nicholas,apalagi dia sadar jika Nicholas terbangun pasti Nicholas akan mengusirnya.Clara sangat mendambakan ciuman bersama Nicholas,apalagi Nicholas begitu tampan dan menurutnya sangat cocok jadi pasangannya.


Nicholas merasakan seseorang mencium bibirnya dengan lembut,dia berfikir mungkin Juli yang sedang menciumnya.Dia benar-benar lelah tidak ingin membuka matanya,dia membiarkan saja Juli yang sedang mencium bibirnya.Lagi pula dirinya hanya butuh istirahat sebentar,karena dia begitu pusing dengan proyeknya yang begitu banyak.Dia hanya memeluk Juli saja,membiarkan Juli bermain sendirian.Apalagi dia sangat tidak bersamangat melakukan percintaan di kantor,mengingat setumpuk berkas yang di ingatnya.


Clara kaget,karena Nicholas memeluknya.Dia senang Nicholas memeluknya,dia memasukkan lidahnya ke dalam mulut Nicholas memperdalam ciumannya.Karena Nicholas tidak membalasnya,dia menyudahi ciumannya merasa tidak enak jika Nicholas tidak membalasnya.Dia melepaskan pelukan Nicholas dari tubuhnya secara perlahan,dia membuka kancing kemejanya sendiri dengan senyuman nakalnya.


Clara membawa tangan Nicholas menyentuh gundukan kenyalnya,dia sangat menikmati tangan Nicholas yang menyentuh gundukan kenyalnya.Clara merasa gila sendiri,apalagi dia melakukannya saat Nicholas sedang tidur.Semenjak mereka berpacaran dulu,dia sangat ingin Nicholas bermain dengan tubuhnya.Namun Nicholas benar-benar menjaga dirinya,bahkan menyentuhnya saja tidak.


Setelah Clara puas bermain sendiri,dia menyudahinya.Karena dia takut Nicholas membencinya dan malah mengusirnya pergi.Clara merapikan pakaiannya,dia langsung meninggalkan Nicholas begitu saja.Dia berjalan dengan cepat meninggalkan perusahaan Nicholas,dia secepatnya akan membuat Nicholas merasakan tubuhnya yang seksi ini.


"Aku harus mengajak Nicholas meeting di luar,agar aku bisa bercinta dengan Nicholas."Ucap Clara,karena merasa gila dengan sentuhan tangan Nicholas di dadanya.


Clara menaiki mobilnya,dia begitu senang dengan perbuatannya sendiri.Dia membayangkan di saat Nicholas sadar menyentuh setiap inci tubuhnya,dia benar-benar gila saat hanya membayangkan nya saja.Clara langsung menyalakan mesin mobilnya,dia langsung meninggalkan perusahaan Nicholas.

__ADS_1


__ADS_2