Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 91


__ADS_3

Juli merasakan perasaannya yang begitu tidak enak,dia begitu khawatir saat ini.Apalagi hari sudah sore,tapi dia tidak tau suaminya pergi kemana.Bahkan suaminya begitu sulit untuk dia hubungi,dia merasa perasaannya begitu tidak karuan saat ini.


"Kemana sih,bahkan kata ibu Nicholas sudah pulang dari rumahnya sejak siang.Namun kenapa sampai saat ini,dia belum sampai rumah."Gumam Juli,dia merasa heran dengan suaminya ini.


Juli menggendong anaknya,dia begitu tidak tenang saat ini.Dia menghubungi taksi,agar taksi datang ke rumahnya.Dia bersiap-siap untuk ke rumah ibunya Nicholas,karena dia begitu mengkhawatirkan suaminya.Juli menunggu hingga satu jam,dia langsung turun ke bawah setelah tau taksi sudah ada di depan rumahnya.Juli langsung pergi meninggalkan rumahnya dan berjalan menuju rumah ibu mertuanya.


Sedangkan Nicholas,dia sekarang berada di apartemennya bersama Clara.Mereka masih melakukan hal panas saat ini,apalagi Clara begitu tidak ingin menyudahi percintaan panas mereka.Karena menurutnya,dia tidak akan bisa bercinta lagi dengan Nicholas.


"Kamu benar-benar tidak puas Cla."Ucap Nicholas,dia mengangkat tubuh Clara saat ini.


"Ah,ah.Aku puas dengan kamu,namun seharian ini aku hanya ingin bercinta dengan kamu.Aku begitu menginginkan perpisahan romantis seperti ini."Balas Clara,dia menatap wajah Nicholas yang menurutnya begitu tampan.


"Baiklah,aku akan menuruti keinginan kamu.Nikmatilah,selagi kamu bisa menikmati percintaan bersama aku."Ucap Nicholas,dia langsung menyambar dada Clara.


"Ah,Nicholas kamu bermain begitu kasar.Apakah istri kamu tidak mengkhawatirkan diri kamu?"Tanya Clara,dia menatap Nicholas yang begitu menikmati tindakannya sendiri.


"Aku tidak tau,lagi pula ponsel aku matikan.Aku hanya menuruti kemauan kamu untuk perpisahan kita ini."Balas Nicholas,dia langsung bergerak dengan cepat.


Mereka langsung mencapai puncaknya,entah sudah berapa kali mereka melakukan pencapaian seperti ini.Mereka begitu lemas saat ini,mereka langsung duduk di sofa dan merapihkan pakaian mereka.


"Aku merasa kasihan dengan istri kamu,karena kamu mengkhianatinya."Ucap Clara,dia tiba-tiba berbicara seperti itu.


"Ini semua gara-gara kamu,sudahlah lebih baik aku pulang."Balas Nicholas,dia juga merasa kasihan dengan istrinya sendiri.


"Tidak bisa,kamu seharian harus bersama aku."Ucap Clara,dia langsung duduk di pangkuan Nicholas.


"Hey,jangan menggoda aku lagi."Balas Nicholas,dia merasa lelah saat ini.

__ADS_1


"Tidak akan,ayo kita tidur.Aku merasa begitu lelah saat ini,nanti malam baru kita pulang."Ucap Clara,dia langsung bersandar di dada Nicholas.


"Yasudah,kamu tidur saja."Perintah Nicholas,dia membelai rambut Clara dengan lembut.


Nicholas merasa begitu sayang pada Clara,namun dia juga harus meninggalkan Clara.Karena dia tidak ingin berpisah dengan istri dan anaknya,bahkan dia juga mencintai istri dan anaknya.


...****************...


Sedangkan di rumah ibu Nicholas,ibunya menceritakan semua yang terjadi antara Nicholas dan Clara.Dia merasa Juli harus tau,karena bagaimanapun dia tidak ingin melihat menantunya di campakkan oleh anaknya sendiri.


"Aku sudah menduganya bu,karena aku merasakan feeling aku tidak begitu enak saat itu.Aku belum siap sama sekali bu,apalagi aku memiliki anak saat ini."Ucap Juli,dia sudah menduganya.Apalagi,Clara secara terang-terangan begitu ingin menjadi istri ke dua Nicholas.


"Ibu tidak akan menerima Clara sampai kapanpun,menantu ibu hanya kamu."Balas sang ibu,dia memeluk Juli saat ini.


"Terimakasih,ibu sudah menganggap aku seperti anak ibu sendiri."Ucap Juli,dia merasakan kehangatan dari ibu mertuanya.


"Lantas,kemana sekarang perginya suamiku dan Clara?"Tanya Juli,karena belum mendapat kabar sama sekali.


"Bagaimana kalau kita cari ke apartemen Nicholas?"Usul ibu Nicholas,agar bisa menemukan anaknya.


"Aku titip anakku saja bu,biar aku sendiri yang mencarinya."Balas Juli,karena dia tidak ingin anaknya kenapa-kenapa.


"Baiklah,kamu hati-hati."Ucap ibu Nicholas,dia mengkhawatirkan menantunya.


Juli sudah menghubungi Sasa saat dirinya pergi ke rumah ibu mertuanya,dia sekarang pergi ke apartemen milik suaminya bersama Sasa.Dia sudah tidak bisa memikirkan apa-apa lagi saat ini,apalagi hatinya begitu rapuh saat ini.Mereka sampai di apartemen Nicholas,mereka langsung masuk dan menuju lantai apartemen milik Nicholas


"Tenangkan diri kamu Jul,kamu jangan emosi saat ini."Ucap Sasa,dia tidak ingin melihat sahabatnya rapuh seperti sekarang ini.

__ADS_1


Mereka masuk ke dalam,mereka tidak menemukan Nicholas dan Clara di sofa.Mereka menuju kamar dan Juli langsung terduduk,dia melihat suaminya yang tidur bersama Clara.


Juli menangis saat ini,hatinya begitu sesak.Dia merasa dunianya begitu hancur,ketakutannya selama ini terbukti.Sekarang dirinya begitu bingung harus melakukan apa,dia menghapus kasar air matanya dan berdiri kembali.Dia menguatkan dirinya sendiri,Juli langsung ke arah dapur dia mengambil air ke dalam baskom.Juli langsung menyiramkan air ke arah Nicholas dan Clara,karena mereka tidur begitu pulas nya.


Nicholas dan Clara yang di siram air oleh Juli,mereka langsung bangun.Karena mereka kaget,apalagi tubuh mereka basah sekarang.Mereka langsung melihat ke arah Juli dan melotot kaget melihat Juli yang ada di hadapan mereka.


Juli tidak memperdulikan tatapan mereka,dia langsung keluar dari kamar dan duduk di sofa bersama Sasa.Perasaannya sudah dingin sekarang,dia sudah tidak perduli lagi dengan hatinya yang sudah hancur.


"Bagaimana ini?"Tanya Clara,dia bingung harus berbuat apa sekarang.Apalagi,dirinya sangat kaget dengan kehadiran Juli yang tiba-tiba.


"Biar aku saja yang menghadapi istriku sendiri."Balasnya,dia langsung keluar dari kamarnya.


Juli menatap Nicholas yang menghampirinya,dia menatap tajam ke arah Nicholas.Apalagi dia melihat tatapan rasa bersalah Nicholas,dia tidak memperdulikannya sama sekali.


"Kamu mencintainya?"Tanya Juli,dia menatap Nicholas dengan intens.


"Maafkan aku."Balas Nicholas,dia tidak bisa menjawab pertanyaan Juli.


"Nikahi saja dia dan ceraikan aku."Ucap Juli,sudah tidak ingin repot-repot memperpanjang masalahnya.


"Tidak akan,aku hanya ingin kamu menjadi istriku dan bahkan aku tidak ingin menikah dengan Clara."Protes Nicholas,dia jujur dengan ucapannya.


"Aku tidak suka dengan perselingkuhan,bahkan perasaan aku sudah hancur.Apa yang harus di pertahankan lagi,kamu sudah mengkhianati aku."Balas Juli,dia membuang mukanya dari Nicholas.


"Aku mencintai kamu,aku tidak akan menceraikan kamu."Ucap Nicholas,dia menatap nanar Juli.


"Ayo Sa,kita pergi.Aku sudah tidak ada urusan lagi di sini."Ajak Juli,dia berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan Nicholas.

__ADS_1


Sasa hanya mengikuti Juli dari belakang,dia tau sahabatnya begitu sakit sekarang.Bahkan Nicholas berteriak saja,Juli begitu acuh terhadap suaminya.


__ADS_2