Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 115


__ADS_3

Juli merasakan tangan yang memeluknya dari belakang begitu erat,dia membuka kedua matanya.Juli berbalik dan tersenyum melihat Nicholas saat ini,dia senang Nicholas pulang semalam.Juli melihat wajah Nicholas saat ini,meski Nicholas pernah menyakitinya.Namun Juli merasa hidupnya tidak bisa berjauhan dengan Nicholas,karena dia sudah memberikan kehidupannya terhadap Nicholas.


"Aku mencintai kamu."Ucap Juli,dia membalas pelukan suaminya.


Juli hanya bisa berharap,agar rumah tangganya baik-baik saja.Dia tidak ingin ada orang ketiga lagi dalam kehidupan mereka,dia merasa lelah harus menghadapi lika-liku dalam kehidupannya yang tidak sesuai dengan keinginannya.


Nicholas membuka ke dua matanya,dia melihat istrinya yang sedang menatap dirinya.Dia tersenyum kepada sang istri dan membelai rambut istrinya.


"Pagi sayang."Ucap Nicholas,menatap wajah istrinya.


"Pagi juga."Balas Juli,sambil memberikan senyuman manisnya.


"Sayang,karena hari ini aku libur.Kita pergi ke pantai yuk?"Ajak Nicholas,merasa ingin mengajak istrinya berlibur.


"Boleh sayang,lagi pula sekalian ngajakin baby Ken mengenal pantai."Balas Juli,begitu antusias.


"Iya,kamu benar sayang.Yasudah,kamu siap-siap dulu sana."Ucap Nicholas,menyuruh Juli bersiap-siap.


"Ok,sayang."Balas Juli,dia langsung melepaskan pelukannya.


Juli langsung beranjak ke kamar mandi,dia langsung bergegas membersihkan dirinya.Karena dia harus memandikan baby Ken juga dan menyiapkan barang-barang mereka.


Satu jam berlalu,mereka telah memasukkan barang-barang mereka ke bagasi.Juli dan Nicholas mengajak pelayan mereka berlibur juga,hitung-hitung refreshing keluarga.


Mereka langsung masuk ke dalam mobil,mereka melajukan mobilnya dan meninggalkan pekarangan rumah Nicholas.Mereka begitu senang,karena akan pergi berlibur bersama.


"Terimakasih tuan,sudah mengajak saya jalan-jalan."Ucap mang Ujang,merasa berterima kasih terhadap Nicholas.


"Iya mang sama-sama,hitung-hitung refreshing mang."Balas Nicholas,membalas perkataan mang Ujang.


"Sayang,Zoya tidak di ajak apa?"Tanya Juli,menatap Nicholas.


"Di ajak sayang,mereka juga sudah dalam perjalanan.Kita ketemu di lokasinya saja,agar sampai di sananya tidak kesorean."Balas Nicholas.

__ADS_1


"Baiklah sayang."Ucap Juli,dia senang Zoya juga ikut.


Mereka melakukan perjalanan selama empat jam perjalanan,karena jalanan macet.Bahkan mereka,setelah sampai ke hotel memilih beristirahat dulu dan menghilangkan rasa lelah pada tubuh mereka.


...****************...


Nicholas melihat istrinya yang kelelahan,dia melihat istri dan anaknya tidur begitu pulas.Dia tersenyum melihat ke arah mereka,namun dia merasa bersalah terhadap mereka.


Nicholas berjalan ke arah balkon,dia menikmati pemandangan sore di balkon.Nicholas teringat dengan Clara,karena dia tidak menghubungi Clara sama sekali.


"Kenapa aku jadi tidak bisa melepaskan Clara,padahal aku sudah mencoba melupakannya."Ucap Nicholas,sambil memandang ke arah pantai.


Nicholas tidak tau harus berbuat apa sekarang,karena dia tidak bisa melepaskan ke dua wanita yang sudah ada di hatinya saat ini.Namin Nicholas,tidak bisa menikah dengan Clara.Karena dia sudah bertekad,akan menikah satu kali dalam hidupnya.


"Maafkan aku Clara,aku tidak bisa melepaskan kamu dalam hidupku.Tapi,aku juga tidak bisa menikah dengan kamu.Aku laki-laki brengsek,karena tidak bisa melepaskan dua wanita di dalam hatiku."Gumam Nicholas,merasa dirinya begitu brengsek saat ini.


Sedangkan Juli,dia membuka ke dua matanya saat ini.Dia tidak melihat suaminya di ranjang,namun dia melihat pintu balkon terbuka.Juli beranjak dari ranjang dan berjalan ke arah balkon,dia melihat suaminya sedang menatap ke arah pantai.


"Kenapa kamu di sini sayang?"Tanya Juli,menatap Nicholas yang melihat ke arah pantai.


Juli berjalan melangkah ke arah Nicholas,dia langsung duduk di pangkuan suaminya.Dia melihat wajah tampan Nicholas yang terkena sinar matahari,dia tersenyum sambil mengelus wajah tampan suaminya.


"Kenapa sayang?"Tanya Nicholas,karena Juli memandangnya begitu intens.


"Kamu begitu tampan sayang,saat terkena sinar matahari."Balas Juli,dia langsung bersandar di dada bidang Nicholas.


"Benarkah,bukannya aku selalu tampan ya."Ucap Nicholas,menggoda istrinya.


"Memang tampan sih,tapi tidak setampan sekarang."Balas Juli,cekikikan di hadapan Nicholas.


"Oh,jadi begitu.Tapi kan,wajahku memang selalu tampan sih."Ucap Nicholas,membanggakan dirinya sendiri.


"Dih,tingkat pede kamu terlalu tinggi."Ujar Juli,dia menjulurkan lidah di hadapan Nicholas.

__ADS_1


Nicholas langsung mencubit hidung Juli,karena begitu gemas terhadap istrinya.Dia beruntung,karena sudah menikah dengan Juli.


"Hey,sakit.Lepaskan aku."Ucap Juli,mencoba melepaskan tangan Nicholas dari hidungnya.


Nicholas melepaskan tangannya dari hidung Juli,dia langsung beralih menggelitik tubuh Juli.Membuat Juli tertawa lepas,karena kegelian yang di sebabkan oleh dirinya.


"Hahaha,geli sayang.Hahaha,lepaskan ih."Tawa Juli,mencoba menghentikan tangan Nicholas dari tindakannya.


Nicholas begitu senang,melihat Juli yang tertawa begitu lepas.Dia langsung menghentikan tindakannya,dia memeluk Juli sambil memandang ke arah pantai.


"Terimakasih,karena kamu sudah mau menerima aku kembali dan percaya terhadapku."Ucap Nicholas,sambil mengelus rambut Juli.


"Iya sayang,aku yakin kamu akan berubah.Kamu hanya mencintai aku dan anak kits kan?"Tanya Juli,sambil menerima elusan rambut yang di lakukan Nicholas.


"Iya sayang,aku mencintai kalian."Jawab Nicholas,agar Juli senang.


Namun di dalam batin Nicholas,dia merasa bersalah saat ini.Karena dia berbohong terhadap Juli,dia tidak bisa berkata jujur terhadap Juli.


"Maafkan aku sayang,aku harus berbohong terhadap kamu.Aku tidak ingin membuat rumah tangga kita berantakan,aku tidak siap kehilangan kalian berdua."Batin Nicholas,merasa bersalah telah membohongi istrinya.


"Sayang,ayo kita turun ke pantai."Ajak Juli,merasa ingin bermain air laut.


"Tidak sayang,besok saja kita turunnya.Kasihan baby Ken yang masih tidur,mending kamu dan aku menikmati moment langka seperti ini."Ucap Nicholas,agar Juli tidak turun ke bawah.


"Baiklah-baiklah,aku akan menuruti perkataan kamu."Balas Juli cemberut,karena tidak bisa bermain air laut.


Nicholas sadar dengan balasan dari Juli,dia melepaskan pelukannya.Nicholas langsung mengangkat dagu Juli,agar Juli melihat ke arahnya.


"Aku tau kamu marah,karena tidak bisa bermain air laut.Namun kamu juga harus mengerti,baby Ken masih kecil sayang.Kalau baby Ken kenapa-kenapa,kita juga yang panik dengan kondisi baby Ken."Ucap Nicholas,menjelaskan terhadap istrinya.


"Baiklah,aku tidak akan marah."Balas Juli,benar apa yang di katakan suaminya.Dia tidak boleh egois sekarang,karena mereka harus mengkhawatirkan kondisi baby Ken yang masih kecil.


Nicholas tersenyum melihat ke arah istrinya,dia langsung mencium bibir istrinya.Karena menurutnya,istrinya begitu menggemaskan saat ini.

__ADS_1


Mereka saling membalas ciuman satu sama lain dan di saksikan keindahan alam di sore hari,seperti semesta mendukung kisah cinta mereka saat ini.


__ADS_2