
"Kenapa kamu tidak membangunkan aku?"cerocos Juli karena kesal dengan Nicholas.
"Aku kan hanya ingin memperingati Berlin,agar tidak mengganggu kehidupan kita."Balas Nicholas,agar Juli tidak marah-marah.
"Tapi aku masih ragu dengan sikap Berlin yang tiba-tiba berubah."Ucap Juli yang terus terang terhadap Nicholas.
"Sama aku juga sayang,tapi aku puas sudah memberitahu Berlin tentang pernikahan kita."Ujar Nicholas yang senang,karena Berlin mengetahui mereka sudah menikah.
"Apalagi saat melihat wajahnya yang kaget,aku benar-benar merasa puas."Ucap Juli yang sangat senang.
"Sekarang kita mau kemana?"tanya Nicholas yang langsung menatap Juli.
"Bukannya kita harus ke perusahaan,kerjaan kita kan masih menumpuk."Balas Juli yang mengingat tumpukan berkas di mejanya.
"Jangan hiraukan pekerjaan kita,aku mau membawa kamu pergi."Ucap Nicholas yang tersenyum kepada Juli.
"Pergi kemana?"tanya Juli yang penasaran.
"Lihat saja nanti."Balas Nicholas tersenyum,karena dia ingin mengajak Juli ke rumah pribadinya.
Nicholas melajukan mobilnya dengan cepat ke rumah pribadinya,karena dia tau Juli tidak ingin tinggal di apartemen.Nicholas pun langsung masuk dan memarkirkan mobilnya di garasi mobil miliknya.
Juli melihat rumah yang sangat cantik di hadapannya,dia kagum dengan apa yang dilihatnya saat ini.Juli langsung turun dari mobil Nicholas,dia benar-benar kagum dengan rumah yang ada di hadapannya ini.
"Wah cantik sekali rumahnya,rumah siapa ini?"tanya Juli yang langsung melihat Nicholas.
"Ini rumah kita sayang."Balas Nicholas langsung menatap Juli.
"Benarkah,kamu jangan bercanda."Ucap Juli yang masih dengan kebingungan.
"Aku tidak bercanda sayang,Ayo kita masuk."Ajak Nicholas yang langsung menarik tangan Juli,agar masuk ke rumah pribadinya.
Mereka pun masuk ke dalam rumah tersebut,Nicholas langsung membuka kunci pintu rumahnya.Setelah itu,dia membuka pintu rumahnya dan Juli sangat tercengang dengan apa yang dia lihat sekarang.
__ADS_1
Juli merasa interiornya sangat mewah,bahkan dia seperti bermimpi dengan apa yang dilihatnya sekarang.Juli benar-benar kagum dengan apa yang dilihatnya sekarang,dia seperti berada di sebuah istana.
Nicholas melihat Juli yang kagum dengan interior yang dipilihnya,dia tersenyum melihat Juli yang benar-benar kagum dengan rumah miliknya.Nicholas menarik tangan Juli untuk melihat kamar mereka berdua,agar Juli semakin kagum dengan interior yang dipilihnya.
Mereka pun masuk ke dalam kamar Nicholas,setelah masuk kamar Nicholas.Juli langsung masuk dan melihat semua yang ada di kamarnya,Juli semakin di buat kagum dengan hal-hal yang berada di kamarnya nanti.
"Bagaimana sayang,apakah kamu puas dengan kamarnya?"tanya Nicholas melihat Juli yang begitu senang dengan kamarnya.
"Sangat bagus,ini benar-benar bagus.Aku seperti berada di negeri dongeng."Balas Juli yang masih bermimpi,dia bisa tinggal di rumah yang sebagus ini.
"Cepat kamu lihat lemarinya."Perintah Nicholas,agar Juli membuka lemarinya.
Juli pun mendengarkan ucapan Nicholas,karena dia penasaran dengan apa yang ada di lemari tersebut.Juli langsung membuka lemarinya dan dia semakin tercengang dengan apa yang dilihatnya.
Juli melihat banyak gaun yang bergantung dengan indah di lemarinya,bahkan banyak tas bermerk dan hells sesuai dengan ukuran kakinya.Juli tidak menyangka Nicholas memanjakan dirinya,dia begitu manis memperhatikan kebutuhan Juli.
Juli senang dengan apa yang di lihatnya,dia benar-benar terharu dengan semua tindakan Nicholas.Juli langsung berlari ke pelukan Nicholas,dia mengungkapkan rasa cintanya terhadap Nicholas.
"Terima kasih sayang."Ucap Juli sambil menangis di pelukan Nicholas,karena Juli tidak menyangka Nicholas memperlakukan dirinya begitu sepesial.
"Aku benar-benar terharu dengan semua ini."Ungkap Juli,karena dirinya benar-benar beruntung mengenal Nicholas dalam hidupnya.
"Sudah jangan menangis sayang."Ucap Nicholas yang menenangkan Juli.
Juli pun mendengarkan apa yang di katakan Nicholas,Juli melepaskan pelukannya terhadap Nicholas.Juli menatap Nicholas sambil meneteskan air matanya,karena benar-benar terharu dengan semua yang di berikan Nicholas.
Nicholas menatap Juli di hadapannya yang menangis,dia menghapus air mata Juli.Nicholas tidak ingin melihat Juli yang menangis,dia akan memberikan apapun yang terbaik untuk Juli.
"Mau lihat kolam renang?"tanya Nicholas,agar Juli tidak sedih.
"Mau."Balas Juli,yang penasaran dengan kolam renangnya.
"Mau lihat yang di atas apa yang bawah?"tanya Nicholas yang tersenyum melihat istrinya.
__ADS_1
"Memangnya ada dua?"tanya Juli yang kaget dengan ucapan Nicholas.
"Ada dua sayang,mau lihat yang mana dulu?"Tanya Nicholas yang membelai rambut Juli.
"Atas dulu aja,biar gak bolak-balik turun sayang."Balas Juli yang tidak sabar melihat kolam renang di rumahnya.
"Ayo."tarik Nicholas yang menarik tangan Juli.
Mereka pun langsung keluar dari kamarnya dan menuju arah kolam renang,Nicholas memperlihatkan kolam renangnya.Juli benar-benar takjub dengan apa yang di lihatnya,ini benar-benar membuatnya kagum.
Juli kagum dengan kolam renang yang di buat dari kaca,dia langsung menatap Nicholas dengan tersenyum.Juli naik ke tangga kolam dan benar-benar takjub bisa melihat pemandangan taman yang indah.
Nicholas tersenyum melihat Juli yang kagum dengan kolam renangnya,dia pun mengikuti Juli naik ke atas tangga.Nicholas sudah berada di samping Juli,dia dengan iseng mendorong Juli ke kolam renang.
Juli yang merasa kagum dengan kolam renang,dia kaget Nicholas mendorongnya ke dalam kolam renang.Juli sekarang basah kuyup,akibat Nicholas yang mendorongnya.
"Kenapa kamu mendorong aku?"protes Juli yang kesal dengan tindakan Nicholas.
"Habisnya kamu kagum banget dengan kolam renangnya."Balas Nicholas yang senang Juli tercebur ke kolam renang.
"Bantu aku naik."Perintah Juli yang mengulurkan tangannya pada Nicholas.
Nicholas mengulurkan tangannya kepada Juli,dia akan membantu Juli naik.Saat Nicholas akan membantu Juli naik,Juli menarik tangannya hingga Nicholas masuk ke dalam kolam renang.
"Hahaha,rasain kamu.Sama-sama basah jadi adil."Tawa Juli yang puas,karena bisa menarik Nicholas masuk ke dalam kolam renang bersama dirinya.
Nicholas langsung menarik Juli ke dalam pelukannya,karena melihat Juli yang begitu puas mentertawakan dirinya.Nicholas langsung menggelitik Juli di dalam kolam renang.
"Ampun sayang hahaha."Tawa Juli yang pecah,karena tindakan Nicholas.
Nicholas menghentikan gelitik kannya,karena Juli yang kecapean tertawa.Nicholas menatap Juli dengan senang,dia bahagia bisa melihat Juli yang tertawa seperti itu.
Juli merasa lemas dengan tindakan Nicholas yang menggelitik dirinya.Juli melihat Nicholas yang sedang menatap dirinya.
__ADS_1
Nicholas langsung mencium bibir Juli di dalam kolam renang,karena dia melihat Juli yang begitu cantik.Nicholas senang Juli membalas ciumannya,hingga mereka memperdalam ciumannya.
Mereka berciuman di dalam kolam renang dengan perasaan senang.Mereka seolah-olah hanya dengan berciuman,bisa mengerti perasaan masing-masing.