Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 74


__ADS_3

"Aku begitu merindukan kamu."Ucap Nicholas,dia sedang melakukan video call dengan Juli.


"Aku juga sangat merindukan kamu."Balas Juli,dia tersenyum menatap suaminya di layar ponsel.


"Kamu seperti begitu lelah sayang?"Tanya Juli,dia melihat wajah Nicholas yang tidak biasanya.


"Kamu benar sayang,aku begitu lelah dengan proyek ini.Bahkan aku tidak habis pikir,masa di proyekku ada orang yang menggelapkan dana pekerja"Cerita Nicholas,dia merasa kesal dengan pegawainya.


"Kasihan sekali,terus apa yang kamu lakukan untuk mengatasi orang seperti itu?"Tanya Juli,dia berharap suaminya segera selesai dengan masalahnya.


"Aku serahkan semuanya ke Rey dan Clara."Balas Nicholas jujur,menatap istrinya.


"Clara? Kenapa dia bisa ikut?"Tanya Juli,merasa perasaannya begitu tidak tenang sekarang.


"Clara klienku sayang,kamu tidak usah berpikir macam-macam.Aku membiarkan Rey yang berinteraksi dengannya,aku tidak ingin istriku cemburu."Jawabnya,dia melihat ekspresi cemas di wajah istrinya.


"Syukurlah,jika seperti itu.Aku tidak ingin suamiku dekat dengan wanita lain."Ucap Juli,memberikan ekspresi cemberut terhadap Nicholas.


"Kamu tenang saja sayang,aku tidak akan melakukan hal-hal aneh.Lagipula,aku sudah memiliki kamu dan anak kita."Balas Nicholas,dia tersenyum ke arah Juli.


"Baiklah,kamu istirahat saja sayang.Agar tubuh kamu segar kembali."Perintah Juli,karena tidak ingin suaminya sakit saat berjauhan dengan dirinya.


"Baik sayang,kamu juga istirahat dengan baik.Aku merindukan kamu."Ucap Nicholas,begitu merindukan istrinya.


"Iya sayang,aku akan istirahat dengan baik.Bye."Balas Juli,dia langsung mengakhiri teleponnya.


Juli menatap langit-langit kamarnya,ada perasaan tidak menyenangkan di hatinya.Tapi,dia tidak boleh egois sekarang.Suaminya sedang bekerja di sana,dia tidak ingin cemburu tanpa alasan terhadap suaminya.Apalagi,dia harus tenang dan tidak boleh membiarkan anaknya ikut stress gara-gara dirinya yang terlalu parno terhadap suaminya.

__ADS_1


"Tenang Jul,kamu yakinkan diri kamu sendiri.Jika suami kamu tidak akan macam-macam dan bermain dengan wanita lain."Gumam Juli,bicara pada dirinya sendiri.


Juli memutuskan untuk tidur,dia memejamkan matanya.Agar dia tidak berpikir aneh-aneh,hingga dia akhirnya tidur dengan pulas.


...****************...


Rey yang sedang tidur,dia mendengar ketukan pintu kamarnya.Dia mengambil ponselnya dan jam menunjukkan pukul sebelas malam,dia bergegas membuka pintu kamarnya.Dia melihat Clara memakai gaun tidur yang seksi,dia heran dengan kedatangan Clara ke kamarnya.


"Ada apa?"Tanya Rey,dia begitu sangat mengantuk.


"Bisa kamu usir kecoa dari kamarku,aku takut dengan kecoa."Balasnya,karena dia melihat kecoa di kamar mandi.


"Dimana?"Tanya Rey,sambil menguap karena ingin tidur lagi.


"Di kamar mandi,aku ingin buang air kecil dan tidak sengaja menemukan kecoa di kamar mandi.Aku takut dan kembali lagi,sehingga aku tidak jadi buang air kecil."Balas Clara,menceritakan kronologinya.


"Hubungi saja pelayan,aku mengantuk."Perintah Rey,tidak mau repot-repot membuang kecoa.


Rey membiarkan Clara masuk ke dalam,dia tidak memperdulikan Clara sama sekali.Dia menunggu di sofa kamarnya,dia benar-benar masih mengantuk dan memejamkan matanya sambil menunggu Clara selesai menggunakan kamar mandinya.


Clara telah selesai buang air kecil,dia melihat Rey yang memejamkan matanya di sofa.Dia mendekat ke arah Rey dan tersenyum melihat Rey yang memejamkan matanya,Dia mendekat ke arah Rey begitu ingin rasanya dia berciuman dengan Rey.


"Rey,aku sudah selesai."Ucap Clara,dia memanggil Rey dengan pelan.


Rey membuka matanya,dia melihat Clara yang begitu dekat dengannya.Dia tanpa sadar,melihat gundukan Clara yang terlihat jelas di hadapannya.Dia menelan ludahnya sendiri,dia lalu menatap Clara yang sedang menatap dirinya.


"Sudah selesai?"Tanya Rey dengan suara seraknya.

__ADS_1


"Aku sudah selesai,memakai kamar mandinya."Balas Clara,dia mengerti dengan tatapan Rey yang melihat ke arah tubuhnya.


Clara tersenyum senang,dia dengan berani duduk di pangkuan Rey.Dia mengalungkan tangannya di leher Rey,dia menatap wajah Rey yang tetap lekat memandang ke arahnya.Clara mendekat ke arah wajah Rey,dia mencium bibir Rey dengan lembut.


Rey membalas ciuman Clara,dia merasa tubuhnya begitu panas saat ini.Dia merasa tergoda dengan tubuh Clara,apalagi Clara begitu berani menggoda dirinya.Rey menurunkan tali gaun Clara,dia ingin mencoba gundukan kenyal Clara.


Clara senang Rey membalas ciumannya,dia begitu senang saat Rey menurunkan tali gaunnya.Dia merasakan tangan Rey yang melepas kait bra miliknya,dia merasakan sentuhan Rey di dadanya.Dia meremas rambut Nicholas,menikmati tindakan Rey terhadap tubuhnya.


Rey merasa api gairah masuk ke dalam tubuhnya,dia mencium leher Clara dan turun ke dada Clara.Dia mempermainkan gundukan Clara,dia menghisapnya dengan kuat dan tangan yang satunya meremas gundukan Clara dengan kuat.Dia merasa tubuhnya begitu bergejolak,dia langsung menghentikan tindakannya dan menatap wajah Clara di hadapannya.


"Aku sangat menikmatinya."Ucap Clara,dia menatap Rey dengan kabut gairahnya.


Rey mencium bibir Clara,persetan jika dirinya bercinta dengan Clara.Apalagi Clara yang memulainya duluan,dia mencium Clara dengan kabut gairah yang dia miliki.Dia menyentuh punggung Clara yang halus,dia merasakan tangan Clara yang masuk memegang adiknya yang sudah bangun.


Clara menyentuh adik Rey,dia senang Rey tergoda olehnya.Clara menghilangkan penghalang dari adik Rey,dia juga menghilangkan penghalang dari mahkota.Clara bergerak dengan pelan,menikmati adik Rey yang masuk ke dalam mahkotanya.


Rey memejamkan matanya,dia menikmati tindakan Clara yang bergerak di atas tubuhnya.Apalagi dia mendengar suara merdu Clara,karena menikmati tindakannya sendiri.


"Kamu begitu nikmat Rey."Racau Clara,dia menikmati tindakan dirinya.


Rey membuka ke dua matanya,dia membawa Clara menempel pada dinding.Dia bergerak dengan cepat,agar Clara menikmati tindakannya.Dia melihat wajah Clara yang begitu menikmati tindakannya,Rey langsung membawa ke ranjangnya.


"Apakah,kamu mau tidur denganku?"Tanya Rey,menatap manik mata milik Clara.


"Iya,aku akan tidur dengan kamu."Balasnya,dia mengalungkan tangannya di leher Rey.


Rey langsung bergerak dengan cepat di tubuh Clara,dia langsung menyemburkan benih cintanya di tubuh Clara.Setelah itu,Rey tidur di samping Clara.Rey membawa Clara pada pelukannya,dia tidak tau dengan perasaannya sekarang.

__ADS_1


"Tidurlah,aku tau kamu lelah."Perintah Rey,memeluk tubuh Clara.


Clara tersenyum mendengar Rey yang begitu lembut,dia memejamkan matanya merasa tenang di pelukan Rey.Mereka langsung tidur bersama,karena begitu lelah dengan percintaan mereka.


__ADS_2