
Juli yang tidur lelap,dia kaget dengan foto pernikahan mereka yang tiba-tiba terjatuh.Dia langsung beranjak dari tidurnya,dia berharap semuanya baik-baik saja.Dia mengambil serpihan kaca yang berserakan,hingga tangannya tiba-tiba tergores serpihan kaca dan mengeluarkan darah.
"Kenapa perasaan aku,tiba-tiba menjadi tidak enak seperti ini.Aku harap suamiku baik-baik saja."Ucap Juli,dia tiba-tiba merasakan sesak di hatinya.
Dia bergegas membersihkan pecahan kaca dan membuangnya ke tempat sampah yang ada di kamarnya,dia langsung mengambil ponselnya.Juli melihat pukul tiga pagi,dia langsung mengirim pesan terhadap suaminya.Dia begitu mengkhawatirkan suaminya saat ini,setelah selesai mengirim pesan terhadap suaminya.Juli langsung meletakan ponselnya,dia memilih tidur lagi.Dia bersyukur,semalaman ini anaknya begitu tenang saat tidur.Dia seperti mengerti,jika ibunya butuh istirahat saat ini.Juli langsung memejamkan matanya,dia langsung tidur kembali.
Paginya Nicholas terbangun dan membuka matanya,dia melihat Clara yang masih tidur dalam pelukannya.Dia tersenyum melihat Clara yang begitu pulas dalam tidurnya,dia bangun dari tidurnya dengan pelan.Dia merasa begitu ingin bercinta lagi dengan Clara,dia tidak perduli jika hari sudah siang.
Clara yang sedang tidur,dia merasa terganggu.Dia merasakan mahkotanya begitu tidak nyaman,dia membuka matanya dan melihat Nicholas yang sedang bermain dalam tubuhnya.
"Pagi sayang."Ucap Nicholas,dia melihat Clara yang sudah bangun.
"Ah,ah."Racau Clara,dia meracau begitu saja menerima tindakan Nicholas terhadap tubuhnya.
"Nikmatilah sayang,kamu membuat aku begitu ketagihan."Ucap Nicholas,dia bersemangat bercinta dengan Clara.
Clara merasa gila sekarang,dia merasa Nicholas tidak puas dengan percintaan mereka semalam.Dia menatap wajah Nicholas yang bersemangat bercinta dengannya,dia meremas rambut Nicholas sekarang.Nicholas menghisap dadanya begitu kuat dan dia mempermainkan dadanya sesuka hatinya.
Mereka melakukan percintaan di pagi hari,membuat Nicholas begitu senang.Apalagi,dia begitu puas bercinta dengan Clara.
"Aku harus pulang,Juli pasti menunggu aku.Terimakasih,karena kamu sudah membuat aku puas."Ucap Nicholas,dia langsung mencium Clara sekilas.
Nicholas langsung beranjak pergi ke kamar mandi,dia langsung membersihkan tubuhnya yang kotor.Setelah selesai,dia langsung meninggalkan kamar apartemen Clara.
Nicholas sudah sampai parkiran,dia langsung masuk ke dalam mobilnya.Dia melihat ponselnya dan jantungnya tiba-tiba berdebar,setelah menerima pesan dari Juli.
"Maafkan aku sayang,aku telah mengkhianati kamu.Aku tidak akan tidur dengan Clara lagi,aku merasa berdosa dengan kamu."Gumam Nicholas,dia menyesali perbuatannya sekarang.
Nicholas langsung pergi meninggalkan apartemen Clara,dia langsung pulang ke rumahnya.Dia harus bertemu dengan istrinya,dia harus menjaga keluarganya baik-baik saat ini.
__ADS_1
...****************...
Juli mondar-mandir di ruang tamunya,dia menunggu kepulangan suaminya.Dia belum mendapat kabar dari suaminya,dia begitu cemas saat ini.Dia ingin suaminya cepat pulang,agar rasa cemasnya hilang.
"Sudah jam sebelas,kenapa Nicholas belum pulang."Ucap Juli,dia langsung duduk di sofa.
Juli mendengar suara mobil,dia bergegas keluar.Dia kecewa,karena bukan suaminya yang pulang.Melainkan keluarganya Nicholas yang datang ke rumahnya,dia mengubah ekspresi wajahnya dan memberikan senyuman terhadap mereka.
"Kakak ipar,mana keponakan aku?"Tanya Zoya,dia langsung memeluk Juli.
"Ada di taman,dia sedang di ajak bermain oleh bibi."Balas Juli,dia melepaskan pelukannya.
Zoya langsung masuk ke dalam,dia langsung menemui keponakannya.Dia begitu ingin menggendong keponakannya dan membawanya ke ruang tamu.
"Nicholas mana?"Tanya ibu Nicholas,dia berjalan ke arah Juli.
"Dia belum pulang,semalam Nicholas ada undangan dari kliennya."Balas Juli,menjawab pertanyaan ibunya.
Sedangkan ayah Nicholas,dia begitu bingung dengan ucapan Juli.Dia tau betul dengan kegiatan Nicholas,apalagi sekretaris Nicholas selalu memberikan jadwal Nicholas terhadapnya.Dia akan menanyakannya terhadap Nicholas secara langsung,dia tidak ingin anaknya berbuat aneh-aneh di luaran sana.Apalagi,anaknya sudah punya istri dan seorang anak sekarang.
"Kalian ingin minum apa?"Tanya Juli,menawarkan minuman.
"Apa saja sayang,terserah kamu."Balasnya,karena senang sudah melihat cucunya.
Juli langsung pergi ke dapur,dia menyiapkan minuman dan cemilan untuk keluarga suaminya.Dia langsung membawa makanan dan minuman ke ruang tamu,setelah itu dia pergi ke dapur untuk memasak makan siang untuk dirinya dan keluarga Nicholas.
Sedangkan Nicholas yang telah sampai,dia melihat mobil keluarganya yang datang.Dia langsung bergegas masuk ke dalam rumah,dia melihat keluarganya yang sedang bermain dengan anaknya.
"Kapan kalian kemari?"Tanya Nicholas,dia menghampiri keluarganya.
__ADS_1
"Tidak lama."Balas ibu Nicholas,dia masih bermain dengan cucunya.
"Nicholas,ayah ingin berbicara dengan kamu empat mata."Ucap sang ayah,melihat putranya dengan tajam.
"Baik ayah,kita bicara di ruang kerja milikku."Balas Nicholas,dia tidak tau kenapa ayahnya menatap dirinya dengan tajam.
Mereka langsung pergi ke ruang kerja Nicholas,ayahnya langsung duduk begitu saja.Dia masih menatap tajam sang anak,dia merasa begitu tiba-tiba kesal dengan anaknya.
"Habis dari mana kamu?"Tanya ayah Nicholas,dia menatap tajam anaknya.
"Aku habis dapat undangan dari klien ayah."Balasnya berbohong,dia tidak berani menatap mata ayahnya.
"Kamu berbohong,kamu tidak dapat undangan sama sekali dari klien kamu.Jujur dengan ayah,apa kamu menyelingkuhi istri kamu?"Tanya sang ayah,dia menatap tajam anaknya.
"Tidak ayah,aku tidak berselingkuh."Elak Nicholas,dia tidak mau keluarganya tau sama sekali.
"Kamu tidak bisa berbohong dengan aku,siapa perempuan itu?"Tanya sang ayah,dia mencoba bersabar terhadap anaknya.
Nicholas terdiam,dia melihat wajah ayahnya yang kesal.Dia bingung sekarang,dia tidak tau harus jujur atau berbohong terhadap ayahnya sendiri.
"Itu Clara mantan kamu kan?"Tanya sang ayah,dia memastikannya.Apalagi,dia tau anaknya pernah berpacaran dengan Clara.Karena dia menyimpan mata-mata di sisi Nicholas,selama Nicholas berada di luar negeri.
Nicholas merasa jantungnya berdebar,ayahnya tau dengan Clara.Dia menatap sang ayah dengan gelisah,dia bingung sekarang.
"Jangan mencoba bermain api,kamu harus ingat dengan istri dan anak kamu.Aku tidak mau,kamu menjadi lelaki brengsek yang menelantarkan keluarga kamu sendiri.Kamu tinggalkan dia,sebelum kamu menyesal dan kehilangan istri dan anak kamu."Ucap sang ayah,dia menasehati anak laki-lakinya.
"Aku tidak berselingkuh ayah dan aku tidak akan menyelingkuhi istriku,aku tidak akan mengecewakan istri dan anakku."Balas Nicholas,dia menatap ayahnya dengan bersungguh-sungguh.
"Baiklah,jika seperti itu.Jangan mencoba untuk berselingkuh,jika kamu berselingkuh.Kamu akan kehilangan istri dan anak kamu."Ucap sang ayah,dia memperingati anaknya.
__ADS_1
Sang ayah langsung pergi,dia meninggalkan anaknya sendirian.Dia membiarkan anaknya untuk mencerna ucapannya,dia ingin anaknya tidak bermain api terhadap istrinya sendiri.