Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 130


__ADS_3

Nicholas memandang Rey dan Zoya saat ini,Nicholas menunggu mereka bicara.Nicholas tidak akan membiarkan adiknya salah pilih,apalagi selama ini dia begitu protektif terhadap adiknya.


"Kamu jangan terlalu serius."Ucap Juli,dia memecah keheningan.


"Kamu diam sayang,aku sedang menunggu mereka jujur."Balas Nicholas,menatap ke srah Rey dan Zoya.


"Baiklah,baiklah.Aku akan jujur terhadap kakak,kami berpacaran."Ucap Zoya,dia jujur terhadap sang kakak.


"Aku tidak setuju."Balas Nicholas,dia tidak setuju adiknya dengan Rey.


"Kenapa tidak setuju?"Tanya Zoya,dia menatap tajam sang kakak.


"Umur kamu masih muda,usia kalian terpaut jauh."Ucap Nicholas,meremas rambutnya saat ini.


"Hanya beda lima tahun,aku tidak keberatan sama sekali."Balas Zoya,dia tidak mempermasalahkan umurnya Rey.


"Aish,kamu keras kepala."Ucap Nicholas,merasa kesal dengan adiknya.


"Kita sama-sama keras kepala,lagi pula aku mencintai kak Rey."Balas Zoya,menatap sang kakak.


"Dia mantan Clara."Ucap Nicholas,menatap adiknya.


"Aku tau,terus apa lagi?"Tantang Zoya,menatap sang kakak.


"Dia pernah bercinta dengan Clara."Balas Nicholas,blak-blakan di hadapan adiknya.


"Itu masa lalunya,aku tidak mempermasalahkannya.Lagi pula,kita saling mencintai."Ucap Zoya,seolah tidak perduli dengan ucapan kakaknya.


"Hahaha,kalian kakak dan adik sungguh menggemaskan."Tawa Juli,melihat perdebatan mereka.


"Sayang diam,lagi mode serius ini."Ucap Nicholas,agar istrinya diam.


"Jangan terlalu serius,nanti cepat tua."Balas Juli,agar suasana tidak tegang.


"Sayang."Ucap Nicholas,karena istrinya malah menertawakannya.


"Apa sih sayang,sudahlah.Jangan membahasnya lagi,aku ngantuk loh.Kalian cepat kembali ke kamar kalian,aku sangat lelah dan butuh istirahat."Usir Juli,agar perdebatan mereka selesai.


Mereka mengikuti ucapan Juli,mereka tidak berani membantah perkataan Juli.Menurut mereka,Juli sangat tegas dan tidak bisa di bantah sama sekali.

__ADS_1


"Makasih kak,sudah menyelamatkan aku."Ucap Zoya,berterima kasih terhadap kakak iparnya.


"Sudahlah,ayo kita tidur.Kakak sangat mengantuk."Balas Juli,merasa dirinya ingin istirahat.


Mereka akhirnya keluar dari kamar Juli dan Nicholas,mereka tidak ingin mengganggu Juli yang ingin istirahat.Mereka akhirnya memilih tidur,karena merasa hari sudah begitu malam.


...****************...


Paginya,Zoya merasakan pelukan di perutnya.Zoya merasa tubuhnya begitu hangat saat ini,dia juga merasakan tangan dingin yang sekarang menyentuh gundukan kenyalnya.Zoya refleks membuka matanya,karena merasa terganggu sekarang.


Zoya dan Rey semalam tidur bersama,namun mereka tidak melakukan apapun.Mereka murni hanya tidur,karena Rey memaksa ingin tidur bersama Zoya.Bahkan,mereka tidur masih dengan memakai stelan semalam.


"Kak."Panggil Zoya,karena merasa tidak nyaman tangan Rey berada di gundukan kenyal miliknya.


Rey yang tidur,dia mendengar suara Zoya yang memanggilnya.Dia langsung membuka ke dua matanya dan dia belum sadar sama sekali.


"Ada apa?"Tanya Rey,dia begitu mengantuk saat ini.


"Aku tidak nyaman."Balas Zoya,masih memunggungi Rey.


"Tidak nyaman kenapa sayang?"Tanya Rey,dia menarik Zoya ke dalam pelukannya.


"Aku masih ngantuk sayang."Ucap Rey,dia memejamkan matanya kembali.


Zoya berbalik menghadap Rey,dia melihat Rey yang tidur kembali.Zoya merasa begitu dekat saat ini,bahkan tubuh mereka begitu rapat dan wajah Zoya memerah saat ini.Karena merasakan bagian tubuh Rey yang keras di bawahnya,dia membenamkan wajahnya di dada Rey.


Baru kali ini,Zoya tidur bersama pacarnya.Bahkan,Zoya merasa hubungan mereka begitu dekat saat ini.Entah kenapa,dirinya tidak bisa menolak keinginan Rey sama sekali.Zoya membalas pelukan Rey,dia benar-benar hangat di pelukan Rey.


Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar,Zoya kaget mendengar ketukan pintu.Dia takut kakaknya yang mengetuk pintu,dia langsung membangunkan Rey.


"Kak,bangun kak.Ada yang mengetuk pintu kamarku,aku takut kak Nicholas yang datang."Ucap Zoya,membangunkan Rey.


Rey yang mendengarnya kaget,dia refleks bangun.Dia menatap Zoya dengan panik,dia langsung turun dari ranjang.


"Aku ngumpet dimana ini?"Tanya Rey,menatap Zoya dengan panik.


"Cepat,kamu sembunyi di balkon."Ucap Zoya,dia berjalan ke arah balkon.Dia membuka pintu balkon untuk Rey.


Setelah Rey ke balkon,Zoya langsung menutup pintu balkon.Dia pura-pura baru bangun,dia langsung membuka kamarnya.

__ADS_1


"Ada apa?"Tanya Zoya,dia pura-pura menguap di hadapan Nicholas.


"Lama sekali."Protes Nicholas,dia langsung masuk ke dalam kamar hotel Zoya.


"Namanya juga,lagi tidur.Kakak mengganggu tidur nyenyak aku,sebenarnya ada apa sih?"Tanya Zoya,mengucek matanya di hadapan Nicholas.


"Aku mencari Rey."Balas Nicholas,berkata jujur terhadap Zoya.


"Kemarin sih,kak Rey ngajakin aku lari pagi.Aku tolak sih,karena aku tidak terbiasa lari pagi."Ucap Zoya,mencari alasan untuk Rey.


"Benarkah?"Tanya Nicholas,dia menatap Zoya saat ini.


"Benar,lagi pula untuk apa aku bohong.Bahkan,aku merasa heran dengan kakak.Kenapa kakak mencari kak Rey ke kamarku."Protes Zoya,pura-pura marah terhadap Nicholas.


"Siapa tau,dia berbuat macam-macam dengan kamu."Ucap Nicholas,menatap adik perempuannya.


"Sudahlah,sana pergi.Aku begitu mengantuk."Usir Zoya,dia mendorong keluar kakaknya.


"Ingat,Jangan ganggu aku.Aku sangat cape,gara-gara interogasi kakak terhadap aku.Kakak mencuri waktu tidurku."Ucap Zoya,dia menjulurkan lidahnya di hadapan Nicholas dan langsung menutup pintu kamar hotelnya.


Zoya bergegas ke arah balkon,dia membuka pintu balkon.Zoya menarik Rey masuk,karena takut Rey kedinginan dan dia langsung menutup pintu balkon.


"Benar kakak kamu?"Tanya Rey,menatap Zoya.


"Iya,kak.Dia mencari kakak,dia takut kakak melakukan hal-hal aneh dengan aku."Balas Zoya,menatap Rey.


Rey merasa begitu dingin saat ini,dia menarik Zoya dan mencium bibir mungil milik Zoya.Dia mencecap bibir Zoya yang manis,dia memperdalam ciumannya.


Zoya membalas ciuman Rey,menurutnya Rey begitu dingin saat ini.Zoya melangkah mundur,hingga dia menabrak lemari tv saat ini.Zoya tubuhnya di angkat Rey,dia duduk di atas lemari TV.


"Heung."Suara decakan Zoya,karena Rey berciuman dan menyentuh gundukan miliknya dari luar.


"Hah..Hah.."Zoya mengatur nafasnya di hadapan Rey.


"Sayang,aku kembali ke kamar dulu.Takut kakak kamu mencariku lagi."Ucap Rey,menatap Zoya yang kehabisan nafas.


"Baiklah."Balas Zoya,dia merasakan bibirnya di cium sekilas oleh Rey.


Rey menurunkan Zoya dari atas lemari tv,dia langsung berjalan ke pintu kamar Zoya.Dia membuka pintu kamar dan berlari ke kamarnya,karena takut Nicholas memergoki dirinya yang keluar dari kamar Zoya.

__ADS_1


__ADS_2