
Nicholas tidak melihat keberadaan Juli dan anaknya,dia mengecek ponsel miliknya.Melihat pesan yang di kirim istrinya,istrinya sedang berjalan-jalan bersama adiknya dan menyuruhnya beristirahat.
Nicholas bergegas membersihkan dirinya,menurutnya ini kesempatan untuk ke kamar Clara.Setelah selesai,dia meninggalkan kamarnya dan berjalan menuju kamar Clara.Nicholas masuk begitu saja ke kamar Clara,karena dia mempunyai akses kunci kamar Clara.
Nicholas terkejut melihat Clara yang masih tidur,bahkan posisi tidurnya membuat dia menelan ludahnya sendiri.Nicholas perlahan mendekat ke arah ranjang Clara,dia tidur di samping Clara.Dia memindahkan Clara ke atas tubuhnya,dia merasa tergoda dengan melihat tubuh Clara yang seperti ini.
"Kamu pagi-pagi membuatku tergoda Clara,bisa-bisanya kamu tidur hanya menyisakan bra dan segitiga saja."Gumam Nicholas,merasa heran dengan Clara.
"Ah."Suara Clara yang lolos begitu saja.
Clara merasa terganggu saat ini,dia merasakan jemari yang menyentuh area mahkota dan ujung dadanya.Membuat Clara merasakan kenikmatan saat ini,dia langsung membuka kedua matanya.
"Pagi sayang."Ucap Nicholas,berbisik di telinga Clara.
"Kapan kamu ke sini,aku tidak mendengarnya sama sekali."Balas Clara,merasakan permainan Nicholas di tubuhnya.
"Stt,jangan bertanya yang tidak perlu.Kamu begitu menggoda saat ini."Ucap Nicholas,mencium leher Clara.
Clara menghentikan tindakan Nicholas,dia langsung bangun dari atas tubuh Nicholas.Clara duduk di atas tubuh Nicholas,dia langsung mencium bibir Nicholas saat ini.
Mereka saling berciuman satu sama lain,rasa panas menjalar pada tubuh mereka saat ini.Mereka seakan tidak ingin berhenti berciuman,Nicholas mengambil alih permainan mereka.
"Ah,ah."Racau Clara,sekarang dia begitu senang.Karena Nicholas bercinta dengannya dan membuat dia begitu bersemangat saat ini.
"Jepit Clara,agar aku merasakan kesempitan mahkota kamu."Ucap Nicholas,karena merasa milik Clara dan Juli berbeda.
Clara melakukan perintah Nicholas,dia semakin merasakan kenikmatan yang di buat Nicholas.Clara merasa tubuhnya tidak bisa dia kendalikan,karena Nicholas begitu bersemangat saat ini.
Mereka sampai pada kenikmatan puncak mereka,namun Nicholas akui saat ini.Nicholas merasa bercinta dengan Juli begitu nikmat dari pada bercinta bersama Clara,karena perbandingannya begitu berbeda.
"Pagi-pagi kamu sudah bersamaku,memangnya istri kamu tidak mencari dirimu?"Tanya Clara,melihat wajah Nicholas yang kelelahan.
"Setelah ini,aku akan kembali.Aku akan membersihkan diriku dulu,kamu berjalan-jalan lah sendirian sampai puas."Balas Nicholas,melihat wajah Clara yang sedang menatap dirinya.
"Aku tidak ingin pergi,lebih baik aku menunggu kamu."Ucap Clara,menyentuh wajah Nicholas.
__ADS_1
"Aku sudah menyuruh kamu,jangan salahkan aku."Balas Nicholas,beranjak dari ranjang menuju kamar mandi.
Setelah selesai,Nicholas melihat Clara yang sudah memakai gaun tidurnya.Namun Nicholas tidak memperdulikannya sama sekali,Nicholas memilih pergi dari kamar Clara dan kembali ke kamarnya.
...****************...
"Kamu sudah bangun sayang?"Tanya Juli,melihat Nicholas yang duduk di sofa.
"Sudah sayang."Balas Nicholas,menatap Juli yang datang sendirian.
"Baby Ken bersama Zoya,dia sedang berada di taman bersama Zoya."Ucap Juli,melihat ke arah Nicholas.
"Baiklah,sini duduk di pangkuanku."Perintah Nicholas,menatap Juli yang begitu cantik.
Juli menuruti perkataan Nicholas,dia melihat Nicholas yang sedang menatap dirinya.Juli merasa heran dengan sikap Nicholas yang seperti ini,dia mengelus wajah Nicholas yang begitu tampan saat ini.
"Kamu begitu tampan sayang."Ucap Juli,dia mencium bibir Nicholas.
Nicholas membalas ciuman Juli saat ini,dia merasakan bibir Juli begitu manis.Dia memperdalam ciuman mereka,merasa tidak ingin berhenti berciuman dengan Juli.
"Kamu begitu cantik sayang."Ucap Nicholas,melihat wajah Juli yang menikmati tindakannya.
"Ah."Racau Juli,karena Nicholas menghisap kencang gundukan kenyal miliknya.
Nicholas merasa adiknya memberontak sekarang,dia membebaskan adiknya.Dia sudah tidak sabar,begitu ingin bermain dengan istrinya.
Juli mengerti tatapan Nicholas,dia melepaskan tali segitiganya.Dia memasukkan adik Nicholas pada tubuhnya secara perlahan,karena merasa area mahkotanya begitu kesat.
"Ah."Ucap Juli,setelah adik Nicholas menyatu dengan tubuhnya.
Juli bergerak perlahan,memulai permainannya.Dia memegang bahu Nicholas,sambil menikmati permainan Nicholas di dadanya.
"Kamu begitu nikmat sayang."Ucap Nicholas,melihat wajah Juli yang begitu cantik saat ini.
"Sayang,adik kamu begitu nikmat."Racau Juli,merasa adik Nicholas begitu pas di mahkotanya.
__ADS_1
Nicholas senang mendengar racauan Juli,dia memegang pinggul Juli.Agar Juli bergerak cepat,dia melihat gundukan kenyal milik Juli yang bergerak naik turun di hadapannya.
Juli merasa begitu gila saat ini,dia sekarang berada di ranjang.Karena Nicholas membawa tubuhnya ke ranjang,dia merasa permainan Nicholas begitu buas.Juli merasa pinggangnya sakit,karena Nicholas tidak ingin berhenti bercinta dengannya.
"Sayang,kamu begitu nikmat."Ucap Nicholas,dia bergerak cepat di tubuh Juli.
Nicholas langsung mengakhiri percintaan mereka,dia ambruk di tubuh Juli.Nicholas merasa permainan bersama Juli,begitu memuaskan dirinya saat ini.
"Aku lelah sayang."Ucap Nicholas,memejamkan matanya.
"Aku juga lelah,namun sekarang aku merasa berat dengan adanya kamu di atas tubuhku."Balas Juli,mencoba menyingkirkan Nicholas di atas tubuhnya.
Nicholas berpindah,karena merasa kasihan dengan istrinya.Dia melihat istrinya merapikan pakaiannya,dia tersenyum melihat istrinya yang begitu cantik.
"Aku mau jemput baby Ken dulu sayang."Ucap Juli,menatap Nicholas yang sedang menatap dirinya.
"Kamu yakin,menjemput baby Ken memakai pakaian seperti itu?"Tanya Nicholas,menatap Juli sambil tersenyum.
"Iya,aku yakin.Aku juga,memakai ini kok tadi."Balas Juli,dia merasa heran dengan Nicholas.
"Berjalanlah ke cermin,coba lihat apa yang terlihat di tubuh kamu."Perintah Nicholas,menyuruh Juli berjalan ke cermin.
Juli mengikuti ucapan Nicholas,dia langsung berjalan ke cermin.Dia melotot,melihat tanda merah yang begitu banyak saat ini di tubuhnya.
"Nicholas,apa-apaan ini."Kaget Juli,dia langsung menatap Nicholas yang sedang tertawa puas.
"Kamu milikku,ganti pakaian kamu sayang."Tawa Nicholas,begitu puas melihat ekspresi istrinya yang kaget.
Juli berjalan ke kopernya,dia merasa kesal dengan tindakan Nicholas.Dia bergegas mengganti pakaiannya di depan suaminya,karena dia terburu-buru untuk mengambil baby Ken di tangan Zoya.
"Kamu tidur,nanti aku kesini bersama baby Ken."Ucap Juli,menatap Nicholas.
"Ok."Balas Nicholas,menuruti perintah istrinya.
Juli langsung pergi meninggalkan Nicholas seorang diri di kamar,dia merasa khawatir dengan baby Ken.Karena takut baby Ken lapar dan mencari keberadaan dirinya.
__ADS_1