
Nicholas berada di rumahnya saat ini,dia habis-habisan di marahi ibunya.Bahkan,dia diam saja saat di marahi ibunya.Nicholas merasa bersalah saat ini,istrinya belum sadar sama sekali.
"Sayang,bangun sayang.Aku khawatir terhadap kamu."Ucap Nicholas,dia memeluk istrinya saat ini.
Nicholas meneteskan air matanya,dia begitu ketakutan sekarang.Dia takut,Juli meninggalkan dirinya.Nicholas terus meracau minta maaf,agar Juli bisa sadar.
"Sayang,tolong sadar.Kamu tidak kasihan terhadap aku dan baby Ken,kami menunggu kamu sayang."Ujar Nicholas,mengelus tubuh istrinya.
Nicholas akan menebus semua kesalahannya,dia tidak ingin Juli meninggalkan dirinya.Apapun keinginan Juli,dia akan kabulkan.Namun,jika Juli meminta pisah dengan dirinya.Nicholas akan menolaknya dengan tegas,karena dia tidak bisa hidup tanpa Juli.
Juli membuka matanya,dia melihat Nicholas yang menangis dan memeluknya begitu erat.Juli melihat ke sekelilingnya,dia berada di kamar Nicholas saat ini.Juli mendengar suara tangisan Nicholas,dia hanya diam saja mendengarnya.
"Sayang,sadarlah aku mohon.Aku tidak ingin kehilangan kamu,aku sangat mencintai kamu.Aku mohon sadarlah."Ucap Nicholas,sambil terisak.
"Berisik."Ujar Juli,karena mendengar suara tangisan Nicholas.
Nicholas yang mendengar Juli berbicara,dia langsung bangun.Nicholas senang melihat Juli yang sudah bangun,dia langsung mencium wajah Juli dengan perasaaan senang di hatinya.
"Apa-apaan sih kamu,aku risih dengan kamu yang seperti ini."Ucap Juli,dia tidak ingin di cium Nicholas.
"Maaf sayang,kamu dari kemarin belum sadar-sadar.Aku begitu khawatir terhadap kamu."Balas Nicholas,menyentuh wajah Juli dengan lembut.
"Aku lapar."Ucap Juli,merasa perutnya begitu lapar.
"Kamu tunggu sayang,aku akan membawakan kamu makanan."Balas Nicholas,dia langsung turun dan berlari keluar dari kamarnya.
__ADS_1
Juli yang melihatnya merasa heran,meskipun Nicholas bertindak seperti itu.Juli masih merasakan sakit di hatinya,namun dia akan menguburnya dalam-dalam di dalam hatinya saat ini.Juli melihat Nicholas yang masuk membawa makanan dan minuman untuknya.Juli langsung bangun,dia menyender di ranjang.
"Aku suapi kamu."Ucap Nicholas,dia menyendok makanan di piring.
"Tidak usah,biar aku lakukan saja sendiri.Kamu bawa baby Ken kesini saja,aku ingin melihat baby Ken saat ini."Kata Juli,fokus pada makanannya.
Nicholas mendengarkan ucapan Juli,dia langsung keluar dari kamarnya.Dia kembali ke kamar dengan membawa baby Ken,Nicholas begitu senang bermain dengan baby Ken saat ini.
Juli senang melihat baby Ken di hadapannya,dia mengulurkan tangannya.Juli begitu ingin menggendong baby Ken,dia tersenyum ke arah baby Ken.
"Sini sayang,mama gendong kamu."Ucap Juli,dia mencium baby Ken dengan gemas.
Nicholas yang melihatnya senang,dia tersenyum hangat melihat Juli dan baby Ken saat ini.Nicholas duduk di samping Juli,dia begitu ingin ikut mengajak bercanda baby Ken.
"Sayang,minum obatnya dulu."Ucap Nicholas,agar Juli cepat sembuh.
Nicholas mengambil bekas makan Juli,dia keluar kamarnya.Nicholas membawa piring kosong di tangannya dan membiarkan Juli di kamar bersama baby Ken.
...****************...
Setelah meletakkan piring kotor di dapur,Nicholas langsung berjalan ke sofa.Dia menyalakan laptopnya,karena dia harus mengecek proyeknya.Apa lagi,dia masih belum tenang membiarkan proyeknya di urus Rey.
"Istri kamu sakit,kamu malah bekerja di sini."Ucap sang ibu,dia menggelengkan kepalanya melihat anaknya.
"Ini urgent sih bu,aku harus menyelesaikan proyek ini secepatnya."Balas Nicholas,sambil mengoreksi berkas di laptopnya.
__ADS_1
"Hati wanita itu berbeda dengan lelaki,kamu harus mengerti itu.Kasihan Juli,pasti dia merasa sendirian saat ini.Dia pasti butuh kamu,harusnya kamu membujuk dia Nicholas."Perintah sang ibu,agar anaknya menghampiri Juli.
"Nanti aku ke sana bu,aku juga harus bekerja bu.Jika aku tidak bekerja,istri dan anakku akan aku kasih makan apa? Ini proyek miliyaran bu,aku tidak bisa gegabah dalam menangani proyek ini.Aku harap ibu mengerti."Ucap Nicholas,sambil fokus pada pekerjaannya.
"Jangan sampai kamu menyesal nanti,jika Juli memilih meninggalkan kamu.Salahkan saja dirimu ini,karena tidak bisa mengurus dan memahami istri kamu yang lagi sakit."Balas sang ibu,dia begitu kesal terhadap anaknya.
"Bukan seperti itu bu,nanti juga aku kesana.Aku hanya mengoreksinya sebentar,aku di sini justru tidak ingin mengganggu dia bersama baby Ken.Aku saja bingung,harus bagaimana menghadapi istriku yang sedang sakit hati."Ucap Nicholas,mengutarakan kebingungannya.
"Itu sih salah kamu,setidaknya kamu minta maaf dan mengajaknya pergi berlibur untuk membuatnya senang."Usul sang ibu,agar Juli bisa menenangkan hatinya.
Nicholas mencerna ucapan sang ibu,Nicholas tersenyum mendengar ucapan sang ibu.Dia setuju untuk mengajak istrinya berlibur,dia tersenyum ke arah sang ibu.
"Terimakasih,ibu sudah memberikan solusi untuk aku."Ucap Nicholas,begitu senang saat ini.
"Kalian pergi berlibur saja,baby Ken biar ibu yang urus.Ibu membiarkan kalian berlibur,agar kalian memahami diri kalian satu sama lain dan ibu tidak ingin melihat kalian yang seperti ini."Ujar sang ibu,menatap anaknya saat ini.
Nicholas mengangguk mengerti,dia akan mendengarkan saran ibunya.Nicholas juga tidak ingin rumah tangganya seperti ini,dia harus memperbaiki keadaan rumah tangganya.
Nicholas langsung mengoreksi pekerjaannya dengan cepat,dia harus mengejar deadline pekerjaannya.Nicholas akan memberikan yang terbaik untuk istrinya,karena merasa bersalah telah menyakiti istrinya.Nicholas akan menebus semua perbuatannya,dia sudah bertekad akan membahagiakan istri dan anaknya.
Setelah selesai dengan pekerjaannya,Nicholas langsung mencari tempat wisata untuk mereka berlibur.Nicholas akan memberikan liburan yang menyenangkan untuk istrinya,apalagi dia beruntung memiliki istri seperti Juli.Menurutnya Juli begitu baik hati,meski dia sudah dua kali menyakiti perasaan istrinya.
Nicholas memutuskan akan membawa Juli ke paris,dia ingin Juli merasa senang di paris nanti.Dia langsung menelepon pilot,agar bersiap besok pagi.Nicholas menyebutkan tujuan kepergiannya,bahwa mereka akan pergi ke paris.Setelah menutup teleponnya,dia merasa bahagia saat ini.
Dia mematikan laptopnya,Nicholas sudah tidak sabar akan memberi kejutan terhadap istrinya.Setelah itu,Nicholas langsung berjalan ke arah dapur saat ini untuk membawa cemilan kesukaan istrinya.
__ADS_1
Setelah Nicholas kembali dari dapur,dia membawa laptop dan cemilan untuk di bawa ke kamar.Nicholas sudah tidak sabar,begitu ingin berlibur berdua dengan sang istri saat ini.Nicholas berjalan ke arah kamarnya,sambil bersenandung kecil dan tersenyum mengingat mereka akan berlibur berdua.